Kamu Punya Trauma? Inilah Cara Mengatasi Trauma Psikis

Pemulihan trauma merupakan hal yang sangat penting untuk dilakukan bagi mereka yang pernah mengalami suatu peristiwa yang menyedihkan, menggungcang jiwa, hingga mengancam nyawa. Hal ini karena kejadian traumatis dapat menyebabkan syok, sedih, ketakutan, hingga cemas berlebih yang sifatnya berkepanjangan. Meskipun reaksi setiap orang dalam menghadapi trauma itu berbeda-beda, namun tetap saja diperlukan penanganan terhadap pemulihan trauma tersebut. Untuk menghapus trauma tersebut, ada beberapa cara yang dapat dilakuka. Meski tidak mudah, cara berikut ini mungkin dapat membantu anda bangkit dari keterpurukan dan kembali bersemangat menjalani hidup

Beberapa cara Mengatasi Trauma

Cara menghilangkan trauma pada setiap orang umumnya berbeda-beda. Jika anda memiliki trauma yang berat dan ingin mengatasinya, sebaiknya konsultasikan ke dokter atau Psikolog. Tujuannya, agar dokter atau psikolog dapat menentukan penanganan dan pengobatan yang tepat dan efektif sesuai dengan kondisi anda secara menyeluruh. Di bawah ini merupakan beberapa cara untuk mengatasi trauma:

Cerita ke orang terdekat

Menceritakan segala kejadian traumatis yang pernah dialami kepada orang terdekat yang anda percaya dapat menjadi langkah sederhana dan efektif untuk mengatasi trauma. Cara ini dapat membuat anda merasa lebih baik dan tidak merasa sendirian. Dukungan dari orang terdekat akan cukup berpengaruh dalam meringankan rasa takut dan beban yang anda rasakan.

Curahkan melalui tulisan

Jika anda belum bisa menceritakannya kepada orang lain, maka curahkan segala kejadian yang menyebabkan trauma  kedalam sebuah tulisan. Dengan begitu anda akan merasa lebih tenang dan mampu menghilangkan trauma. Awalnya, anda mungkin akan merasa tidak nyaman. Namun, seiring berjalannya waktu, anda akan merasa lebih rileks dalam menuangkan perasaan lewat tulisan.

Menulis tidak hanya dapat digunakan sebagai media bercerita saja, tetapi juga sebagai tempat unutk mengekslorasi pikiran dan perasaan terdalam terkait hal-hal taumatis yang pernah anda alami.

Alihkan perhatian pada kegiatan yang menarik

Tidak jarang kejadian traumatis dapat muncul kembali dalam ingatan anda. Baik itu melalui mimpi buruk atau mungkin kejadian yang dianggap hampir serupa. Misalnya saja ketika anda mendengarkan berita tentang kecelakaan lalu lintas, anda mungkin kembali teringat pada kecelakaan hebat yang pernah anda alami.

Untuk mengatasi hal tersebut, sebisa mungkin anda menajuhkan diri   dari paparan informasi mengenai peristiwa yang berkaitan dengan kejadian traumatis yang pernah anda alami. Namun, pahamilah bahwa reaksi anda terhadap berita tersebut merupakan sesuatu yang normal, kemudian cobalah tenangkan diri secara perlahan.

Jika merasa kurang nyaman terhadap hal  yang dapat memunculkan kembali ingatan pahit di benak dan pikiran anda, cobalah untuk mengalihkan perhatian dengan kegiatan yang lebih bermanfaat, seperti melakukan hobi, menonton film, atau aktivitas lain yang menyenangkan.

Hadapi ketakutan yang dirasakan

Cara menghilangkan trauma yang satu ini memang tidak mudah, yaitu dengan mengingat kembali kejadian traumatis yang dialami, lalu mencoba mengatasi rasa takut yang menyertainya. Hal ini dapat membantu mengendalikan apa yang anda rasakan secara bertahap.

Cobalah untuk berdamai dengan kejadian traumatis yang anda alami. Pikirkan bahwa anda harus dapat menghadapi dan melawan rasa takut tersebut sehingga dapat mengembalikan kembali kualitas hidup anda

Namun, perlu ingat bahwa cara ini perlu dilakukan ketika anda sudah siap. Untuk memulainya adan bisa berkonsultasi ke psikolog atau psikiater.

Mengenali trauma yang memerlukan perhatian serius


Seiring berjalannya waktu, ketakutan yang anda alami akibat peristiwa traumatis umumnya dapat hilang secara alami. Namun, sebagian orang dapat mengalami trauma secara terus menerus hingga menimbulkan stress dan rasa takut yang berlebihan. Trauma semacam ini bernama PTSD (post-traumatic stress disorder).

Untuk mengatasi PTSD dibutuhkan psikopatri yang dipandu langsung oleh psikiater. Psikiater akan membantu penderita PTSD memahami, mengelola, dan mengembangkan cara yang spesifik untuk menghilangkan trauma. Selain itu pengguanan obat antidepresan dan pereda cemas mungkin juga dibutuhkan, apabila penderita PTSD sudah megalami depresi atau gangguan cemas.