Buat Pekerjaan yang Dijalani Menjadi Bagian dari Passion ​

104

Passion merupakan minat atau ketertarikan seseorang dalam melakukan sesuatu. Biasanya hal ini erat kaitannya dengan hobi yang merupakan aktivitas penghilang stres. Mungkin kamu sering mendengar perkataan orang lain bahwa lebih baik memilih pekerjaan sesuai dengan minat yang dimiliki. Misalnya jika kamu suka menggambar, maka kamu sebaiknya mengejar profesi di bidang yang sejalan seperti desainer interior, desainer grafis, atau pembuat animasi. Anggapan ini didukung dengan istilah “hobi yang dibayar”. Jika kamu setuju dengan pendapat ini dan tidak merasa keberatan sama sekali, maka selamat! Itu artinya kamu telah menemukan jalan dan tempat yang tepat. Tapi jika kamu masih menerka-nerka, maka pembahasan berikut ini akan membantumu memikirkannya lebih matang lagi.

Baru membayangkan bahwa kamu akan dibayar dengan melakukan hal-hal yang disukai pun sudah sangat menarik, kan? Tapi jangan senang dulu dengan ekspektasi-ekspektasi tinggi yang sudah memenuhi benakmu. Pasalnya, dalam melakukan pekerjaan maka kamu akan memiliki tekanan tersendiri dibandingkan dengan hanya melakukannya sebagai hobi. Misalnya jika kamu senang menulis, maka saat melakukannya sebagai objek passion, otomatis kamu pun tentu akan merasa senang karena sedang melepas penat setelah melakukan aktivitas harian yang melelahkan. Namun bagaimana jadinya jika kamu jenuh pada pekerja yang merupakan hobi yang paling disukai? Ke mana kamu akan melepas stres yang sedang membebani hati dan pikiran?

Tetap Menjadi  Produktif Dalam Suatu Pekerjaan

Kita tahu bahwa di dunia pekerjaan itu tidak ada yang mudah. Selalu ada saat di mana seseorang akan merasa jenuh dan tertekan. Hal ini dikarenakan dunia pekerjaan erat kaitannya dengan dunia bisnis yang bermain untung-rugi. Kamu dibayar untuk memberikan kontribusi terhadap keuntungan pendapatan perusahaan sehingga atasanmu pun tidak mau rugi dalam mengeluarkan uangnya untuk menggaji. Begitu juga jika kamu bukan karyawan melainkan pemilik suatu usaha itu sendiri. Dalam menjalani profesi, kamu dituntut untuk produktif memberikan keuntungan bahkan untuk dirimu sendiri. Contoh lain, misalnya kamu suka berkebun lalu memutuskan untuk berbisnis, kamu harus mulai berpikir bagaimana untuk menghasilkan produksi yang lebih banyak, ke mana saja harus memasarkan, serta bagaimana mengatasi berbagai persoalan lainnya yang mungkin muncul di kemudian hari.

Intinya, jika kamu memutuskan untuk mengejar karier sesuai passion, maka kamu juga harus memastikan bahwa kamu akan mampu bertahan dengan segala situasi dan kondisi. Bukan hanya karena pengaruh orang lain dan lingkungan, bahkan kamu harus menghadapi dirimu sendiri. Berbagai persoalan yang muncul dan terasa berat lama-kelamaan akan membuatmu mulai bertanya-tanya “apa memilih bekerja dengan profesi tersebut adalah benar?”.

Keterkaitan Antara Passion dan Pekerjaan

Mari kita kesampingkan anggapan bahwa profesi itu seharusnya sejalan dengan passion. Lalu bagaimana jika kamu sudah terlanjur bekerja di bidang yang sama sekali tak ada kaitannya dengan apa yang kamu sukai? Jangan khawatir. Jika hobi bisa jadi profesi, maka profesi pun bisa menjadi hobi. Tentunya dengan tekad dan usaha yang sungguh-sungguh di mana kita mau untuk belajar mencintai apa yang kita lakukan. Ingatlah bahwa kekuatanmu ada pada dirimu sendiri sehingga kamu harus mulai bisa mengontrol pola pikir.

Memiliki pekerjaan yang tidak sesuai dengan passion memang terasa berat, tapi percayalah bahwa profesi apapun yang kamu jalani, jika tidak dilakukan dengan ikhlas akan selalu terasa sulit, bahkan jika pekerjaan itu sesuai dengan apa yang kamu ingin dan sukai sekalipun. Hal terpenting yang harus kamu lakukan adalah bersyukur. Jadi, bagi kamu yang sedang berada di posisi ini, tak usah berkecil hati. Setiap kali kamu merasa lelah dan terbebani, maka luangkanlah sedikit waktu untuk beristirahat dengan melakukan hal-hal yang kamu sukai, setelah itu bekerjalah kembali dengan suasana hati yang lebih baik.

[zombify_post]

Previous article5 Film yang Bercerita tentang Film
Next articleKenali Jenis Alas Kaki Agar Tak Salah Sebut Lagi