Game Horror Indonesia yang Bikin Gak Mau Tidur Sendirian

Industri game di Indonesia memanglah belum semaju dan semegah Amerika dan Jepang, namun kualitasnya tidak bisa dipandang sebelah mata. Terlebih lagi jika berbicara tentang game horor Indonesia, kengeriannya bakal diingat para pemain sampai waktu yang lama. Salah satu game horor Indonesia yang sangat dikenal oleh gamer di dunia adalah DreadOut. Bagi para gamer pasti tahu bagaimana menakutkannya game horror yang satu ini. Selain itu ada beberapa lagi game horror Indonesia yang sungguh menyeramkan. Berikut ini daftar game horror Indonesia yang menyeramkan:

1. DreadOutt

Game horror Indonesia yang menyeramkan yang pertama adalah DreadOut. Game ini bisa dibilang menjadi salah satu pelopor kemajuan dunia game Indonesia. Para gamer akan merasakan karakter Linda yang sedang liburan bersama teman-temannya. Ditengah perjalanan, Linda terbangun di dalam sebuah gubuk yang sangat menyeramkan. Para pemain harus dapat keluar dari tempat tersebut sebelum dimangsa oleh hantu-hatu penghuni gubuk tersebut. Linda akan dibekali dengan kemampuan untuk melawan hantu-hatu dengan smartphone miliknya.

2. Jurig Escape

Game horror Indonesia yang menyeramkan kedua adalah game dengan judul Jurig Escape. Game ini telah hadir jauh sebelum Dreadout, yaitu sekitar tahun 2009. Sama seperti DreadOut, di game ini para gamer akan bermain sebagai seorang pelajar SMA yang tiba-tiba terbangun di sekolah. Tugas gamer adalah bertahan hidup dari serangan pocong dan teman-temannya. Selain itu, para gamer juga harus berusaha mencari jalan keluar agar bisa bebas dari sekolah tersebut. Game ini akan menyuguhkan suasana seram yang bisa menggetarkan bulu kudukmu.

3. DreadOut: Keepers Of The Dark

Game horror Indonesia yang menyeramkan yang ketiga adalah game dengan judul DreadOut:Keepers of The Dark. Game ini merupakan game yang terpisah dari DreadOut. Meskipun begitu, game ini masih menggunakan latar dan dunia yang sama. Tidak seperti game DreadOut yang mengisahkan Linda terjebak dalam sebuah gubuk, Game DreadOut: Keepers of The Dark ini mengisahkan Linda saat ditarik oleh Lady In Red ke dunia cermin. Dalam game ini Linda harus bertahan dan melawan belasan hantu di dunia cermin itu.

4. Ghaib

Game horor Indonesia yang menyeramkan yang keempat adalah Game dengan judul Ghaib. Game ini berlatar belakang di sebuah jalanan gelap gulita yang sangat mencekam. Dalam game ini yang menjadi tokoh utamanya adalah Ikrar dan Alya. Mereka berdua berusaha lari dari kejaran kuntilanak di sekitar mereka. Untuk menghilangkan kuntilanak tersebut, para gamer harus membacakan ayat kursi dan menyorotkan sinar senter ke arah hantu-hantu itu.

5. Jurit Malam

Game horror Indonesia yang menyeramkan yang ke lima adalah game yang berjudul Jurit Malam. Game ini merupakan game karya anak bangsa yang berkolaborasi dengan Lola Zieta, seorang model sekaligus cosplayer terkenal yang memerankan sebagai protagonis dalam game ini. Game  Jurit Malam ini menceritakan tentang seorang anak indigo bernama Rei (yang diperankan Lola Zieta) yang mendengar isak tangis seorang gadis ketika tengah berjalan di depan gedung sekolah tua.

6. DreadOut 2

Game horor Indonesia yang menyeramkan yang keenam adalah game DreadOut 2. Game DreadOut 2 ini masih akan mempertahankan ciri khas gameplay berburu hantu di DreadOut yang pertama, yaitu menggunakan smartphone. Namun, yang berbeda dalam game DreadOut yang kedua kali ini adalah Gamer akan menjelajahi sebuah kota baik saat siang atau malam. Kota ini dihantui oleh sebuah legenda mistis. Jadi tugas para gamer adalah untuk memecahkan teka-teki yang terjadi di balik legenda tersebut.

7. Pamali

Game horor Indonesia yang selanjutnya adalah game Pamali: Indonesian Folklore Horror. Game ini  menceritakan kisah-kisah folklore horor atau legenda-legenda hantu yang terjadi di Indonesia. Game ini memiliki 4 DLC, yaitu Pocong, Kuntilanak, Tuyul, dan Leak.

8. Pulang: Insanity

Game Horor Indonesia yang terakhir adalah Pulang: Insanity. Game ini mengisahkan Muhammad Rudiansyah yang merupakan orang miskin yang dililit banyak hutang. Karena keadaan ekonominya itu, ia lebih memilih jalan singkat untuk keluar dari masalahnya. Hingga akhirnya seorang teman mengajaknya untuk melakukan ritual pesugihan yang membutuhkan tumbal manusia sebagai gantinya.