Berniat Untuk Diet? Cobalah Dengan Diet Karbo

Diet karbo merupakan cara diet dengan membatasi asupan karbohidrat dan menggantinya dengan makanan yang memiliki kandungan protein yang tinggi atau lemak sehat. Ada banyak jenis diet karbo yang lebih spesifik, seperti diet Atkins dan diet keto. Namun, pada dasarnya semua metode tersbut sama-sama menganjurkan untuk mengonsumsi makanann dan minuman dengan kandungan karbohidrat yang rendah.

Karbohidrat dan berat badan

Perlu diketahui bahwa tubuh kita membutuhkan karbohidrat. Namun, bagi masyarakat Indonesia konsumen karbohidrat terkadang jauh lebih banyak dari yang seharusnya. Kebiasaan makan nasi menggunakan lauk yang juga karbohidrat seperti kentang dan mie misalnya menjadi penyebab berat badan berlebih. Karbohidrat dalam jumlah tertentu dibutuhkan oleh tubuh sebagai sumber energy. Namun, saat karbohidrat terlalu banyak di konsumsi maka tubuh akan menyimpannya di otot dan hati digunakan seabagai cadangan energy.

Nah, jika cadangan tersebut tak digunakan, maka tubuh akan mengubahnya menjadi lemak, sehingga kita menjadi lebih gemuk dan berat badan akan bertambah.

Hal Dasar Yang Perlu Diketahui Ketika Melakukan Diet Karbo

Ketika melakukan diet karbo,, bukan berarti kita sama sekali tidak makan karbohidrat. Hanya saja, perlu mengurangi jumlah konsumsinya. Lagi pula, karbohidrat tidak bisa benar-benar dihindari, sebab komponen ini terjadi di berabagai makanan, termasuk buah. Jenis makanan yang boleh dikonsumsi saat diet karbo itu akan tergantung dari kondisi tubuhmu sekarang, seperti berat bdan, kebiasaan berolah raga, dan bobot yang ingin di turunkan. Namun, secara umum berikut ini merupakan panduan makanan yang sebaiknya dikonsumsi dan dihindari ketika menjalankan diet karbo, yaitu:

Makanan yang baik di konsumsi ketika diet karbo

Saat menjalankan diet karbo, makanan yang harus di konsumsi adalah makanan yang diolah secara segar, bukan makanan beku atau makanan kemasan. Misalnya:

  • Daging: daging sapi, ayam, domba, dan lainnya.
  • Ikan: salmon dan ikan yang ditangkap dari alam liar, bukan hasil budidaya
  • Telur: telur yang diperkaya omega 3 akan lebih baik
  • Sayiuran: seperti bayam, brokoli, kembang kol, dan wortel
  • Buah: Apel, jeruk, pir, stroberi
  • Kacang-kacangan: almond dan biji bunga matahari
  • Produk olahan susu: keju, yogurt, mentega
  • Lemak sehat: minyak kelapa, minyak zaitu, minyak ikan

Saat menjalankan diet karbo, tetaplah batasi konsumsi keju dan kacang-kacangan.

Makanan yang tidak di sarankan dalam diet karbo

Berikut ini merupakan daftar makanan yang sebaiknya di hindari ketika menjalani diet karbo:

  • Gula: soda, jus buah, permen, es krim, dan asupan lain dengan banyak gula tambahan
  • Gandum olahan: nasi, roti, sereal, dan pasta
  • Lemak trans: minyak goreng
  • Produk makanan kemasan yang berlabel rendah lemak: banyak produk yang rendah lemak namun tinggi gula
  • Makanan kemasan, makanan olahan seperti sosis, bakso, atau apapun yang di baut di pabrik
  • Sayuran yang mengandung pati: kacang merah, jagung, dan kentang.

Jumlah Karbohidrat yang Dikonsumsi Agar Berat Badan Turun

Idealnya, jumlah karbohidrat yang di konsumsi adalah 45-65% dari total asupan harian kita. Sehingga, jika dalam sehari anda mengonsumsi 2000 kalori, junlah karbohidrat yang masuk adalah sekitar 225-325 gram perhari. Namun, apabila ingin menurunkan berat badan, hasil akan jauh lebih cepat didapatkan jika anda mengonsumsi sekitar 50-150 gram perhari.

Sekali lagi, tidak ada aturan baku dalam menjalani diet karbo, sebab kondisi tubuh setiap orang berbeda-beda. Sehingga, penting untuk bereksperimen mengenai metode yang paling tepat untuk tubuh masing-masing.

Ingat, diet karbohidrat bukan berarti kamu sama sekali tidak mengkonsumsi karbohidrat. Jika masih terasa lapar, makanlah lebih banyak sayuran agar tidak lemas. Saat menjalani diet kabo, jangan lupa untuk melakukan olah raga agar metabolisme tubuh bisa tetap berjalan dengan baik. Hanya saja perlu diingat untuk tidak berolah raga secara mendadak dan berlebihan, terutama jika sebelumnya belum terbiasa. Mulailah olah raga yang ringan dan perlahan agar tubuh menyesuaikan. Selamat mencoba.