Bangun Hubungan Baik antara Orang Tua dan Anak

235

Hubungan orang tua dan anak yang terjalin pada setiap keluarga bisa berbeda-beda. Ada yang sering bercanda dan sangat akrab layaknya teman sebaya, ada yang jarang berinteraksi namun tetap perhatian, dan ada pula yang meski tinggal satu rumah tapi buah hati justru malah lebih dekat dengan kerabat atau bahkan orang lain. Kasus yang ketiga inilah yang wajib dihindari. Meski sibuk bekerja dan beraktivitas, jangan sampai hubungan sampai renggang.

Hingga saat ini banyak kasus-kasus negatif yang melibatkan figur seorang anak mulai dari kekerasan hingga pergaulan bebas seperti penggunaan obat-obatan terlarang dan hubungan intim di luar nikah. Umumnya, kondisi tersebut dilatarbelakangi karena kurangnya perhatian orang tua yang memicu mereka untuk mengeksplor dunianya sendiri tanpa tahu batasan sehingga saat mereka merasa butuh kasih sayang dan perhatian, maka mereka akan melakukan berbagai cara dengan bebas selama apa yang diinginkan bisa didapatkan.

Untuk mencegah hal tersebut terjadi, maka sesibuk apapun, orang tua perlu membangun kedekatan dengan anak. Berikut ini beberapa cara yang bisa dilakukan.

1. Beri Pujian

Sebagaimana kita yang senang saat mendapat pujian dari orang lain, begitu juga anak-anak. Meski terdengar sepele, namun kenyataannya hal ini memiliki pengaruh besar. Saat orang tua memberi apresiasi pada apa yang dilakukan anak, mereka akan merasa diperhatikan. Akan tetapi perlu diingat bahwa pujian yang diberikan pun tidak boleh berlebihan. Pastikan bahwa hal yang dilakukan anak memang pantas untuk diberikan apresiasi. Pujian yang bersifat positif akan menjadi motivasi bagi anak untuk melakukan hal-hal yang juga positif di hari-hari berikutnya.

2. Beri Sentuhan dan Pelukan

Anak yang dibesarkan dengan pelukan dan belaian penuh kasih dari orang tua cenderung akan tumbuh menjadi orang yang juga bersifat penyayang dan penuh empati. Perasaan tenang karena adanya ayah maupun ibu yang selalu mendukung mereka di saat senang maupun sedih bisa mengoptimalkan segala potensi yang mereka miliki seperti semangat belajar dan melakukan aktivitas positif dengan hati yang bahagia. Dengan begitu, tentunya tindakan ini juga akan berpengaruh pada tumbuh kembang otak dan kecerdasan anak.

3. Lakukan Aktivitas Bersama

Di tengah-tengah kesibukan orang tua yang bekerja dan anak yang sekolah, sebisa mungkin untuk dapat melakukan aktivitas bersama. Misalnya dengan merencanakan berlibur bersama ke sebuah tempat yang disukai anak. Saat hari itu tiba pun, pastikan bahwa baik anak maupun ibu dan ayah benar-benar bisa berinteraksi serta membangun kedekatan. Di zaman seperti sekarang ini, adanya gadget kerap kali membuat orang jauh terasa dekat namun orang yang dekat justru terasa jauh. Untuk apa susah-susah pergi bersama namun situasinya malah asyik sendiri-sendiri, kan? Aktivitas bersama juga bukan hanya sebatas liburan saja loh. Masih banyak hal sederhana lain yang jika dilakukan bersama dengan sang buah hati bisa jadi bermakna. Mulai dari memasak, mencuci, membersihkan rumah, menonton, hingga bermain bersama yang bahkan bisa dilakukan di rumah. Selain dilakukan dalam rangka mempererat hubungan orang tua dan anak, di sini anak juga bisa mulai belajar untuk melakukan pekerjaan-pekerjaan rumah.

Itulah tiga poin penting yang bisa dilakukan oleh orang tua untuk bisa menjadi lebih dekat dengan anak. Meski lelah karena harus mempertahankan keseimbangan perekonomian dalam keluarga, namun orang tua juga harus tetap ingat bahwa anak tidak hanya butuh hal-hal yang berkaitan dengan materi, tapi juga kasih sayang yang mampu membimbing mereka. Anak-anak mungkin terlahir sebagai makhluk kecil yang identik dengan pikiran polos dan sering membuat ulah, namun seiring berjalannya waktu, kelak mereka harus mulai menghadapi kerasnya kehidupan seorang diri. Sebelum saat itu tiba, maka orang tua yang harus bisa memberikan dukungan positif serta bekal kepercayaan diri, keberanian, dan kemandirian bagi mereka sejak dini.

[zombify_post]

Previous article4 Foto Ini Yang Pernah Bikin Sophia Latjuba Jadi Bulan-Bulanan Netizen
Next articleIni Nih Bedanya Retro dan Vintage yang Sama-sama Dicap Fashion Jadul!