Banyak Yang Belum Tau, Ini 5 Dampak Kelebihan Protein bagi Tubuh

118

Protein merupakan suatu senyawa organik yang sangat berperan penting terhadap kehidupan sel-sel yang ada di tubuh mahluk hidup, terutama untuk manusia. 

Protein dapat membantu proses penggantian sel-sel tubuh yang rusak dan juga untuk memperkuat tulang serta membantu pembentukan jaringan serat otot, dan berperan penting terhadap sel darah merah.

Meski pada dasarnya tubuh kita memerlukan protein untuk mengoptimalkan kerja sel, Akan tetapi, jika kadar protein didalam tubuh sudah melebih kadar normal akan dapat memberikan kerugian hingga menimbulkan penyakit.  

Maka dari itu jangan berlebihan dalam mengkonsumsi protein. Berikut ini akan penulis berikan daftar dampak negatif yang terjadi bagi tubuh jika kelebihan protein.

1. Berkurangnya kadar kalsium dalam tubuh

Protein merupakan salah satu zat yang dapat membantu proses pembentukan tulang, terutama pembentukan tulang rawan. Akan tetapi jika kadar protein sudah berlebihan, akan mengikis kalsium yang diperlukan tubuh untuk proses pembentukan tulang tersebut. 

Dilansir dari laman NCBI, disebutkan jika protein di atas batas normal menyebabkan tulang cenderung mudah keropos. Selain itu, kasus-kasus hilangnya kalsium pada usia muda, sebagian besar juga dikarenakan oleh adanya kelebiha protein dari daging merah. 

Untuk mengatasi hal ini, dapat mengganti makanan yang berasal dari daging merah dengan ikan atau sayur-sayuran yang lebih sehat.

2. Meningkatkan Resiko Kenaikan Berat badan

Mengkonsumsi makanan secara berlebihaan tentunya dapat menaikan berat bada. Dan senyawa dari protein juga dapat menambah resiko kenaikan berat badan pada tubuh seseorang. 

Itulah yang menyebabkan seseorang yang sedang diet harus mengatur antara asupan makanan yang masuk dengan jumlah energi yang dikeluarkan.

Dilansir dari jurnal milik Harvard Univesity, laki-laki dewasa membutuhkan lebih banyak kadar protein tiap harinya dibandingkan seorang perempuan. Yaitu sekitar 56 gram protein untuk seorang pria dan 46 gram protein untuk wanita per harinya.

Akan tetapi, untuk mencukupi kebutuhan khusus seperti disaat kehamilan dan perawatan lainnya, dibutuhkan rekomendasi dan saran dari dokter atau seorang ahli Gizi.

3. Gangguan pada jantung

Mengkonsumsi protein secara berlebihan dapat meningkatkan resiko penyakit jantung. Hal ini juga dijelaskan dalam jurnal medis yang dikeluarkan oleh Healthline. 

Anggapan masyarakat umum, bahwa mengkonsumsi protein tinggi sangat baik bagi kesehatan. Anggapan ini tidak sepenuhnya salah. Namun, jika kadar protein melebihi kadar normal dalam tubuh seseorang, dapat meningkatkan kinerja pacu jantung.

Berdasarkan beberapa Penelitian dan studi klinis, dapat diambil kesimpulan bahwa orang yang memiliki kadar protein berlebih, memiliki risiko terserang gejala gagal jantung sebesar 33 persen lebih besar daripada orang yang memiliki kadar protein normal.

4. Menyebabkan bau mulut

Keluhan bau mulut dan nafas tak sedap bisa terjadi pada siapa saja. Mulai dari masalah kesehatan gigi dan mulut, peningkatan asam lambung, masalah pernafasan, hingga adanya kadar protein berlebih dalam tubuh.

Adanya kelebihan kadar protein dalam tubuh akan mengakibatkan tubuh mengalami ketosis atau penumpukan zat keton. Hal ini dapat meningkatkan resiko terjadinya bau mulut.

5. Terjadinya Kerusak

Selain meningkatkan resiko terserang penyakit jantung, nyatanya kelebihan kadar protein dalam tubuh juga dapat merusak ginjal, bahkan akan mengakibatkan gagal ginjal. 

Dilansir dari laman Kidney, senyawa protein berlebih dalam tubuh dapat merangsang sistem eskresi. Dimana kondisi ini akan menyebabkan ginjal kita bekerja lebih keras dari kondisi normal.

Jika limbah atau kotoran yang bertumpuk pada darak masih dalam kadar normal, tubuh akan menyaringnya di ginjal dan akan dibuang melalui urine. Akan tetapi, dengan meningkatnya kadar protein dalam tubuh, ginjal terpaksa bekerja lebih keras dari biasanya.

Bahkan dalam beberapa kasus, hal ini dapat menyebabkan terjadinya gagal ginjal.

Itulah beberapa dampak negatif dari kelebihan kadar protein dalam tubuh. Dengan menjaga pola makan dengan baik dan pola hidup yang sehat, tentunya dapat menjaga kesehatan tubuh.

[zombify_post]

Previous article5 Tips Jitu Mahir Bahasa Asing dengan Cepat dan Mudah!
Next articleRestoran Makanan China Biasa Menyajikan Makanan Ini! Ternyata Negara Ini Asal Mula Fortune Cookie