7 Gejala Kanker Payudara Awal yang Sering Dianggap Normal

Kanker payudara menjadi salah satu jenis kanker yang perlu diwaspadai, khususnya bagi kaum hawa. Pada setiap tahunnya penderita kanker payudara meningkat. Kanker jenis ini merupakan kanker yang berkembang di sel-sel area sekitar payudara. Sel-sel tersebut akan membelah lebih cepat dan berakumulasi menjadi benjolan. Jika tidak segera di atasi, sel tersebut bisa menyebar dengan cepat melalui kelenjar getah bening ke bagian tubuh lainnya. Kanker payudara pada umumnya menyerang kaum wanita, tapi tidak selalu kenyataanya kaum pria pun ada yang menderita penyakit tersebut meski jumlahnya tidak banyak. Kanker payudara merupakan menjadi penyebab terbesar kematian kaum wanita. Ada beberaba gejala yang munul tanda terkenanya kanker payudara, berikut beberapa gejala kanker payudara.

1. Ada benjolan di sekitar payudara yang kalau di raba makin terasa

Benjolan kanker payudara letaknya dimana? benjolan kanker payudara bisa muncul di sekitaran payudara, dada atas, hingga ketiak. Terkadang benjolan kanker payudara tidak bisa dilihat langsung, harus diraba dulu, baru bisa terasa. Benjolan tersebut pada umumnya bertekstur lunak agak keras, permukaanya pun cenderung tidak merata, akan tetapi benjolan tersebut tidak terasa sakit ketika di tekan.

2. Perubahan Warna dan Tekstur Kulit Payudara

Ternyata gejala kanker payudara tanpa benjolan juga ada lo! Salah satu tandanya perubahan warna dan tekstur kulit payudara. Perubahan pada payudara dari warna dan teksturnya merupakan salah satu gejala awal kanker payudara selain benjolan yang perlu diwaspadai. Akan tetapi gejala ini sering diremehkan sebagai infeksi kulit biasa. Biasanya, area kulit payudara menebal, kulit payudara terasa gatal.

3. Nyeri di Puting

Kalian yang bertanya nyeri payudara apakah tanda kanker, jawabannya iya. Apabila rasa nyeri dirasakan di puting. Selain benjolan, ciri lainnya yakni rasa sakit pada puting yang menjadi ciri-ciri payudara tahap awal. Puting terasa nyeri secara berulang-ulang. Beberpa penderita kanker payudara mereka merasa panas mirip terbakar di sekitar area puting.

4. Muncul Cairan dari Puting

Cairan yang muncul dari putting bukanlah gejala kanker payudara stadium akhir akan tetapi tanda awal penyakit. Keluarnya cairan dari puting bukanlah jadi tanda awal, bisa juga karena efek samping misalnya dari KB, Tiroid, atau infeksi payudara. Tapi tidak menutup kemungkinan jika ini menjadi gejala kanker payudara stadium tiga. Pada umumnya, konsistensi cairan tiap orang pun berbeda-beda, bisa encer ataupun kental. Warna cairan pun berbeda-beda, ada yang bening, keruh, kuning, kehijauan, hingga merah. Jika putingmu mengeluarkan cairan tersebut segera periksakan ke dokter.

5. Puting Tenggelam/Tertarik 

Selain keluarnya cairan, puting payudara yang tenggelam atau justru tertarik juga merupakan gejala awal kanker payudara. Adanya kanker payudara bisa menyebabkan perubahan sel di belakang puting susu. Perubahan ini dapat menyebabkan puting susu terbalik ke dalam. Atau puting susu mengalami perupahan bentuk dan ukuran.

6. Gejala kanker payudara per stadium bisa berbeda-beda. 

Secara umumpada tahap awal, penderita akan merasa kalau payudaranya berat atau besar sebelah Pada umumnya, kedua payudara mempunyai ukuran yang tidak sama. Namun, ketika payudara anda terlihat berat sebelah secara signifikan. Kondisi ini bisa juga merupakan tanda lain dari gejala kanker payudara. Sisi payudara yang ada benjolannya akan membengkak, sehingga terlihat turun dari sisi payudara yang lain. Jika ada yang mengalami pembengkakan payudara jangan ragu untuk cek kedokter, dokter akan menjelaskan penyebab dari gejala itu.

7. Pembuluh Darah di area Payudara terlihat 

Pada tahap awal, pembuluh darah di area payudara akan semakin kelihatan., Pembuluh darah di area payudara menjadi membengkak akibat tumor menghalangi aliran darah.

Perawatan kanker payudara bisa dilakukan sedini mungkin, selama kamu memeriksakan keadaan lebih dini juga. Penyebab kanker payudara sendiri saat ini belum jelas. Makanan penyebab kanker hanya menjadi salah satu pemicunya, tapi bukanlah penyebab utama. Jadi kita harus lebih berhati-hati dan selalu menjaga kesehatan!