5 Mitos Ibu Hamil Ini Masih Saja Terus Dipercaya Orang Indonesia

Seorang Ibu hamil tentu saja selalui ingin memberikan asupan makanan terbaik untuk sang janin. Namun sampai sekarang ini, masih juga banyak mitos tentang ibu hamil seputar makanan.

Pernah dengar ungkapan ‘makan nanas bikin keguguran’ atau ‘makan ikan bikin bayi bau amis’?

Hahaha, Mitos ini masih banyak yang dipercaya di Indonesia dan ibu hamil cenderung menghindari beberapa makanan yang diklaim menyebabkan bayi bakal lahir tidak normal.

Padahal sebagian besar pantangan makan ini hanyalah mitos belaka. Sejauh ini, belum ada hasil penelitian yang berhasil membuktikannya, bahkan sebagian besar dokter pun membantah mitos tersebut benar adanya dan menganjurkan ibu hamil untuk makan segala jenis makanan yang tinggi nutrisi.

Dan berikut beberapa mitos pantangan makan yang nyeleneh tapi masih banyak dipercaya.

Makan pedas bikin bayi botak

Rambut bayi dipengaruhi oleh gen dari orang tua. Lebat atau tipis serta karakter rambut bayi ditentukan oleh rambut orang tua yang kemudian diturunkan kepada anaknya.

Cabai, sambal dan makanan pedas kerap disalahkan ketika bayi lahir dengan rambut tipis. Padahal hal ini sama sekali tidak ada. Ibu hamil dianjurkan untuk membatasi asupan makanan pedas karena dikhawatirkan akan mengganggu sistem pencernaan dan menyebabkan diare.

Jadi larangan makan pedas tidak berkaitan dengan kondisi rambut bayi.

Makan ikan bikin bayi bau amis

Beberapa ibu hamil memilih untuk menghindari mengonsumsi ikan karena khawatir bayi yang lahir akan bau amis. Ungkapan ini sudah pasti hanyalah mitos belaka karena ikan sama sekali tak berpengaruh pada kondisi bayi.

Bayi yang lahir dengan bau amis terbilang normal karena bayi lahir bersama air ketuban yang baunya memang kurang sedap. Ikan justru sangat disukai bagi ibu hamil karena mengandung nutrisi yang dibutuhkan ibu dan janin.

Ngidam tak dituruti bikin bayi ngiler

Mengidam dianggap sebagai salah satu hal yang kerap terjadi selama masa kehamilan. Ada anggapan kalau ngidam tidak dituruti maka akan membuat bayi kerap ngiler atau mengeces.

Sementara bayi yang ngiler disebabkan oleh banyak faktor, salah satunya karena akan tumbuh gigi. Jadi agar nutrisi terjaga selama masa kehamilan, cobalah mengonsumsi banyak makanan tanpa pilih-pilih.

Makan nanas bikin keguguran

Sudah lama nanas dituding sebagai buah yang bisa menyebabkan keguguran. Nanas justru sebenarnya mengandung banyak vitamin C dan serat yang dibutuhkan ibu hamil.

Hanya saja mengonsumsi buah nanas harus dalam porsi yang cukup biar bisa juga membantu melancarkan sistem pencernaan. Jadi tidak ada hubungannya nanas sebagai pemicu keguguran pada ibu hamil.

Minum es bikin bayi gemuk

Perkembangan janin dalam kandungan sangat dipengaruhi oleh asupan nutrisi yang dikonsumsi ibu. Besar kecilnya ukuran bayi ditentukan oleh asupan makanan, bukan dipengaruhi oleh konsumsi air es.

Ibu hamil yang sering minum air es tidak memberikan pengaruh pada ukuran bayi. Tapi yang dikhawatirkan adalah konsumsi terlalu banyak minuman dingin yang manis.

Makanan dan minuman manis dalam porsi besar akan memicu kenaikan berat badan ibu dan bayi selama masa kehamilan. Jadi kontrol asupan makanan dan minuman manis agar bayi dan ibu tetap terjaga kesehatannya.