Heboh, Anjuran Buang HP China di Lithuania Menyeret Xiaomi, Ini Alasannya

851
Heboh, Anjuran Buang HP China di Lithuania Menyeret Xiaomi, Ini Alasannya
Photo By: cletech.net

Heboh, Anjuran Buang HP China di Lithuania Menyeret Xiaomi, Ini Alasannya – Kementrian Pertahanan Lithuania telah memperingatkan kepada para konsumen untuk segera membuang HP asal China mereka dan melarang untuk membeli yang baru.

Hal ini juga menyeret brand Xiaomi yang juga merupakan HP asal negeri Tiongkok tersebut. Kenapa begitu? Berikut ini alasannya.

Ponsel Xiaomi Memiliki Kelemahan Keamanan

Sebuah laporan dari National Cyber Security Center telah menguji ponsel 5G dari pabrikan China, yaitu Xiaomi.

Ia mengklaim bahwa Xiaomi memiliki alat sensor bawaan sementara Huawei dan lainnya memiliki kelemahan keamanan.

Wakil Menteri Pertahanan Margiris Abukevicius mengatakan bahwa rekomendasinya untuk tidak kembali membeli ponsel baru dari China. Juga segera membuang HP yang sudah di beli.

Sensor

Diketahui bahwa ponsel unggulan Xiaomi Mi 10T 5G ditemukan memilki perangkat lunak yang dapat mendeteksi dan menyensor istilah termasuk “Bebaskan Tibet”, “Hidup kemerdekaan Taiwan”, atau gerakan demokrasi.

Hal ini juga menarik lebih dari 449 istilah yang dapat disensor oleh aplikasi sistem ponsel Xiaomi, termasuk browser internet bawaan.

Di eropa sendiri, kemampuan ini telah dimatikan pada model-model ini tetapi laporan tersebut berpendapat bahwa itu dapat diaktifkan dari jarak jauh kapan saja.

Baca juga : Inilah Rekomendasi Produk Smart Home dan Harganya, Part 2

Penelitian juga menemukan bahwa perangkat Xiaomi mentransfer data pengguna telepon terenkripsi ke server di Singapura.

Hal ini tidak hanya penting untuk Lituania saja, tetapi juga untuk semua negara yang menggunakan Xiaomi.

Pembuatan Smartphone telah melonjak popularitasnya dengan model yang terjangkau, melihat peningkatan pendapatan sebesar 64% pada kuartal kedua dibandingkan tahun sebelumnya.

Huawei P40

Laporan tersebut juga memeriksa cacat pada ponsel p40 5G yang menempatkan pengguna pada risiko pelanggaran keamanan jaringan.

Kementerian Pertahanan Nasional dan Kementerian Jaringan Nasional Lithuania juga menyatakan bahwa toko aplikasi resmi Huawei App Gallery mengarahkan pengguna ke toko elektronik pihak ke tiga.

Beberapa di antaranya bahkan dinilah yang berbahaya dan terinfeksi virus.

Namun, juru bicara Huawei mengatakan bahwa mematuhi hukum dan peraturan negara tempat ia menjalankan dan memprioritaskan keamanan siber.

Huawei juga melakukan pemeriksaan kemanan untuk memastikan bahwa pengguna hanya mengunduh aplikasi aman.

Laporan Muncul Saat Ketegangan Antara Lithuania dna China Meningkat

Bulan lalu, Cina meminta Lithuania untuk menarik duta besarnya ke Beijing dan mengatakan akan menarik utusannya dari VIlnius.

Perselisihan keduanya muncul ketika Taiwan mengumumkan bahwa misinya di Lithuania akan disebut Kantor Perwakilan Taiwan.

Kedutaan Taiwan lainnya di Eropa dan Amerika Serikat menggunakan nama Ibu Kota negara itu, Taipei untuk menghindari referensi ke pulau itu sendiri yang diklaim China sebagai wilayahnya sendiri.

Previous articleKejanggalan Yang Buat Netizen Curiga Nikah Siri Lesti dan Billar Bukan Awal Tahun
Next articleSulit Dipercaya Namun Ada Betulan, 2 Objek Ini Kompak Jaya, Nggak Janjian Lho