Depresi Berujung Bunuh Diri

Setiap orang pastinya memiliki masalah. Tak peduli orang itu kaya atau miskin, pejabat atau rakyat, sehat atau sakit, pelajar atau pekerja, maupun orang yang sudah menikah atau orang yang belum menikah. Dampaknya pun tergantung pada seberapa besar masalah dan kondisi orang tersebut saat menghadapinya. Pasalnya, kepribadian seseorang juga memiliki pengaruh yang sangat besar dalam hal ini. Ada orang yang meski ditimpa musibah bertubi-tubi masih bisa tersenyum dan tertawa pada orang-orang sekitarnya dengan tulus. Ada juga yang merasa terbebani hanya dengan satu dan dua masalah berkepanjangan yang membuatnya depresi karena harus bersikap profesional di mata orang lain. Hal inilah yang sering terjadi di sekitar kita, tak terkecuali di lingkungan selebriti, yang akhirnya memilih jalan untuk bunuh diri.

Selebriti yang Bunuh Diri Karena Depresi

Tahun lalu, berita bunuh diri yang paling menggemparkan berasal dari Korea Selatan yaitu Sulli. Wanita bernama asli Choi Jin Rin ini ditemukan tewas di apartemennya dengan dugaan tindakan bunuh diri karena selama ini ia selalu menjadi target perundungan oleh warga net. Berita ini benar-benar membuat banyak orang menilai bahwa pemerintah Korea Selatan selama ini mengabaikan kondisi psikologis masyarakatnya, terutama para idol, dan lalai dalam mencegah serta menekan jumlah kasus bunuh diri di sana yang terbilang tinggi.

Sebelum Sulli, ada juga Kim Jong Hyun dari grup musik Shinee yang juga memutuskan untuk mengakhiri hidupnya. Dan setelah Sulli, Goo Hara pun menyusul kepergian sahabatnya itu yang tentunya meninggalkan perasaan duka yang cukup dalam di hati para penggemarnya. Hara juga merupakan salah satu mantan member grup musik KARA yang pernah meraih masa keemasannya di tahun yang bersamaan dengan SNSD. Baik sebelum dan sesudah kasus bunuh diri ketiga selebriti ini, masih banyak deretan selebriti lain yang juga mengambil tindakan sama karena depresi.

Hindari Depresi yang Bisa Picu Keinginan Bunuh Diri

Depresi merupakan salah satu jenis penyakit mental di mana seseorang merasa sangat putus asa dan tertekan dalam menghadapi masalah yang ada. Faktor utama hal ini yaitu tidak adanya orang lain di sekitar mereka yang benar-benar bisa berempati atau bahkan hanya sekadar mendengar keluh kesah. Akhirnya mereka hanya bisa memendam cerita dan emosi sendiri. Jika dibiarkan, lama-kelamaan pikiran dan perasaannya pun akan semakin ‘keruh’ dengan hanya fokus pada masalah tanpa bisa berpikir jernih untuk berusaha menemukan solusi. Sehingga pada akhirnya mengakhiri hidup menjadi jalan terakhir.

Bahkan hingga saat ini, masih banyak orang yang menganggap bahwa bunuh diri adalah jalan terbaik untuk lari dari kenyataan yang terasa berat. Padahal tindakan ini hanya akan merugikan diri mereka sendiri. Selain membuat orang-orang terdekat merasa bersalah dan kehilangan, jika seseorang mengakhiri hidup karena dirundung, maka tak akan ada yang berubah. Mereka yang merundung bahkan tidak akan merasa bersalah sedikit pun di saat orang yang telah tiada karena sering mereka hina harus bertanggung jawab kepada Sang Pencipta atas pilihannya untuk menyia-nyiakan kehidupan.

Untuk mencegah diri dari perasaan depresi, maka kamu harus belajar untuk percaya diri. Jangan mudah memasukan caci maki maupun hinaan orang lain ke dalam hati. Percayalah bahwa di dunia ini kamu adalah salah satu orang yang beruntung dengan apa yang kamu miliki saat ini. Di luar sana, masih banyak orang yang sedang menderita penyakit parah sehingga setiap harinya memohon untuk bisa hidup lebih lama. Setiap manusia pasti memiliki orang yang menyukai dan tidak menyukai mereka, bahkan sebaik apapun mereka bersikap.

Dan saat memiliki masalah yang terasa sulit untuk dihadapi, cobalah untuk menceritakannya pada orang-orang terdekatmu. Bukan masalah bisa atau tidak bisanya mereka menolongmu dengan solusi efektif, tapi dengan kamu menceritakan masalahmu, maka hal itu akan membuat hatimu lebih tenang. Seakan beban berat yang kamu pikul selama ini bisa sedikit berkurang. Terakhir, kamu harus bisa lebih memperkuat iman terhadap Tuhan Yang Maha Kuasa ya! Hanya dengan cara itulah kamu tidak akan pernah merasa kesepian karena kamu tahu bahwa Tuhan selalu ada di manapun dan kapanpun kamu berada.