Bandung International Art Festival 2019

153

BANDUNG, bandungkiwari – ‘Manusia dan Alam’ merupakan tema besar dari Bandung International Art Festival (BIAF)  ke-5 yang diselenggarakan pada 26-28 Juli 2019.

Acara yang digagas oleh Jaringan Masyarakat Seni Nusantara yang bekerjasama dengan Dinas Budaya dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Bandung ini merupakan kegiatan seni tahunan yang diikuti oleh banyak seniman, baik perseorangan maupun kelompok, dan luar negeri maupun dalam negeri.

Adapun, seniman-senniman lokal yang memeriahkan Bandung International Arts Festival tahun ini datang dari Bandung, Kabupaten Bandung, Kabupaten Bandung Barat, Jakarta, Bogor, Yogyakarta, Indramayu, Cirebon, Surakarta, Bali, Padang, Kalimantan, Kota Batu, Pacitan, Surabaya, Lampung, Palu, Salatiga, hingga Makassar.

Selain itu, ada juga seniman dari mancanegara seperti Ekuador, Malaysia, Australia, Jepang, Meksiko, Prancis, India, Korea, Maroko, German, China, Filiphina, Kolombia, Hongkong, hingga Amerika Serikat.

Para seniman itu terlibat dalam pementasan dari berbagai disiplin ilmu. Diselenggarakan di Bandung karena kota ini dikenal sebagai Kota Seni Budaya yang telah banyak menghasilkan seniman-seniman ternama.

BIAF diharapkan menjadikan ruang untuk mempertemukan antar pelaku seni yang di Indonesia maupun mancanegara. Sekaligus memperkenalkan Kota Bandung sebagai salah satu kesenian dan kebudayaan Indonesia.Penyelenggaraan BIAF 2019 memanfaatkan ruang publik sebagai tempat pelaksanaannya, memudahkan penikmat seni dan masyarakat umum melihat suguhan seni kelas dunia.Selain sebagai ruang pembelajaran seni terhadap masyarakat, penyelenggaraan di tempat terbuka ini mampu menghasilkan interaksi antar seniman dan juga pengunjung.

Para seniman yang tampil dari beragam ilmu seni ini menampilkan kondisi antara manusia dan alam. Mereka menggambarkan kegelisahannya melalui gerak, musik, bahkan rupa. Beberapa seniman turut memanfaatkan aliran Seni Cikapundung sebagai jembatan menyampaikan pesannya.Manusia dan alam merupakan satu kesatuan yang utuh. Manusia tidak bisa lepas dari alam, pun sebaliknya. Namun di dalam pementasan para seniman, begitu banyak hadir pesan kesakitan, teror, dan juga duka yang tidak terucapkan dari tubuh budaya para seniman.

[zombify_post]

Previous article5 Inspirasi Karier untuk Wanita dengan Bayaran Terbaik Saat Ini
Next articleGlenn Fredly Siap Kembali Ke Awal