5 Peraturan Paling Aneh yang Wajib Kamu Tahu saat di Korea Utara

Korea Utara adalah negara dengan peraturan yang ketat–berbeda dari negara-negara lain. Jika kamu punya niat untuk mengunjungi Korut, paling tidak 5 hal ini wajib kamu ketahui.

1. Larangan Meninggalkan Korut tanpa Izin

Keluar masuk batas negara Korea Utara terabilang cukup rumit. Jika kamu berkunjung ke negara tersebut maka perlu dengan seksama memperhatikan soal izin masuk dan keluar. Bahkan aturan terkait hal ini terbilang sangat ketat utut warganya sendiri..

Penduduk di Korea Utara terbilang sangat terkekang. Sebagai orang Indonesia, kamu pasti tahu rasanya bebas pergi ke mana saja asal punya uang dan sejumlah dokumen yang diperlukan. Namun tidak begitu di warga Korea Utara.

Mereka yang ingin keluar dari Korea Utara untuk sekedar berwisata, misalnya, harus mendapatkan izin dari pemeritah setempat.

Masalah ini sering sekali membuat warga sipil di Korea Utara harus berhadapan dengan militer. Bahkan tidak sedikit orang yang mengalami deportasi saat bepergian di luar negeri. Lebih parah lagi, dalam kasus yang lebih berat, bisa berujung di kamp kerja paksa atau menerima keputusan eksekusi.

2. Aktivitas Beragama Dibatasi

Korea Utara memang membabaskan untuk melakukan aktivitas beragama. Namun dalam praktiknya banyak umat beragama yang merasa terkekang dan mendapat perlakuan persekusi.

Sebagai contoh, memiliki Al Kitab adalah tindakan ilegal di negara tersebut. Sementara barang tersebut adalah sesuatu yang suci bagi umat Kristiani.

Pada kenyataannya, agama Kristen memang tidak diperlakukan dengan baik di Korea Utara. Kabarnya, siapa saja yang menjalankan aktivitas ritual agama Kristen dapat dijebloskan ke penjara atau masuk ke dalam kamp untuk kerja paksa.

Korea Utara sendiri menjadikan ideologi Juche. Ajaran tersebut memiliki akar pada paham Marxisme dan Nasionalisme Korea.

3. Dilarang Tersenyum dan Minum Miras

Peraturan ini bahkan bisa dibilang sebagai peraturan yang paling aneh di negara tersebut. Setiap tanggal 8 Juli, orang yang ada di Korea Utara dilarang untuk tersenyum atau pesta dengan minuman keras (Miras).

Peraturan tersebut dibuat konon untuk menghormati Kim II Sung yang merupaka pendiri Korea Utara. Adapun Kim II Sung telah meninggal pada tahun 1994.

Pada tanggal 8 Juli, tepatnya, adalah hari berkabung nasional. Orang yang berani tersenyum di hari tersebut divonis tidak sopan pada leluhur Korea Utara.

Di hari itu, kegiatan di luar rumah sangat dibatasi. Minum minuman keras di hari itu juga dilarang.

4. Tidak Boleh Pakai Busana Jins dan Tindik

Peraturan yang tak kalah aneh adalah larangan menggunakan busana dengan bahan jins. Peraturan ini dimaksudkan untuk membendung agar pengaruh budaya Barat, khususnya dari Amerika Serikat, tidak masuk ke dalam negara tersebut.

Peraturan ini telah berlaku sejak tahun 2016 yang dikenalkan oleh pimpinan tertinggi negara tersebut saat ini. Yang tak lain adalah Kim Jong Un.

Selain itu, di Korea Utara juga dilarang memakai anting atau tindik.

5. Turis Akan Selalu Dipantau

Ketika kamu berwisata di Korea Utara tentu saja akan merasakan sensasi yang berbeda. Kamu tak ubahnya seperti tahanan. Pasalnya, wisatawan yang datang ke negara ini akan selalu diawasi dan didampingi. Terdapat aturan ketat yang harus dipatuhi juga.

Para wisatawan di Korut akan dipandu dan ditemani oleh seorang petugas. Jika ingin mengambil foto harus izin lebih dahulu. Kamu bahkan tidak boleh serta merta belanja di sembarang toko.