Dimasukkan Di Sel Pria, Ragam Bahaya Ini Mengintai Millen Cyrus

Millen Cyrus atau yang juga akrab disapa Millendaru baru saja ditetapkan sebagai tersangka penyalahgunaan narkoba.

Berdasarkan hasil dari tes urine yang dilakukan pihak kepolisian, Millen Cyrus dinyatakan positif menggunakan barang haram jenis ganja. Millen pun mau tak mau harus mendekam di sel pria yang berlokasi di Polres Pelabuhan Tanjung Priok.

“Ya Millen akan ditempatkan di sel sesuai dengan jenis kelamin yang tertera di KTP-nya, ya. Ya sementara di KTP-nya beliau, laki-laki,” ungkap Ahrie Sonta, Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP, Senin (23/11/2020).

Sayangnya, keputusan dari pihak Polres Pelabuhan Tanjung Priok ini menuai banyak kecaman, termasuk salah satunya dari Institute for Criminal Justice Reform (ICJR). Menurut ICJR, Millen Cyrus yang telah menjadi seorang transgender sejatinya sangat tidak layak diperlakukan demikian, yakni dijebloskan ke sel pria.

“ICJR mengkritik keras aparat penegak hukum yang tidak memperhatikan kebutuhan khusus dan risiko keamanan terhadap M yang memiliki ekspresi gender perempuan,” tegas Peneliti ICJR, Maidina Rahmawati dalam keterangannya, Senin (23/11).

Menurutnya, saat Millen Cyrus berada di dalam sel pria bisa berpotensi menciptakan pelecehan terhadap dirinya, hingga kekerasan dan pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM).

“Menahan M di tempat laki-laki jelas memberikan risiko keamanan pada M, risiko terjadinya stigma, pelecehan hingga kekerasan, potensi pelanggaran Hak Asasi Manusia yang sangat sulit terhindarkan,” terangnya.

Lebih lanjut, Maidina berpendapat bahwa Millen Cyrus yang mengonsumsi barang haram untuk pribadi tidak seharusnya dilakukan intervensi untuk penahanan maupun kurungan penjara.

“Dalam kerangka hukum pun M seharusnya tidak serta merta ditahan karena adanya risiko penularan Covid-19. Penahanan harus dilakukan limitatif, penggunaan narkotika untuk konsumsi pribadi harus selalu dijauhkan dari penahanan dan pemenjaraan,” tukasnya.

Muka Ganda Millendaru

Sebelum ditangkap pihak kepolisian karena penyalahgunaan narkotika, lisan Millendaru menggulirkan sebuah paradoks. Pasalnya, ketika ditangkap polisi karena narkoba jenis sabu di kamar hotel yang berlokasi di kawasan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Minggu (22/11), Millen mengaku sudah lebih dari dua kali menggunakan narkoba.

“Menurut pengakuan sudah tiga sampai empat kali menggunakan sabu. Di hotel, di Bali, dan di acara-acara tersangka,” tutur AKBP Ahrie Sonta di Polres Tanjung Priok, Jakarta Utara, Senin (23/11).

Pengakuan keponakan Ashanty ini jelas menjadi sebuah ironi karena sebelum diciduk, Millen Cyrus sempat curahkan isi hatinya pada Denny Sumargo dengan mengklaim dirinya jalani pola hidup sehat.

“Aku nge-gym, aku di Bali kolaborasi sama temenku dari Rusia, untuk workout tiap hari, tiap pagi ya ‘health life’,” ungkap Millen Cyrus.

Tutur kata Millen Cyrus kepada Densu yang diunggah ke akun Youtube Densu sebelum ditangkap menjungkir balikkan semua pengakuan Millen Cyrus usai diciduk bersama teman prianya berinisial JR. Dalam video tersebut, Millen unjuk diri sebagai pribadi yang sopan dan baik.

Millen Cyrus yang kerap tampil dalam balutan busana feminin lengkap dengan anting di telinga dalam video bersama Densu itu mengaku selalu ingat pesan ibunda untuk menjaga citra keluarga.

“Keluarga itu mensuport, yang penting kamu bisa menjadi orang, tidak merugikan orang lain, tidak menyakiti orang lain dan citra keluarga itu harus dijaga. Itu aja sih yang selalu disampaikan,” ujar Millen dengan tegas pada Densu.

Pengakuan yang diungkap dengan mantap itu lagi-lagi berbanding terbalik usai Millen Cyrus diciduk Polisi lengkap dengan alat bukti berupa 0,36 gram sabu, alat isap bong serta sebotol minuman keras.

“Saya sangat meminta maaf untuk keluarga saya, mama, adik saya dan keluarga besar saya dan teman-teman saya. Dan terima kasih untuk bapak Kapolres, pak Kasat dan semua tim. Saya salah, saya memakai. Saya nyesal. Saya meminum alkohol dan memakai barang juga, saya salah banget. Pokoknya untuk semuanya jangan ditiru, pokoknya jauhin narkoba. Terima kasih,” tandas Milen Cyrus.

Mengaku salah tapi mau bagaimana lagi, nasi sudah jadi bubur. Proses hukum harus dijalani. Lebih dari itu, citra diri yang sudah dijaga sudah hancur lebur akibat barang haram narkoba.