3 Alasan Yang Bikin Makassar Layak Disebut Ladangnya Orang-Orang Kaya

Makassar adalah salah satu wilayah di Indonesia yang kaya akan budaya. Wilayah ini terkenal dengan penduduk asli Suku Bugisnya. Banyak literatur yang mengulas jika Bugis terkenal sebagai suku perantau yang banyak meninggalkan wilayah aslinya untuk menyebar ke daerah-daerah.

Selain hobi merantau, orang-orang asli Makassar ini juga sangat mempertahankan harga diri mereka. Jadi bukan hal asing kalau pada akhirnya banyak orang Bugis yang sukses di negeri orang dan punya banyak kekayaan.

Dan inilah tiga hal yang menjadi bukti bahwa Makassar memang ladangnya orang kaya.

  1. 1 Banyak Orang Berpengaruh Dan Kaya Asal Makassar


    Berbicara tentang orang yang punya pengaruh di Indonesia, Makassar punya banyak sekali kandidat. Orang berpengaruh ini jelas mereka yang memiliki segudang prestasi dan juga punya nominal kekayaan yang jumlahnya tidak tanggung-tanggung.

    Jusuf Kalla yang dua kali menjabat sebagai wakil presiden RI, Eka Tjipta Widjaja yang pernah masuk dalam daftar 3 orang terkaya di Indonesia versi Forbes 2011, Aksa Mahmud pemilik Bosowa Corp dan disebut orang terkaya nomor 38 versi Forbes.

    Satu yang pasti adalah Bacharuddin Jusuf Habibie, yang disebut-sebua bapak teknologi Indonesia dan orang pertama di Asia yang mampu menciptakan pesawat terbang. Sebenarnya masih banyak lagi nama-nama orang Makassar yang begitu punya power di Indonesia seperti Najwa Shihab, Abraham Samad, Riri Riza, dll. Kalau disebutkan satu-satu bisa habis satu halaman guys.

  2. 2 Besarnya Uang Panai Bagi Yang Ingin Menikah


    Sudah menjadi rahasia umum kalau pernikahan dalam adat bugis sangatlah mahal. Mahar atau uang panai yang harus dibayar oleh pihak lelaki yang ingin meminang gadis pujaan hatinya harus benar-benar merogoh kocek dalam-dalam.

    Bukan sejuta dua juta, tapi hingga ratusan juga loh sobat. Yang unik, besaran jumlah uang panai ini tergantung dari pendidikan, dan status sosial si perempuan. Konon katanya, kalau cuma lulusan SMU bisa Rp 30 juta, S1 Rp 50 juta dan kalau S1 terus PNS bisa lebih atas lagi.  Apalagi kalau sudah haji, maka bisa dipastikan makin mahal guys.

    Intinya, semakin banyak plus-plusnya, maka uang panai akan semakin mahal. Kenapa mahal? Karena harga diri sangatlah penting bagi orang Bugis, dan uang dianggap lambang keseriusan bagi para pria. Dengan uang panai yang mahal, maka pernikahan akan terasa sangat sakral dan tak ada main-main.

  3. 3 Ibu-Ibu Suka Pulang Haji Dengan Emas Bergelayutan di tangan


    Kamu tentu pernah melihat sekelompom ibu-ibu pulang dari melaksanakan ibadah haji dan bikin heboh karena sebelum landing di bandara di Indonesia, misalnya Bandara Sultan Hasanuddin, mereka akan heboh sendiri di pesawat.

    Pertama bangkit dari duduknya lalu tampak berhias, memakai baju yang paling cantik plus mengenakan berbagai perhiasan di tangan mereka.

    Bagaimana dengan bukti-bukti diatas? Sudah pantas kan kalau Makassar dijuluki gudangnya orang-orang kaya. Satu hal yang penting, orang Bugis itu gemar merantau dan bekerja keras, makanya tidak jarang mereka tetap bisa sukses meskipun ada di daerah orang.