Apakah Ada Hubungan Antara Obat Antipsikotik dan Kesehatan Ginjal? Yuk Cari Tahu!

11
Apakah Ada Hubungan Antara Obat Antipsikotik dan Kesehatan Ginjal? Yuk Cari Tahu!
Sumber : Canva

Apakah Ada Hubungan Antara Obat Antipsikotik dan Kesehatan Ginjal? Yuk Cari Tahu! – Banyak yang bertanya-tanya apakah benar ada hubungan antara obat antipsikotik dengan kesehatan ginjal?

Mengingat jika biasanya obat tersebut digunakan dalam meredakan gejala psikosis. Misalnya saja berupa delusi atau juga halusinasi tentunya hal tersebut juga membuat banyak orang khawatir.

Apabila hal tersebut nantinya bisa berpengaruh pada kesehatan ginjal. Terlebih lagi banyak yang menyatakan jika jenis obat tersebut justru memiliki banyak efek samping, termasuk adanya cedera pada ginjal. Artinya akan ada gangguan pada kesehatan ginjal.

Walau secara umum memang memiliki berbagai macam manfaat terutama untuk mengurangi gangguan kecemasan serta juga gangguan bipolar.

Padahal sebenarnya berbagai jenis daripada obat antipsikotik tersebut telah disetujui oleh food and drop administration, sebagaimana mengutip dari Healtydgest.com, Jumat (14/10/2022).

Apakah Ada Hubungan Antara Obat Antipsikotik dan Kesehatan Ginjal? Yuk Cari Tahu!
Sumber : Canva

Terkhususnya untuk berbagai penggunaan khusus seperti untuk mengobati skizofrenia serta juga gangguan bipolar.

Namun untuk dapat menggunakannya harus berdasarkan saran yang ditentukan oleh dokter jangan sampai ini melewati batas atau kadar yang dianjurkan.

Terlebih lagi dewasa ini yang semakin meningkatnya kekhawatiran untuk penggunaan jenis obat antipsikotik tersebut pada orang tua. Jika melihat dari hasil studi yang sempat diterbitkan pada tahun 2014 lalu.

Bahwasanya ada berbagai macam efek daripada obat antipsikotik ketika digunakan di luar hal yang dianjurkan pada gejala demensia untuk pasien lansia.

Karena rupanya hal tersebut memang memiliki kaitan yang begitu erat dengan masalah ginjal yang mengancam kesehatan.

Dikarenakan para peneliti menemukan adanya risiko cedera ginjal yang berat bahkan lebih tinggi daripada masyarakat normal.

Beberapa jenis obat yang digunakan dalam penelitian tersebut misalnya saja antipsikotik umum dan risperdal serta lainnya.

Adakah Korelasi Antara Obat Itu?

Ketika itu saat, sejumlah lansia mengkonsumsi obat tersebut malah membuat mereka menjadi mengalami tekanan darah rendah. Serta juga retensi urine akut atau malah berakibat pada kandungan kemih.

Baca Juga : Banyak yang Salah Kaprah, Diabetes Pada Pria dan Wanita Hadir dengan Cara yang Berbeda

Makanya dengan semua alasan yang ada ini membuat banyak orang jadi khawatir untuk mengkonsumsinya. Terlebih lagi kebanyakan obat malah dikaitkan dengan adanya risiko serangan jantung dan juga pneumonia.

Selain itu juga terdapat berbagai dampak lain yang dirasakan oleh para lansia. Seperti timbulnya rasa kantuk stroke dan juga penambahan berat badan.

Sementara itu di tahun 2005 lalu, FDA justru menambahkan obat ini ke dalam daftar hitam. Setelah ditemukannya kasus pasien demensia mengalami peningkatan risiko kematian sebanyak 1,7 kali lebih tinggi.

Tetapi walau demikian tentu apabila hal tersebut tetap berdasarkan anjuran. Maka bisa jadi memperkecil kemungkinan daripada dampak buruk yang ditimbulkan oleh efek obat ini.

Previous articleAnak Kos Wajib Tahu! Ini Dampaknya Jika Terlalu Sering Mengkonsumsi Mie Instan
Next articleSiap Menikah! Kiki Amalia Pilih Tanggal Yang Sama Dengan Pernikahan Sebelumnya