Kisah ‘Setan Merah’ Si Penghuni Danau Sentani Di Papua

250

Danau Sentani di Papua bukan cuma punya keindahan yang ciamik, ada pula kisah menarik di dalamnya. Salah satunya soal Red Devils alias Setan Merah yang ada di sana.

Papua tak cuma punya cenderawasih. Tanah Papua yang kaya juga dianugerahi danau cantik bernama Sentani. Tak cuma berparas cantik, danau Sentani ini juga memegang peranan penting dalam kehidupan sehari-hari masyarakat Papua.

Asal usul nama Sentani sendiri banyak ragam versinya. Menurut peneliti dari Balai Akeologi Papua, Suku Sentani sendiri yang memberikan namanya. Suku Sentani menggunakan istilah Buyakha untuk menyebut danau tempat tinggal mereka. Dalam bahasa Sentani, Bu berarti air dan Yaka berarti tempat kosong.

Masih menurut peneliti dari Balai Arkeologi Papua, versi pertama dari nama Sentani berasal dari kata Endeni yang berarti tiba disini. Hal itu berkaitan dengan perjalanan nenek moyang Sentani dari Papua Nugini menuju arah barat dan tiba di danau kemudian menetap disana.

Versi lainnya adalah istilah Sentani yang diperkirakan berasal dari kata Hedam yang kemudian dilafalkan menjadi setam. Dari kata Setam inilah muncul istilah Sentani yang digunakan hingga saat ini.

Menjadi yang terbesar di Jayapura, Danau Sentani memiliki hulu di Pegunungan Cycloops. Namun, tak cuma asal usul namanya yang membuat danau ini spesial. Isi dari danau ini juga tidak biasa, yakni ikan Red Devils atau Setan Merah. Julukannya mungkin sedikit menyeramkan tapi tenang, ikan ini adalah sejenis Ikan Louhan. Nama latinnya adalah Amphilophus Labiatus.

Jenis Red Devil ini bukan asli Indonesia tapi dari Danau Nikaragua dan Managua. Ikan ini adalah fauna endemik dari dua danau tersebut yang berada di Samudera Pasifik. Red Devil sendiri adalah ikan Karnivora yang memakan telur ikan lain, serangga, cacing, udang dan ikan kecil.

Yang menarik, bukannya dibudidayakan dalam keramba, tapi ikan cantik ini justru dikonsumsi oleh masyarakat Papua. Bagaimana dengan rasanya? Red Devil berdaging tipis dan berduri banyak. Makanya kalau ada acara penting, orang Papua lebih memilih ikan mas dan ikan mujair sebagai pilihan menu utama.

Nah kalau ikan Red Devil bukan hewan endemik Sentani lantas ikan apa yang cuma ada di Sentani?

Danau sentani memiliki ikan endemik yaitu Ikan Pelangi atau Sentani Rainbowfish (Chilatherina Sentaniensis), namun untuk jaman sekarang sangat sulit dijumpai. Selain ikan pelangi, ada juga ikan gabus hitam atau Oxyeleotris heterodon. Menurut adat Sentani, Ikan Gabus Hitam yang besar disebut Ikan Ondofolo atau Kayou Kahe Bei Bumbele Ondofolo.

Ondofolo sendiri merupakan sebutan untuk pemimpin adat tertinggi Sentani. Oleh karena itu, jika ada yang mendapatkan ikan gabus hitam besar, maka wajib dipersembahkan kepada Ondofolo.

[zombify_post]

Previous articleMenguak Fakta Menyeramkan Burung Garugiwa, Si Penunggu Arwah Di Danau Kelimutu
Next article5 Pengusaha Indonesia yang Makin Kaya Meski di Tengah Pandemi Virus Corona