Kisah Photographer Abadikan Momen Harimau Sedang Memeluk Pohon

Penghargaan untuk Wildlife Photographer of The Year 2020 baru-baru ini diraih oleh seorang fotografer asal Rusia. Bagaimana tidak, hasil jepretannya berhasil mengabadikan momen sebuah harimau betina langka yang sedang memeluk pohon. Oleh karenanya, ia pun layak dinobatkan sebagai juara.

Berdasarkan informasi yang dikutip dari CNN Travel, tak mudah bagi pemenang Wildlife Photographer of the Year 2020, Sergey Gorshkov untuk bisa mendapatkan foto seekor harimau Amur yang diketahui hanya ada di Timur Jauh Rusia.

Kalaupun sudah berada di sana, waktu yang dibutuhkan untuk bisa memotret harimau langka tersebut juga tidak sebentar. Sergey Gorshkov mengaku, dirinya membutuhkan waktu lebih dari 11 bulan lamanya untuk bisa memotretnya menggunakan kamera tersembunyi.

Menurut infromasi CNN Travel dinukil dari siaran pers Museum Sejarah Alam yang menggelar kompetisi tersebut, Sergey Gorshkov dianugerahi predikat bergengsi itu pada hari Selasa (13/10/2020) waktu setempat

“Ini adalah pemandangan yang tiada duanya. Sekilas unik dari momen intim yang begitu jauh di dalam hutan magis,” ucap ketua juri, Roz Kidman Cox.

Roz Kidman Cox lalu menjelaskan bagaimana akhirnya keunikan foto yang dimiliki Sergey Gorshkov bisa terpilih sebagai juara. Selain merupakan hewan langka yang dipotretnya, pose harimau Amur tersebut juga sangat menarik ditambah cahaya yang menyinari harimau pada momen dirinya memeluk pohon juga menjadikan hasil jepretan Sergey Gorshkov semakin terlihat cantik dan futuristik.

“Poros sinar matahari musim dingin yang rendah, menyoroti pohon cemara kuno dan bulu harimau betina besar saat dia menggenggam batang pohon dengan perasaan suka cita,” jelas Roz Kidman Cox.

Anggota juri dan direktur sain museum sejarah alam, Tim Littlewood menuturkan bahwa harimau Amur diburu hingga hampir punah pada abad terakhir. Dan saat ini, Timur Jauh Rusia diklaim menjadi satu-satunya tempat di muka bumi yang bisa disinggahi hewan langka ini.

“Pemandangan harimau betina yang tenggelam dalam lingkungan alaminya memberi kami harapan, karena laporan terbaru menunjukkan jumlah yang meningkat dari upaya konservasi,” ungkap tim Littlewood.

Di sisi lain, pemenang untuk kategori Penghargaan Cerita Jurnalis Foto Margasatwa berhasil diraih oleh Paul Hilton yang memotret seekor monyet ekor babi muda. Sementara itu, dua tawon yang luar biasa hasil jepretan Frank Deschandoi dinobatkan sebagai pemenang untuk kategori perilaku: Invertebrata.

Adapun fotografer asal Finlandia, Liina Heikkinen dinobatkan sebagai Fotografer Muda Satwa Liar Tahun 2020. Hasil tangkapan kameranya menunjukkan seekor rubah yang sedang menyembunyikan angsa yang ditangkapnya dari kawanan rubah-rubah lainnya.

“Fokus tajam pada rubah membawa kita langsung ke tempat aksinya. Momen sejarah alam yang hebat ditangkap dengan sempurna,” ucap  juri sekaligus pembuat film satwa liar, Shekar Dattatri.