Hal Ajaib ini Terjadi pada Tubuh dan Otak Ketika Jatuh Cinta!

Cinta merupakan suatu hal yang luar biasa. Tidak ada yang menyangkal, perasaan itu membuat hidup berubah. Beberapa orang bahkan bisa menghabiskan hidupnya demi mencari cinta sejati lagi dan lagi karena mereka ingin mengalami perasaan tersebut berkali-kali. Namun, perasaan cinta tidak lepas dari reaksi kimia yang terjadi di otak dari pada di hati.

Berikut ini merupakan beberapa hal ajaib yang terjadi pada tubuh dan otak ketika jatuh cinta, yaitu:

Tingkat adrenalin meningkat secara signifikan

Ketika kamu jatuh cinta, akan ada perasaan cemas dan jantung berdetak kencang dan kadang tidak terkendali ketika bersama dengan orang yang kamu sukai. Semua hal tersebut terjadi karena adrenalin. Zat ini merupakan kimia yang sama dengan yang dihasilkan ketika kamu melakukan olahraga ekstrim. Meskipun begitu, perasaan jatuh cinta tentu saja lebih bauk dari pada jatuh dari motor dengan kecepatan tinggi. Walaupun adrenalin naik, tubuh kita tidak akan mengembangkan masalah serius. Namun kamu harus memperhatikan perilakumu.

Lebih mampu mengatasi stress

Ketika kamu jatuh cinta, tubuhmu akan melepaskan hormon kortisol. Hormon ini akan meningkatkan respons mu terhadap stress yang telah kamu alami. Gejala yang paling mudah terlihat adalah kamu akan lebih mudah tersenyum ketika sebelumnya merasa marah dan ingin menangis.

Merasa lebih seksi dan lebih bergairah

Ketika jatuh cinta kamu akan merasa lebih seksi dan lebih bergairah. Hal ini disebabkan oleh dopamin yang meningkat ketika jatuh cinta. Ini akan membantu mu merasa lebih percaya diri tentang fisik. Sehingga, ketika merupakan waktu yang tepat untuk membuat beberapa perubahan pada penampilan. Yang pasti, apabila kamu terlalu berfokus pada sensualitas dalam sebuah hubungan, tentu saja itu tidak akan bertahan lama.

Hilangnya Rasa takut dan cemas

Hal yang akan terjadi ketika jatuh cinta yang keempat adalah akan hilangnya rasa takut dan cemas. Hal tersebut diakibatkan oleh efek samping adrenalin. Hal ini mengakibatkan kamu akan berani melakukan hal-hal yang sebelumnya tidak pernah terpikirkan. Ini merupakan hal yang tepat yang bisa kamu lakukan untuk menciptakan momen istimewa dan membuat pasangan menjadi nyaman. Namun, tetaplah memperhitungkan dengan matang sesuai dengan rencana.

Rasa takut sesungguhnya berguna untuk membantu mu mendeteksi situasi yang berpotensi berisiko. Hal inilah yang sebenarnya berguna dalam sebuah hubungan.

Merasa cemas jika berjauhan

Ketika kamu jatuh cinta, kamu akan merasa cemas ketika berada jauh dari dirinya. Ini merupakan suatu bentuk kecanduan dengan pasangan. Normal saja, ketika ada perasaan tidak nyaman dan tidak aman di saat dirinya todak ada di sampingmu. Bahkan hal ini terkadang bisa membuat kamu tidak tidur dan menyebabkan kecemburuan.

Lebih bahagia

Jatuh cinta itu dapat melepaskan dopamine, yaitu sebuah neurotransmitter yang mengontrol pusat penghargaan dan kebahagiaan di otak, sehingga menyebabkan seseorang merasa bahagia. Sebuah penelitian memindai 2.500 gambar otak dari 17 orang yang mengaku sedang jatuh cinta. Hasilnya, saat peserta melihat foto  seseorang yang dicintai maka akan terjadi aktivitas otak di dua area yang berkaitan dengan dopamin, yakni nukleus kaudatus dan area tegmental ventral.

Mengurangi rasa sakit

Sebuah penelitian menemukan bahwa peserta yang melihat gambar dari pasangannya menunjukkan adanya peningkatan aktivitas di otak. Hal ini menunjukkan bahwa cinta dapat megurangi rasa sakit. Hal ini dikarenakan ketika jatuh cinta ada perubahan signifikan dalam suasana hati mereka yang berdampak pada pengalaman rasa sakit.