Bikin Semua Orang Di Dunia Berganti Zodiak, Begini Asal-Usul Rasi Bintang ke-13

429

Dengan NASA mengumumkan rasi bintang baru bernama Ophiuchus secara tidak langsung membuat kehebohan di berbagai penjuru dunia karena telah merubah tatanan 12 zodiak yang selama bertahun-tahun diyakini banyak orang. Hingga saat ini, keberadaan Ophiucus ini masih terus menimbulkan kontroversi.

Dunia astrologi hingga saat ini masih menganggap rasi bintang hanya berjumlah 12. Bahkan para penggemar zodiak banyak tidak terima zodiaknya jadi berubah jika harus mengikuti aturan zodiak modern berdasarkan perhitungan 13 rasi bintang.

Zodiak Ophiucus sendiri sebenarnya bukanlah sebuah penemuan baru, dan tiba-tiba muncul begitu saja. Jika melihat sejarahnya, Ophiucus ini sejatinya sudah ada sejak ribuan tahun lalu, tepatnya di zaman Babilonia kuno.

Di 2.500 tahun lalu, bangsa Babilonia kuno kala itu membagi zodiak menjadi 12 saja. Setiap zodiak mewakili rasi bintang yang dilewati oleh Matahari di titik yang berbeda ketika bumi mengelilingi bintang tersebut.

Entah kenapa, bangsa Babilonia malah menghapus zodiak ke-13 dari rasi perbintangannya. Hal tersebut secara otomatis membuat Ophiucus tenggelam dan membuat seluruh orang di dunia hanya tahunya rasi bintang berjumlah 12.

Menurut NASA, bangsa Babilonia melakukan kecurangan dalam perhitungan konstelasi perbintangan. Badan Antariksa nasional Amerika Serikat tersebut mengatakan bahwa garis dari Bumi melalui matahari menunjuk Virgo selama 45 hari dan menunjuk ke Scorpio hanya selama tujuh hari.

Artinya, menurut NASA, bangsa Babilonia hanya ingin membuat cocok dengan penanggalan kalender mereka yang berjumlah 12 bulan dengan sengaja mengabaikan bahwa matahari sebenarnya bergerak mengitari bumi melalui 13 rasi bintang, bukan 12.

Berdasarkan catatan Space, Ophiucus sendiri sejak dulu terletak diantara rasi bintang Scorpio dan Sagitarius. Karena pergeseran lintasan tata surya, kemunculannya seakan tiba-tiba. Dan secara langsung peristiwa ini juga menggeser bulan-bulan perhitungan zodiak.

Berdasarkan perhitungan, Ophiucus berada di tanggal 30 November hingga 17 Desember. Rasi Bintang ini mempengaruhi Zodiak dan otomatis seluruh tanggal dalam perhitungan 12 rasi bintang pun ikut bergeser.

Ophiucus juga bukan sistem rasi bintang baru. Dalam ilmu astronomi, dikenal ada 88 rasi bintang yang berada di langit, dan Ophiucus adalah salah satu dari 88 rasi bintang itu sekaligus satu dari 48 rasi bintang yang sudah didaftarkan oleh astronom ternama di dunia, Claudius Ptolemaeus.

Menurut Claudius, rasi bintang Ophiucus pertama kali muncul pada abad kedua. Cladius lalu mendaftarkannya sebagai bintang ke-29 dari 48 rasi bintang. Saat itu, diperkirakan Ophiucus ini akan muncul kembali pada 1.700 tahun kedepan.

Mengutip dari BBC, kemunculan Ophiucus di era modern seperti sekarang ini bermula saat rasi bintang itu ditemukan lagi oleh seorang astronom saat mendekati matahari sekitar bulan Februari 2006. Berdasarkan pengamatannya, astronomo itu menyebut rasi bintang Ophiucus sudah mendekati matahari dan sempat memunculkan supernova yang sangat spektakuler.

Bukan hanya itu, menurut pengamatan astronom tersebut, bintang-bintang di rasi Ophiucus juga sangat terang dan tampak jelas di langit sehingga sangat memungkinkan untuk dilihat dari Bumi tanpa peralatan khusus.

Karena kebanyakan dari kita hanya mengenal 12 rasi bintang, maka rasi bintang Ophiucus itu ketika menampakkan dirinya lagi jadi tidak dikenali, dan akhirnya hanya disebut sebagai bintang baru.

Namun kemudian, para ahli astronomi dari NASA membuktikan bahwa rasi bintang yang mereka lihat tersebut sama dengan rasi bintang yang dilihat astronom pada Februari 2006 silam.

Dan seperti rasi bintang yang selama ini sudah dikenal banyak orang di dunia, nama Ophiucus sendiri diambil dari mitologi Yunani, yang artinya adalah pemegang ular (Serpent-Bearer). Sesuai namanya, Ophiucus pun digambarkan sebagai seorang laki-laki yang memegang ular dan merepresentasikan rasi bintang Serpens.


Menurut mitos Romawi, ilustrasi gambar laki-laki di rasi bintang Ophiucus mewakili Asclepius, sang penyembuh. Dia mempelajari ilmu untuk hidup kekal setelah mengamati seekor ular membawa obat penyembuh. Karena tidak semua ras manusia bisa hidup kekal dibawah perawatan Asclepius, maka Zeus pun lalu membunuhnya, namun Zeus meletakkan gambarnya di langit untuk mengenang kebaikannya.

Terlepas dari mitosnya yang boleh dipercaya atau tidak, satu yang pasti ada bintang paling terang di rasi Ophiucus yakni Alpha Ophiuchi dan ras Alhague yang artinya kepala sang pawang ular. Di rasi bintang Ophiucus ini juga ada bintang bernama Barnard, salah satu bintang yang terdekat dengan sistem tata surya Bumi.

So, apakah kemunculan Ophiucus ini bikin kamu semua kesal karena tidak rela zodiaknya harus berganti? Tapi mengetahui asal-usul si Ophiucus ini ternyata menarik juga kan?

[zombify_post]

Previous articleNASA Umumkan Ada Rasi Bintang Baru, Cek Kembali Perubahan Zodiak Kalian Disini
Next articleDeretan Jajanan Jadul Legendaris yang Masih Eksis hingga Sekarang