Balada ‘IKAN ASIN’ Yang Membawa Ke Jeruji Besi

174

Dalam dua pekan terakhir ini, media online dipenuhi dengan berita seputar skandal ‘IKAN ASIN’ yang menjadi trending topik. Diawali dengan beredarnya cuplikan wawancara vloger Rey Utami dengan Galih Ginanjar yang mengangkat topik mengenai alasan bercerai dengan mantan istrinya. Kemudian beberapa kalimat Galih mengenai daerah ‘pribadi’ sang mantan istri yang memiliki aroma seperti ikan asin sehingga memicu kontroversi. Beberapa jam setelah video ini diunggah, muncul banyak respon negatif dari publik. Seperti diketahui mantan istri Galih Ginanjar adalah Fairuz A Rafiq yang kini telah berkeluarga kembali. Tak terima kisah lamannya menjadi santapan publik, Fairuz bersama keluargannya sepakat untuk melaporkan Galih ke pihak berwajib dengan tuduhan melanggar UU ITE dan pencemaran nama baik.

Tak seperti konten wawancara di media massa atau pun televisi, vloger merupakan media tanpa saringan. Empunya vlog sama sekali tidak berkewajiban untuk mengedit ataupun mensensor kalimat dalam wawancara yang mereka lakukan. Namun meski begitu, dalam menyiarkan suatu konten sudah seharusnya memperhartikan etika , norma dan sopan santun yang berlaku. Meski ini bukan kasus yang pertama kali , sebaikknya dalam membuat vlog ataupun menyiarkan dalam media sosial harus memperhatikan beberapa hal berikut.

[zombify_post]

Previous articleFKY 2019 : Jajanan Unik yang Cuman Nonggol Setahun Sekali
Next articleTips Menaikkan Berat Badan, Yuk Konsumsi 5 Buah Enak dan Sehat Ini!