5 Hal yang Dianggap Sehat tapi Ternyata Bahaya

50

Menjaga pola hidup yang sehat adalah sesuatu yang penting. Tapi sayangnya, banyak hal yang sering kita anggap sehat justru dapat memberikan dampak buruk pada tubuh.

Berikut ini adalah beberapa hal yang dianggap sehat namun perlu kita perhatikan demi hidup yang lebih sehat:

1. Rutin Menggunakan Hand Sanitizer

Muncul sebuah anggapan bahwa Hand Sanitizer adalah sesuatu yang berkaitan dengan kesehatan. Apalagi di saat musim pandemi seperti sekarang ini.

Saat virus Covid-19 melanda, banyak orang yang menyadari akan pentingnya menjaga kebersihan tangan. Oleh sebab itu, hand sanitizer adalah salah satu barang yang bisa diandalkan. Kemanapun pergi, benda satu ini wajib dibawa.

Namun terlalu sering menggunakan hand sanitizer juga tak terlalu baik. Pasalnya, di dalam hand sanitizer terdapat kandungan yang tidak bagus untuk tubuh manusia.

Seperti yang diketahui bahwa bahan produksi hand sanitizer adalah alkohol.

Setelah membersihkan tangan dengan hand sanitizer tentu saja masih terdapat cairan alkohol dalam telapak tangan. Seringkali, alkohol tersebut masuk ke dalam tubuh berasma makanan yang dikonsumsi dengan tangan–tanpa cuci tangan dengan air terlebih dahulu.

2. Mengonsumsi Antibiotik

Banyak orang beranggapan bahwa antibiotik adalah obat yang ampuh untuk mengatasi berbagai gejala penyakit seperti demam dan lain sebagainya. Namun ternyata terlalu banyak mengonsumsi antibiotik tidak bagus untuk tubuh.

Orang yang sering minum antibiotik akan mengalami resistensi pada bakteri. Sehingga ketika orang tersebut diserang sakit lagi di masa yang akan datang, obat antibiotik ini mungkin sudah tidak mampu bekerja lagi dengan baik.

Antibiotik juga punya efek samping khusus pada perempuan. Pil ini dapat menghambat program KB.

3. Makan Ikan Laut

Ikan memang bagus untuk dikonsumsi. Di dalam ikan terdapat banyak kandungan yang sangat bermanfaat untuk tubuh kita. Namun di sisi lain, kita juga perlu memperhatikan ikan yang kita konsumsi.

Masalah yang saat ini sering terjadi adalah: ikan laut yang telah terkontaminasi dengan merkuri. Nah, jika merkuri tersebut masuk ke dalam tubuh, dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan.

Merkuri sendiri dapat disebabkan oleh limbah beracun. Itu bisa terjadi karena pencemaran laut yang disebabkan oknum pegiat industri yang tidak memperhatikan lingkungan hidup.

4. Makanan Bebas Gula

Makanan bebas gula saat ini sedang trend. Banyak yang mengiri jika ada makanan dengan label ‘bebas gula’ serta merta menjadi makanan sehat. Tapi faktanya tidak seperti itu.

Meskipun sebuah makanan seperti kue dan sejenisnya dikatakan bebas gula atau gluten free, sejatinya masih terdapat unsur gula di dalamnya. Pasalnya sejumlah makanan tetap diracik dengan campuran gula atau mentega. Hanya saja kalorinya saja yang kosong.

5. Menghindari Lemak

Ada anggapan bahwa mengindari lemak adalah gaya hidup yang sehat. Pandangan tersebut tidak sepenuhnya salah dan tidak pula benar total. Pasalnya, tubuh tetap membutuhkan lemak. Jika tidak, hal itu dapat memberikan dampak buruk pada tubuh.

Hanya saja lemak yang masuk ke dalam tubuh kita perlu kita perhatikan. Sebaiknya kita memilih lemak yang baik. Kandungan lemak yang baik dari makanan dapat kita ambil dari berbagai jenis makanan seperti alpukat, ubi jalar, kacang almond atau minyak kelapa.

Itulah beberapa hal yang perlu kita tahu bahwa apa yang kita anggap sehat belum tentu sehat dalam arti yang sesungguhnya. Untuk menjaga agar semua dalam kondisi baik, kita tidak boleh berlebih-lebihan dalam segala hal.

Previous article5 Peraturan Paling Aneh yang Wajib Kamu Tahu saat di Korea Utara
Next articleHewan Langka yang Dilindungi di Indonesia