Cara Aman mengatasi Depresi Tanpa Obat-Obatan

Masalah depresi dalam beberapa tahun ini semakin banyak mendapatkan perhatian publik. Tidak sedikit pula orang yang sampai memutuskan untuk mengakhiri hidup karena depresi yang berkepanjangan. Secara global, diperkirakan sekitar 350 juta orang yang berjuang melawan depresi, dengan banyak orang lainnya yang masih belum terdiagnosis.

Demi membantu para pasiennya, para ahli sering memberikan resep antidepresan untuk memperbaiki keseimbangan kimia pada fungsi otak para pasien depresi. Walaupun begitu, banyak orang yang depresi memilih untuk menjalani perawatan secara alami. Namun, sebenarnya penelitian yang dilakukan mengungkapkan bahwa antidepresan dan obat-obar lain yang diresepkan tidak terlalu efektif

Mengonsumsi pil memang mungkin terdengar lebih mudah, namun ada sejumlah cara alternatif yang juga dapat membantu meredakan gejala depresi, yaitu di antaranya:

Makanan sebagai “obat”

Walaupun setiap orang memiliki keunikan tersendiri secara biokimia, ada sebuah pilihan penyembuhan universal bagi siapa pun yang mengalami depresi. Apa yang kita makan, kita bisa mentransformasikan diri kita. Apa yang kita makan juga dapat merawat kita. Maka dari itu, luangkanlah waktu untuk secara sadar mengapresiasi nutrisi dari makanan yang kita konsumsi dan aksi-aksi yang dilakukan untuk membaut dirimu menjadi lebih baik.

Aktif bergerak

Usahakan untuk selalu aktif bergerak secara fisik setiap hari. Olahraga adalah salah satu cara alami yang efektif untuk mengatasi depresi. Olahraga akan mengulasi zat kimia pada otak dan meningkatkan neurotransmitter, termasuk serotonin, norepinerifin dan endorfin secara alami.

Meluangkan waktu terapi

Cobalah mencari tahu apa yang membuatmu depresi. Setiap emosimu pasti memiliki cerita dan mereka akan berbicara padamu. Cobalah untuk mendengarkannya dan carilah bantuan jika kam memerlukannya.

Menghadap cahaya

Jika memungkinkan, cobalah untuk meluangkan waktu setidaknya 20 menit untuk membiarkan tubuh terpapar sinar matahari. Vitamin D penting untuk mengontrol gejala-gejala depresi. Jika tidak memungkinkan, kamu dapat mencoba kotak terapi cahaya yang menirukan cahaya alami.

Tidur nyenyak

Terdapat hubungan yang kuat antara insomnia dengan depresi. Sebuah studi terbaru menemukan, kita juga dapat mengatasi depresi dengan meningkatkan kualitas dan kuantitas tidur. Banyak teknik spesifik yang dapat mendukungnya.

Meditasi

Sejumlah studi terbaru menunjukkan bahwa adanya hubungan yang asimetris antara lobus frontal kanan dan kiri pada otak sebagai penanda untuk individu yang memiliki kecenderungan mengalami depresi. Asimetris tersebut disebabkan oleh stress. Dengan mediasi terbukti efektif mengatasi stress dan secara fungsi mampu menciptakan simetri antar-lobus. Jika dilakukan secara rutin meditasi dapat merestrukturisasi otak. Cara ini akan jauh lebih efektif dari obat-obatan.

Mempelajari teknik relaksasi

Relaksasi mungkin cara yang paling efektif sebagai pendekatan pelengkap. Ini akan membantu mengontrol stress dan mengatur kecemasan melalui teknik pernafasan dalam, aroma terapi, visualisasi, dan pencatatan jurnal.

EFT

Emotional Freedom Technique (EFT) merupakan sebuah metode unik menggunakan kebijaksanaan kuno titik akupuntur yang dikombinasikan dengan psikologi modern. Dalam prosedur ini kita hanya perlu mengetuk titik-titik tertentu sesuai dengan penempatan akupuntur sambil memikirkan masalah yang dialami dan menyuarakan afirmasi positif.

Akupuntur

Akupuntur mungkin sama efektifnya dengan antidepresan dalam mengatasi depresi, khususnya ketika depresi didasari oleh kecemasan. Dalam pengobatan Cina, akupuntur menempatkan jarum-jarum kecil untuk mengatur keseimbangan dalam tubuh. Hal yang positif sudah terbukti dari waktu ke waktu ketika dilengkapi dengan praktik pelengkap, seperti olahraga dan perubahan pola makan.

Bersyukur

Setelah mencoba deretan alternatif di atas, luangkanlah sedikit ruang untuk berbahagia dan bersyukur, bahkan ketika kamu mungkin tidak merasakannya. Ketika kamu sudah mulai bia melakukannya, kamu akan lebih mudah menemukan cara untuk bersyukur. Mulailah dengan menyebut tiga hal sederhana yang kamu dapatkan setiap harinya. Ketahuilah bahwa ada orang-orang yang peduli dan ingin membantumu memulihkanmu.