Jangan Percaya Mitos Tentang Menurunkan Berat Badan. Inilah Faktanya

70
Jangan Percaya Mitos Tentang Menurunkan Berat Badan
Photo By: bravotv.com

Jangan Percaya Mitos Tentang Menurunkan Berat Badan. Inilah Faktanya – Menjaga beran badan yang sehat merupakan hal yang pentng demi kesejahteraan seseorang secara keseluruhan.

Walaupun banyak cara dan banyak tips yang menjanjikan untuk menurunkan berat badan, nyatanya tidak semuanya berhasil. Banyak pula mitos tentang menurunkan berat badan.

Nah, berikut ini mitos tentang menurunkan berat badan berserta faktanya, yaitu di antaranya:

Karbohidrat Bisa Menambah Berat Badan

Karbohidrat adalah zat yang dibutuhkan oleh tubuh untuk setiap gerakan kecil yang kita lakukan.

ketika karbohidrat yang tepat dikonsumsi dalam jumlah yang cukup, maka tidak akan menyebabkan penambahan berat badan.

Ketika mencoba menurunkan berat badan, makan biji-bijian, karbohidrat kompleks, dan protein meruapkan suatu keharusan di semua makanan.

Makanan Kemasan dapat Membantu Menurunkan Berat Badan

Makanan kemasan tidak akan pernah sehat dibandingkan dengna makanan segar yang di masak di rumah.

Ada berbagai makanan kemasan yang disebt-sebut memiliki kandungan rendah lemak dan bebas gluten.

Tetapi, makann itu mengandung tinggi gula sehingga tidak baik untuk menurunkan berat badan.

Label sehat ini sering digunakan untuk menipu dari pada menginformasikan. Begitu banyak makanan yang mungkin menyebut driri mereka sehat tetapi nyatanya sebaliknya.

Baca juga : Sangat Aneh, Seorang Pria Menelan Ponsel Nokia 3310

Jadi yang terbaik adalah dengan mengonsumsi mkanan rumahan yang baru dimasak dari pada makanan kemasan.

Teh Pelangsing dapat Membantu Menurunkan Berat Badan

Teh herbal mengandung fiftokima tinggi dan antioksidan sehingga dapat membantu detofikasi tubuh.

Tetapi teh secara langsung tidak dapat membantu menurunkan berat badan. Teh juga meningkatkan aktivitas metabolisme dan jalur pembakaran energi.

Makan Lebih Sedikit Membantu Menurunkan Berat Badan

Melakukan defisit kalori adalah hal utama yang harus dilakukan untuk menurunkan berat badan.

Defisit kalori berarti membakar lebih banyak kalori daripada yang kamu konsumsi. Maka, makan lebih sedikit dan bergerak lebih terdengar logis untuk menurunkan berat badan lebih banyak.

Walaupun hal ini berhasil dalam jangka pendek, hal ini bukan ide baik untuk dilakukan dalam jangka panjang.

Orang yang mulai makan sedikti karena faktor fisiologis dan biokimia, mendapatkan sebagian besar penurunan berat badan segera setelah mereka kemabli ke pola makan normal.

Kelaparan Dapat Membantu Menurunkan Berat Badan

Diet ketat tidak membantu dalam jangka panjang. Bahkan sebaliknya, itu dapat mengarah pada kenaikan beart badan jangka panjang.

Masalah terbesar adalah bahwa diet ketat sangat sulit untuk dipatuhi dan membuat kamu kekurangan berbagai nutrisi penting.

Hal ini bisa menghabiskan energi tubuhmu, menyebabkan keinginan untuk makanan tinggi lemak dan tinggi gula.

Ini bisa membuatmu makan lebih banyak makanan yang memiliki kalori lebih sedikit daripada yang kamu butuhkan untuk menurunkan berat badan.

 

 

Previous articleSangat Aneh, Seorang Pria Menelan Ponsel Nokia 3310
Next articleBeredar Kabar Alvin Faiz Konsumsi Narkoba, Beginila Kata Ameer Azzikra Sang Adik