Gak Mau Stres Berat soal Keuangan? Untuk Bumil Wajib Lakukan Ini

Gak Mau Stres Berat soal Keuangan? Untuk Bumil Wajib Lakukan Ini – 

Ibu hamil atau bumil harus jauh-jauh dari yang namanya stres. Banyak pikiran saja tidak boleh, apalagi sampai stres. Kasihan dengan janin yang ada di dalam kandungannya.

Nah jadi bumil perlu melakukan beberapa hal untuk mencegah stres, terutama dalam hal mengatur keuangan. Nah berikut ini akan kami berikan solusi untuk mengatasi hal tersebut. Yuk simak ulasannya.

1. Rinci daftar pengeluaran dan pemasukan

Bumil dan juga pasangan sekarang bukan hanya memikirkan kebutuhan dua kepala saja. Selain itu juga harus mulai mempersiapkan kebutuhan sang anak sejak dalam kandungan seperti biaya melahirkan, USG, beli vitamin, konsultasi ke dokter kandungan atau bidan, baju untuk bumil, perlengkapan untuk bayi baru lahir, syukuran 4 bulan atau 7 bulan, maupun akikah anak, dan masih banyak lagi.

Semua itu memerlukan uang yang tidak sedikit. Jadi, sebaiknya sudah dipersiapkan sejak dini. Mulai dengan membuat daftar pengeluaran dan pemasukan setiap bulannya. Buat secara rinci kebutuhan apa saja yang harus dipenuhi dan tidak bisa ditunda, selain kebutuhan pokok.

Jangan masukkan pengeluaran yang sifatnya tidak mendesak. Dengan ini, bumil bisa berhemat jauh lebih banyak dan bisa digunakan untuk persalinan nanti. Jangan lupa, untuk menyisihkan uang untuk masa depan anak, seperti mulai menabung untuk biaya pendidikannya.

2. Manfaatkan perlengkapan bayi yang masih bagus

Memiliki bayi, tidak harus beli perlengkapan baru baik  itu anak pertama bumil dan pasangan. Bila  saudara, kerabat, ataupun tetangga bumil memberikan perlengkapan bayi yang masih bisa dipakai, maka terima saja itu. Lumayan kan bisa menghemat. Bumil bisa membeli keperluan yang belum ada dan memang betul-betul sangat  dibutuhkan.

3. Hindari utang

Hindari utang, terutama jika untuk memenuhi keinginan bumil atau pasangan. Jika sudah terlanjur memiliki utang yang harus dicicil setiap bulan, jangan mengajukan pinjaman lagi atau menggali utang baru agar pendapatan Anda nantinya tidak habis untuk membayar angsuran.

4. Mulai investasi

Selain harus punya tabungan, pikirkan juga untuk investasi masa depan. Bumil bisa berinvestasi emas, obligasi ritel Indonesia (ORI), sukuk negara, dan reksadana.

Tidak punya modal besar untuk investasi? Mulai saja dari nominal kecil, misalnya Rp 100 ribu. Namun dalam jangka panjang. Dengan begitu, return yang akan didapatkan nanti bisa lebih tinggi.

5. Gunakan BPJS Kesehatan atau asuransi yang diberikan kantor

Agar biaya hamil dan melahirkan tidak terlalu besar, bahkan gratis, bumil yang berstatus karyawan bisa memanfaatkan BPJS Kesehatan atau asuransi kesehatan yang diberikan kantor.

Bumil bisa memeriksakan kehamilannya di Puskesmas menggunakan BPJS Kesehatan, sehingga terdaftar di faskes I. Bisa juga dikombinasikan dengan asuransi kesehatan sesuai plafon dari kantor. Misalnya total biaya melahirkan caesar sebasar Rp 12 juta. Untuk plafon yang ditanggung hanya Rp 10 juta, berarti Anda tinggal membayar sisanya yaitu Rp 2 juta.

6. Bumil Harus Selalu Bahagia

Bumil harus selalu merasa bahagia. Buang semua hal yang menjadi beban pikiran dan bisa meningkatkan hormon stres demi menjaga kesehatan janin. Ciptakan  rasa bahagia Anda sendiri. Ibu hamil yang bahagia, bayinya pun akan tumbuh sehat dan ikut bahagia di dalam rahim. Pasangan pun harus selalu memberi dukungan dan menciptakan suasana senang supaya sang istri terhindar dari stres, perasaan khawatir, dan cemas.