5 Ritual Kematian Paling Menyita Perhatian Dunia

Setiap budaya di belahan dunia berbeda memandang sebuah kematian. Momen kematian ada yang diartikan sebagi kesedihan, ada juga yang menyambutnya dengan rasa bahagia.

Untuk menyambut momen kematian pun banyak jenis ritual dari belahan dunia. Berikut ini adalah beberapa ritual kematian yang menarik untuk dibahas.

1. Ritual Sati di India

Sati adalah sebuah ritual yang mengerikan dalam pandangan umum. Namun bagi kelompok yang melakukannya bisa dianggap sebagai kebaikan dan kebenaran.

Sati adalah membakar hidup-hidup seorang istri setelah ditinggal mati oleh suaminya. Ritual ini sudah menjadi tradisi di sebagian daerah di India. Tradisi ini sudah berlangsung dari zaman kuno. Hingga sekarang masih ada yang melakukan, meskipun di mata dunia dipandang sebagai ritual yang ‘kejam’.

Ada yang melakkan Sati secara suka rela. Pasalnya itu adalah untuk menghormati pada Dewi Sati. Namun juga ada yang melakukan dengan paksaan. Ini tentu saja sangat mengerikan.

Sati tak selalu membakar diri setelah kematian suami bagi seorang istri. Namun juga bisa menggunakan cara lain seperti dikubur hidup-hidup atau menenggelamkan diri.

Pemerintah India telah meng-ilegalakan ritual Sati. Namun masih ada ritual tersebut yang dilakukan secara sembunyi-sembunyi.

2. Ritual Kematian Suku Aborigin, Australia

Ritual kematian yang tak kelah menarik perhatian dunia adalah yang dilakukan suku Aborigin di Australia. Meskipun memiliki nama sama namun tradisi ritual kematian di suku Aborigin berbeda-beda.

Pada dasarnya setiap ritual yang dilakukan adalah untuk mengenap orang yang sudah meninggal. Namun caranya berbeda-beda. Ada yang memasak mayat hingga menggunakan tengkorak orang yang meninggal sebagai tempat minum.

Sebagian suku Aborigin biasa melakukan memasak jenazah orang yang sudah meninggal. Cairan tubuh dari jenazah tersebut kemudian dikumpulkan. Lalu digunakan untuk digosokkan kepada kulit pria di suku tersebut. Konon dengan begitu akan mendapatkan kekuatan sedemikian rupa.

Ada juga tradisi mengambil tengkorak orang yang sudah meninggal di suku aborigin sebagai tempat minuman. Ini semua untuk mengenang orang yang sudah meninggal.

3. Dia De Los Muertos, Meksiko

Orang Meksiko memiliki satu tradisi yang unik tentang kematian. Tradisi tersebut dikenal dengan Dia De Los Muertos. Artinya adalah Hari Kematian.

Sebagian orang di Meksiko tidak meratapi kematian dengan cara menangis dan sebagainya. Namun justru dirayakan dengan pesta-pesta yang tampak menyenangkan.

Perayaan tersebut biasanya diramaikan dengan kostm-kostum yang menarik dan juga ornamen dengan tema tengkorak.

Tradisi seperti ini sepertinya lahir dari budaya suku Aztec dan Toltec yang merupakan budaya asli Meksiko di mana kematian tidak boleh diratapi. Kematian justru harus dirayakan untuk mengembalikan orang yang meninggal ke Bumi untuk sementara waktu.

4. Ritual Pemakaman Suku Caviteno, Filipina

Ada yang hal yang menarik tentang apa yang dilakukan suku Caviteno, di Filipina. Ketika orang yang dianggap sudah mendekati kematian, mereka akan dikirim ke hutan sembari menunggu kematian.

Mati di hutan bukan sekedar kematian yang sia-sia. Dengan kematian di dekat pohon-pohon akan bermanfaat untuk pohon tersebut sebagai makanan pohon. Dan pohon akan memberikan kehidupan bagi orang yang masih hidup.

5. Joged Kematian di Ghana

Joged kematian menjadi viral pada tahun 2020 ini. Joged kematian ini terjadi di Ghana yang disebut dengan Ghana Dancing Pallbearers. Tarian untuk mengiringi orang yang mati ini sebenarnya  bukan tradisi nenek moyang. Namun sebuah inovasi agar kematian tak selalu lekat dengan kesedihan.

Faktanya, hal ini ternyata sangat bermanfaat untuk orang yang masih hidup. Berkat inovasi ini banyak anak muda yang tak memiliki pekerjaan lalu bergabung dengan grup tari tersebut dan mendapat bayaran dari orang yang menyewa.