Fakta mengenai Lemak Disaat Kita Berolah

93

Di jaman yang serba modern saat ini, kesehatan adalah hal yang wajib kalian perhatikan. Apalagi disaat beberapa waktu yang lalu, pemerintah menganjurkan karantina dirumah karena wabah COVID-19. 

Banyak dari masyarakat yang jadi tersadar akan pentingnya kesehatan di masa Pandemi. Salah satu hal yang cukup terlihat setelah masa karantina selesai adalah penambahan berat badan bagi sebagian orang.

Banyak dari kita yang karena diam di rumah saja, menjadi sedikit lebih berisi dan memiliki timbunan lemak berlebih. Dan mulailah tercetus gerakan olahraga masal setelah masa karantina berhasil. Ada yang bersepeda, lari, dan lain sebagainya.

Namun, taukah kamu kemana perginya lemak yang ada di tubuh kita setelah berolahraga? Apa saja yang mempengaruhi proses pembakaran lemak saat olahraga?

Kali ini, kita akan sama-sama membahas mengenai beberapa fakta mengenai lemak saat dan sehabis berolahraga. 

1. Lemak di tubuh kita memiliki banyak jalan untuk keluar 

Taukah kamu, jika lemak di dalam tubuh kita nyatanya memiliki banyak cara untuk keluar dari tubuh kita? 

Dillansir dari laman British Medical Journal, ada sekitar 84 persen molekul lemak yang dapat keluar lewat pernafasan disaat kita berolahraga. Lemak-lemak ini dapat dikeluarkan dalam bentuk karbon dioksida. 

kemudian, sisanya yang kira-kira sekitar 16 persen dapat keluar melalui caitan tubuh kita. Seperti lewar keringat, air mata, urine, air liur, dan lain sebagainya.

Jadi, dapat disimpulkan bahwa cara keluar lemak terbanyak adalah melalui pernafasan manusia, dan lebih sedikit yang keluar lewat cairan tubuh. Maka dari itu anggapan bahwa banyak keringat berarti sudah banyak lemak yang terbakar tidak menjamin.

Faktanya, lemak adalah senyawa kimia yang terbentuk dari campuran atom karbon, hidrogen, dan oksigen. Dan setelah melalui berbagai proses penguraian secara kimiawi dalam tubuh manusia, sebagian besar lemak akan terbuang melalui atom-atom ini.

2. Olahraga yang memacu pernafasan merupakan olahraga paling efektif untuk membakar lemak

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, sebagian besar lemak keluar dari tubuh manusia melalui jalur pernafasan. Maka dari itu, olahraga intens yang dapat memacu sistem pernafasan dapat membakar kalori dan lemak lebih banyak.

Hal ini juga dibenarkan dalam jurnal-jurnal ilmiah yang membahas mengenai proses pembakaran lemak disaat berolahraga.

3. Jenis olahraga kardio adalah jenis yang paling tepat untuk membakar lemak

Banyak yang mungkin sudah mengetahui hal ini. Bahwa jenis olahraga yang paling tepat dalam membakar lemak di tubuh adalah jenis olahraga kardio atau yang sering disebut juga aerobik. Namun, banyak yang belum tau alasan dibalik penjelasan ini.

Hal ini disebabkan oleh olahraga kardio atau aerobik merupakan jenis olahraga yang dapat melatih dan meningkatkan denyut jantung. Karena disaat jantung terpacu lebih dari biasanya, otomatis sistem pernafasan akan mengimbangi.

Inilah yang menyebabkan kita akan lebih capek disaat berlari sprint selama 15 menit jika dibandingkan dengan olahraga di gym selama1 jam. 

Hal ini juga mengakibatkan pembakaran lemak menjadi lebih efektif disaat kardio dan nafas menjadi lebih cepat dan berat. 

4. Tipe olahraga kardio yang tepat

Banyak yang masih mendefinisikan olahraga kardio sebagai lari. Namun, hal ini tidak sepenuhnya benar. Karena dengan berjalan kaki pun sebenarnya kita juga sedang melakukan latihan kardio.

Setiap kegiatan yang dapat memacu denyut jantung lebih cepat dan melatih pernafasan dengan intens dapat disebutkan sebagai latihan kardio.

Contoh olahraga yang dapat kamu pilih untuk berlatih kardio adala jalan kaki selama 30 menit, bersepeda, berenang, senam aerobik, dan lain sebagainya.

5. Konsisten Adalah Kunci Utama!

Dan fakta terakhir yang sangat mempengaruhi proses pembakaran lemak adalah konsistensi dalam menjalankan latihan ataupun olahraga. Cukup 2 sampai 3 kali setiap minggunya, sudah cukup.

Selain konsisten dalam berolahraga, kamu juga harus konsisten dalam menjaga pola makan. Hal ini merupakan hal yang paling sering dilupakan oleh orang yang ingin membakar lemak.

Percuma jika kamu olahraga setiap hari selama 30 menit, namun tetap makan makanan yang tinggi kalori. Intinya, untuk memangkas lemak jumlah kalori yang masuk harus lebih sedikit dibandingkan kalori yang keluar.

[zombify_post]

Previous article5 Ciri Khas Pengaturan Keuangan Kamu Sudah Sehat, Wajib Baca!
Next articleAwas! 7 Destinasi Wisata di Jogja Ini Sering Tak Sesuai dengan Ekspektasi