Berisik Ketika Berhubungan, Pasangan Ini Diprotes Tetangga

48

Pasangan yang berasal dari Brisbane, Australia yang baru-baru ini pindah ke apartemen baru mereka kaget ketika menerima catatan protes dari Tetangganya yang merasa terganggu karena suara berhubungan seks mereka dianggap terlalu berisik. Tetangganya itu menyebut mereka sebagai ‘sexcapadea’ atau kemampuan seks mereka yang memalukan.

Dilansir dari Sindonews, wanita dari pasangan yang diprotes itu membagikan surat protes dari tetangganya di media sosial dan tertawa. Curahan hati itu, kemudian menjadi viral di Media Sosial. Dalam surat protesnya yang sangat kasar itu menuliskan bahwa dirinya merasa malu sebab terbangun pada pukul 00.30 dini hari karena mendengar suara hubungan percintaan tetangga yang baru pindah itu.

Dalam suratnya itu pula, tetangga itu memperingatkan kepada pasangan yang baru pindah ke blok apartemen itu bahwa dinding rumahnya setipis kertas. Artinya, dia dapat mendengar suara rintihan dan erangan mereka yang tengah  melakukan hubungan percintaannya.

Alih-alih membicarakan masalah tersebut dengan tetangganya yang protes, pasangan itu malah membagikan surat panjang protes itu di Reddit dengan menuliskan caption “Oh Uh, saya kira grup Paddington/Milton Facebook News akan mendengar semua tentang ‘Kemampuan Seks’ saya yang memalukan itu”

Isi surat protes yang dilayangkan oleh tetangga itu, adalah:

“Kami dibangunkan pagi ini sekitar pukul 00.30 dengan rasa malu, terhanyut dari apa yang kami pikir adalah mimpi buruk menjadi kenyataan dengan suara rintihan dan erangan yang keras. Anta tidak menunjukkan rasa hormat kepada orang-orang yang tinggal di sekitar Anda yang mungkin memiliki anak kecil yang trauma dengan suara itu!”

“Sexcapade Anda kemudian diikuti dengan tertawa dan mengobrol sampai dini hari. Kami benar-benar bisa mendengar setiap kata yang Anda ucapkan. Bisakah Anda tenang? Dan harap tutup jendela Anda ketika berhubungan seks, karena itu tidak seksi sama sekali. Jika hal ini terjadi lagi, kami akan meminta pengendalian kebisingan dan menyebutkan dan mempermalukan alamat Anda di grup Paddington/Milton Facebook News” Sambung Surat itu.

Seolah-olah itu belum cukup, tetangga yang kesal tersebut kemudian melanjutkan suratnya dengan mengatakan bahwa “ada pecandu seks dan porno yang sedang pulih” yang tinggal di gedung sama dengan mereka dan tidak ingin mendengar suara mereka sedang berhubungan seks.

Surat itu kemudian diakhiri dengan kalimat seolah-olah menjadi tandatangan pengirim yang berbunyi, “Terima Kasih sebelumnya, Tetangga ada yang  kurang tidur”

Setelah dibagikan secara online pada hari Senin lalu oleh si pelaku yang diprotes, surat tersebut telah banyak menarik perhatian netizen.

“Tidak ada seseorang yang memikirkan pecandu seks dan porno!” canda salah seorang netizen di Facebook.

“Jika Aktivitas sehari-hari seperti ‘mengobrol’ dan tertawa menjadi masalah, mungkin hubungi pemilik bangunan Anda atau pasang sekat. Masalahnya temboknya, bukan tetangga” kata netizen Facebook lainnya.

“Itu Permintaan wajar, tapi bukanlah nada yang masuk akal….” Komentar pengguna Facebook yang lainnya.

Beberapa dari pengguna Facebook itu berpihak pada penulis surat, menuduh penyewa baru tidak pengertian. Namun, hal itu cepat ditanggapi oleh si pengunggah surat tersebut.  Dia mengatakan “oh, jangan salah paham, saya pikir akan sanga termasuk akal bagi mereka untuk mengirimi surat yang lebih normal yang memberi tahu saya untuk tidak melakukannya. Saya tidak ingin membuat orang bangun” itulah kata dari si pengunggah surat.

Previous articleTak disangka 9 Member Super Junior Ini Lulusan S2
Next articleNgeri! Khabib Nurmagomedov Waktu Bocil Lawan Tandingnya Beruang