Inilah Cara Elegan untuk Menghadapi Teman Toxic

Lingkungan dan cara didikan seseorang memanglah akan mempengaruhi terbentuknya karakter individu tersebut. Namun, untuk mengetahui karakter seseorang pun butuh waktu yang tidak sebentar. Tak jarang setelah sekian lama menjalin hubungan persahabatan, kita barulah menyadari bahwa orang tersebut merupakan teman yang toxic atau beracun dan berdampak buruk bagi hidup kita.

Dia hanya memanfaatkan mu, dan hanya datang ketika membutuhkanmu, iri dengan pencapaian mu atau bahkan menusukmu dari belakang. Yah, tipe manusia seperti itu tidak bisa didiamkan, tapi untuk menghadapinya kamu perlu cara yang elegan. Berikut ini merupakan beberapa cara yang elegan untuk menghadapi teman toxic:

Kamu tidak perlu membalas semua tingkah jahatnya

Hal yang pertama yang harus kamu lakukan adalah dengan tidak ikut-ikutan membalas tingkah jahatnya. Yang harus kamu tanamkan di kepala, bahwa setiap tingkah laku buruknya kepadamu tidak membutuhkan balasan. Jika kamu membalas setiap tingkah lakunya, maka kamu sama saja buruknya dengannya. Celakanya lagi dia bisa berpura-pura sebagai korban dan kamu justru akan terlihat bersalah dimata orang lain.

Hindari menggunakan sosial media sebagai senjata, suka menyindir justru menunjukkan bahwa kamu selevel dengannya

Kamu tidak perlu menyindir dengan tujuan supaya dia merasa bahwa dia memiliki masalah denganmu. Hadapilah secara jantan dan elegan, ajak dia bertemu dan bicarakan baik-baik masalah di antara kalian. Hindari pula menggunakan sosial media sebagai ajang curhat atau menyindir. Jika ini yang kamu lakukan, kamu tidak jauh berbeda dengannya.

Tetapkan batasan antara dirimu dan dirinya

Kalian memanglah berteman, namun kamu harus mulai untuk menetapkan batasan sedari sekarang. Janganlah beiarkan dirimu selalu mengikuti apa saja yang dia mau atas nama pertemanan. Tunjukkan bahwa kamu memiliki sikap dan jangan biarkan dirimu terus dirugikan.

Tanya pada nurani sendiri untuk mengambil langkah selanjutnya

Cara selanjutnya untuk menghindari teman toxic adalah dengan bertanya pada nurani. Memang jalinan pertemanan itu mahal harganya. Sebisa mungkin kamu harus bisa merawat jalinan persahabatan kalian. Tapi coba tanyakan kembali kepada dirimu sendiri. Apakah kamu bisa menghadapi karakter temanmu yang cenderung merugikan ini terus-terusan?

Kuatkah kamu jika dia selalu datang ketika membutuhkan namun pergi meninggalkan ketika kamu sedang membutuhkan? Cukup sabarkan diriku ketika dia diam-diam mengumbar  kejelekkan dan semua rahasia di belakangmu.

Tanya pada orang terdekatmu untuk cross check sekaligus menguatkan motivasimu

Selain bertanya pada diri sendiri, kamu juga dapat meminta pendapat semua orang di sekitarmu juga akan membantumu. Bukan bermaksud berbicara di belakangnya, namun mencocokkan apakah hal yang rasakan itu benar adanya. Bertanya pada  orang sekitar membuatmu lebih subyektif dan bisa mendapatkan pertimbangan matang.

Ambil ruangan sejenak di antara kalian atau jauhi dia secara  bertahap

Cara yang elegan untuk menghadapi teman yang toxic, mengambil ruang sejenak dapat dijadikan solusi supaya kamu tahu apa yang kamu jadikan solusi, supaya kamu bisa berpikir jernih dan tahu apa yang kamu lakukan selanjutnya. Selain itu, jeda di antara kalian mungkin saja dapat membawa perubahan di diri temanmu itu. namun, jika ternyata dia tak kunjung berubah, mungkin inilah memang sudah saatnya kamu meninggalkannya demi kebaikan mu sendiri.

Maafkan tapi jangan lupakan

Setelah teman mu yang toxic tahu kalau kamu marah padanya dan mulai menjauhinya, dia pasti akan meminta maaf pada mu, dan memintamu untuk berteman lagi. Maafkan dia namun katakan padanya dengan jelas jika kamu tidak suka dengan sifatnya yang toxic itu dan mulai jauhi dia. Dia pun pasti merasa kalau kamu menjauhinya dan akan mencari korban baru.

Itulah beberapa cara elegan untuk menghadapi teman toxic mu. Selamat mencoba dan selamat berpisah dengan teman toxic mu!.