Bisnis sendal jepit ukir ini raih omset jutaan rupiah!

311

selama ada bakat ada usaha, maka peluang usaha akan selalu terbuka. Hal tersebutlah yang telah dibuktikan oleh Joan Panji Hermanto (25), pemuda asal Pati, Jawa Tengah.

Dengan bermodal kepintarannya dalam seni menggambar, Joan berhasil meraup pundi-pundi dengan menyulap sendal jepit menjadi sebuah karya seni yang bernilai harganya. Harga sendal jepit biasa bisa menjadi berlipat ganda jika diukir olehnya.

Joan memulai usahanya pertengahan tahun 2015, saat masih bekerja sebagai karyawan kontrak di salah satu pabrik di daerah Bekasi. Awalnya, pria lulusan tersebut hanya meniru apa yang dilakukan oleh temannya, yaitu menggambar di atas sandal jepit.

“Karena hobi seni jadi saya memanfaatkan ketarampilan saya. Lihat-lihat punya teman saya, ┬ákarena sanya punya keterampilan, ya saya coba saja” katanya, dikutip dari detikFinance.

Ternyata sandal ukir yang diukirnya diminati oleh banyak orang. Sambil bekerja, Joan pun memanfaatkan waktu luangnya untuk memproduksi sandal jepit ukir.dengan beberapa macam karakter.

Modal awal usahanya kala itu hanya sekitar Rp100.000 untuk membeli 5 pasang sandal jepit dan pisau cutter. Sandal jepit yang tadinya dibeli seharga Rp10.000/pasang, setelah diukir olehnya harganya berubah menjadi berkisar dari Rp20.000 hingga Rp170.000/pasang.

Tingkatan harga sandal jepit yang diukir olehnya diukur menyesuaikan tingkat kesulitan yang diminta. Berbagai model ukiran dibuatnya mulai dari nama, logo, hingga wajah karakter superhero hingga wajah orang. dan tulisan kaligrafi untuk dipajang.

Media sandal jepit dipilihnya karna dianggap salah satu media yang unik dan dapat diperoleh dengan mudah. Selama hampir tiga tahun usaha yang digelutinya berjalan lancar. Joan memanfaatkan internet sebagai media pemasaran produknya yang dilabeli dengan nama Panji SM’art. Dia menjual di forum komunitas tertentu di Facebook maupun Instagram untuk menggaet pasar khusus yang meningkatkan harga jual dari produknya.

Hal tersebut dilakukannya lantaran terbatasnya akses pemasaran di lingkungan dia berada. Penjualan melalui internet pun menjadi media terbaik untuk mengenalkan produknya ke masyarakat.

“Kalau di kota kan lebih gampang, banyak tempat-tempat yang ramai buat jualan. Misalanya ada acara jogging, bisa bikin stand. Kalau di kampung kan, apalagi kantor saya kan agak pegunungan, agak sulit. Jadi kita mainnya online saja. Pasarin di komunitas grup-grup di Facebook, ada Instagram juga.” Ungkapnya.

Namun keterbatasan tenaga kerja membuat Joan enggan mengembangkan kapasitas produksinya lantaran semua dilakukan sendiri. Sulitnya menemukan orang dengan kemampuan mengukir yang sama dengannya membuat ia engga memperluas usahanya ke toko-toko dagang online lainnya.

Bagi Anda yang tertarik untuk membeli, informasi lebih lengkap bisa diperoleh lewat channel berikut:

Instagram: @smartpanji

Facebook: Panji SM’art

[zombify_post]

Previous article4 Kegiatan Pagi yang Disarankan Ahli Agar Pikiran Tenang Sepanjang Hari
Next articleKeutamaan Bulan Muharram dan Amalan-Amalan yang Dianjurkan