Buat Para Traveler, Ini 13 Aturan Baru Mendaki Gunung Semeru

Nah buat para traveler yang sedang merencanakan ingin mendaki Gunung Semeru dalam waktu dekat, maka gerbang pendakian Gunung Semeru dikabarkan sudah mulai kembali dibuka pada 1 Oktober 2020.

Tapi sebelum memutuskan naik mendaki Gunung Semeru dan bertualang di sana selama masa pandemi virus Corona seperti sekarang, maka para traveler wajib tahu dulu ke-13 aturan baru yang musti ditaati.

Dalam pembukaan gerbang pendakian Gunung Semeru kali ini, para pendaki juga hanya diberi waktu jelajah selama dua hari satu malam. Jadi, para traveler harus benar-benar bisa memanfaatkan waktu sebaik mungkin dan sudah menentukan target yang jelas sebelum naik mendaki.

Di samping itu juga, ada 13 aturan baru yang diterapkan di kawasan gunung Semeru dan sekitarnya termasuk di Taman Nasional Bromo Tengger Semeru. Penasaran apa saja ke-13 aturan baru itu, simak selengkapnya dibawah ini.

Berikut daftar 13 aturan Gunung Semeru setelah setahun ditutup untuk pendakian.

  1. Tidak ada tiket on the spot. Pembelian tiket hanya boleh dilakukan secara online di bookingsemeru.bromotenggersemeru.org.
  2. Batas lama pendakian hanya dibolehkan dua hari satu malam saja
  3. Batas akhir pendakian yang berasal dari Kalimati, sesuai rekomendasi PVMBG Pos Gunung Sawur Lumajang.
  4. Mendirikan tenda hanya di lokasi Ranu Kumbolo dan Kalimati. Maksimal 50% dari kapasitas dengan jarak per tenda sejauh 2 meter
  5. Kuota pendakian maksimal 20% dari kuota normal atau 120 pengunjung per hari.
  6. Surat keterangan sehat asli dari dokter, bertanda tangan dan berstempel basah yang berlaku paling lama 3 hari sebelum hari H pendakian
  7. Usia pendaki Gunung Semeru yang diperkenankan lebih dari 10 tahun dan kurang dari 60 tahun.
  8. Wajib cek suhu tubuh. Jika suhu di atas 37.30 derajat sebanyak dua kali dengan jarak lima menit tidak akan diizinkan naik
  9. Menggunakan masker dan membawa cadangan minimal 4 buah
  10. Membawa Hand Sanitizer.
  11. Menggunakan peralatan pribadi untuk berbagai keperluan, seperti peralatan makan, minum, ibadah, dan lain-lain
  12. Menjaga jarak dengan pendaki lain, tidak berkerumun, dan selalu menjaga ketertiban
  13. Menjaga etika batuk dan bersin dengan menutup menggunakan tisu, masker atau dengan siku serta tidak meludah sembarangan.

Oke, buat para traveler semua, itulah hal-hal utama dan wajib buat para traveler pahami dan persiapkan untuk melakoni pendakian ke Gunung Semeru pada tahap pertama menuju adaptasi kebiasaan baru ya,” ucap TNBTS dalam unggahan terbaru di Instagram resminya, Senin (28/9/2020).

Gunung Semeru sendiri sudah ditutup nyaris selama setahun diakibatkan pandemi virus Corona yang masih mewabah di Indonesia. Nah berhubung jalur pendakian Gunung Semeru sudah kembali dibuka, ke-13 syarat diatas jangan sampai kamu lupa dan tidak patuhi.

Sejatinya, jalur pendakian Gunung Semeru sudah ditutup total pada 19 September 2019. Kala itu, pemerintah setempat memutuskan untuk melakukan penutupan guna memulihkan ekosistem di jalur pendakian.