Diperagakan Para Bocil di Shalat Tarawih, Begini Bahaya Tren Sujud Freestyle

223
Diperagakan Para Bocil Di Shalat Tarawih, Begini Bahaya Tren Sujud Freestyle
Foto: Dok Indozone

Di jaman yang serba edan seperti sekarang ini, hampir setiap hari akan kita temukan berbagai kejadian unik dan nyeleneh di sosial media. Seperti yang baru-baru ini sedang ramai diperbincangkan, yakni tren melakukan Handstand saat sedang sujud dalam Shalat.

Ya, aksi satu ini mendadak viral di sosial media dan menarik banyak perhatian orang karena banyak diikuti bocil alias bocah cilik atau anak-anak.

Ada beberapa warganet yang menilai aksi sujud dengan handstand tersebut diperagakan oleh anak-anak karena melihat di salah satu emote yang ada di sebuah game populer dan kerap dipertontonkan oleh salah satu karakter yang ada di dalamnya ketika melakukan selebrasi kemenangan.

Dikutip dari detikcom, Dr. Bobby Nelwan SpOT (K-Sport) seorang Dokter Ortopedi dari Royal Sport Medicine Centre, aksi sujud dengan cara handstand sudah tentu memiliki risiko sangat tinggi dan bisa saja membuat si para bocil patah tulang. Sebabnya, kondisi tulang anak-anak belum sekuat atau sekokoh orang yang sudah dewasa atau anak muda.

Apa lagi, aksi sujud dengan Handstand secara otomatis turut membuat tulang leher musti mampu menopang keseluruhan berat tubuh. So pasti, menurut Dr. Bobby, bakal ada risiko besar terhadap tulang leher untuk mengalami patahan dan jika itu sampai terjadi bakal membuat si anak dalam kondisi fatal.

“Jelas, ada perbedaan terkait kondisi tulang pada anak-anak dan orang dewasa, termasuk potensi bisa patah atau lepas dari sendi atau biasa disebut dislokasi.” ucap Dr Bobby seperti dilansir dari Detik.com.

“Tulang pada anak-anak masih relatif tipis dan lebih kecil jika dibandingkan tulang pada orang dewasa. Makanya, tulang pada anak-anak lebih rawan untuk mudah patah ketimbang tulang pada orang dewasa,” Dr. Bobby menambahkan.

Lebih lanjut, Dr. Bobby juga mengatakan bahwa aksi sujud dengan Handstand sejatinya hanya boleh dilakukan oleh orang yang sudah terlatih dibawah bimbingan pelatih atau seorang atlet profesional yang sudah pasti telah terbiasa melakukan aksi handstand.

Nah, kalau sampai si anak mengalami patah tulang karena aksi Handstand, disarankan oleh Dr. Bobby untuk secepatnya dibawa ke rumah sakit untuk mendapat pertolongan pertama sekaligus pengobatan yang lebih lanjut.

Masih terkait aksi sujud Handstand yang viral baru-baru ini, seorang ahli Ortopedi dan Bedah Tangan dari RS Fatmawati, yakni Dr Oryza spOT (K), menyebutkan bahwa aksi viral sujud dengan Handstand sangat berisiko memicu terjadinya patah tulang jika anak-anak melakukannya dengan teknik yang tidak benar atau tidak sesuai dengan metode yang disarankan.

“Handstand sebenarnya atau lazimnya merupakan gerakan-gerakan dalam sebuah aksi breakdance. Tentu saja, itu sangat beresiko jika yang melakukan tidak mengerti dan melakukan handstand dengan teknik atau cara yang tidak benar. Bisa saja tulang terkilir, dan kalau sampai terjatuh sangat beresiko bakal memicu terjadinya patah tulang,” tandas Dr. Oryza seperti dilansir dari detik.com.

“Yang perlu diperhatikan adalah posisi tangan terutama pergelangan tangan, penempatan kepala dan leher, dan keseimbangan,” lanjutnya.

Menurutnya, berdasarkan literatur yang ada, kasus patah tulang memang banyak ditemukan pada pergelangan tangan.