Kondisi Industri Hiburan Dunia Selama Masa Pandemi Saat Ini ​

52

Wabah Covid-19 yang berasal dari Wuhan, China, benar-benar menggemparkan dunia dalam beberapa bulan belakangan ini dan berhasil memengaruhi kehidupan manusia di berbagai aspek mulai dari budaya, pendidikan, hingga ekonomi. Hampir setiap negara, termasuk Indonesia, akhirnya mencanangkan aturan new normal di mana mengharuskan masyarakat mulai menjalani aktivitas biasa dengan syarat harus memenuhi protokol kesehatan. Secara tidak langsung, kita diminta untuk menjaga diri sendiri dan orang di sekitar kita untuk terhindar dari pandemi.

Baik saat awal-awal kemunculan hingga kini diberlakukannya new normal, kondisi dan situasi di sekitar kita pun tentunya sudah tak sama lagi. Perubahan yang paling terasa khususnya ada pada budaya bersosialisasi dan industri hiburan. Sebagaimana kita tahu bahwa manusia adalah makhluk sosial di mana sedikitnya interaksi seperti bersalaman dan berbicara sambil bertatap muka adalah hal yang wajar terutama untuk menjalin serta menjaga hubungan antar keluarga, kerabat, maupun rekan. Adapun hiburan merupakan salah satu kebutuhan manusia yang berguna untuk menjaga kesehatan mental dan pikiran. Bentuknya bisa beragam bahkan jika mencakup seluruh dunia. Misalnya mengunjungi tempat wisata, menonton konser atau film, menyaksikan serial TV, berbelanja, dan sebagainya.

Dalam penerapannya, aktivitas-aktivitas tersebut tidak lepas dari adanya interaksi manusia secara langsung. Bahkan serial TV sekalipun tidak bisa kita saksikan jika proses syutingnya saja terpaksa dihentikan oleh tim produksi akibat pandemi. Lalu bagaimana kondisi dunia hiburan di setiap negara pada masa-masa sulit seperti ini?

Di Indonesia, kegiatan syuting pun benar-benar dihentikan oleh pemerintah karena melibatkan banyak orang dalam proses produksinya. Selain itu ada lebih dari lima judul film yang ditunda penayangannya akibat penutupan bioskop. Hal ini tentunya merugikan, apalagi jika tim produksi telah melakukan kegiatan promosi yang telah memakan banyak modal.

Pemberhentian sementara Proses Syuting Pembuatan Film

Sama halnya seperti di Indonesia. Beberapa waktu lalu, Korea Selatan yang sangat terkenal dengan industri hiburan baik dari seni peran maupun musiknya pun menyikapi dengan serius wabah Covid-19 ini dengan menghentikan sejenak kesibukan mereka. Beberapa konser di dalam dan di luar negeri serta film yang sudah dijadwalkan tayang terpaksa dibatalkan. Baik tim produksi film maupun drama pun mengalami kendala syuting dan mengadakan jumpa pers secara daring. Adapun variety show dan acara musik bisa dilakukan dengan catatan tidak memperbolehkan adanya penonton secara langsung.

Kini China pun mulai bangkit dengan membuka bioskop-bioskop yang telah ditutup selama kurang lebih dua bulan akibat pandemi. Untuk menarik minat masyarakat, Biro Film Shanghai memutuskan untuk mensubsidi tiket selama satu bulan. Meski demikian, protokol kesehatan pun tetap diberlakukan mulai dari kewajiban mengenakan masker, cek suhu tubuh, penjualan tiket dengan jarak yang terpisah, serta jeda pemutaran selama 20 menit untuk proses disifeksi.

Berbagai Upaya Agar Masyarakat Masih Bisa Menikmati Industri Hiburan Di Tengah Pendemi

Di Jepang, bisnis hiburan seperti karaoke yang banyak diminati kaum pria pun mengalami perubahan kondisi. Mereka sadar akan pentingnya keluarga dibandingkan dengan hiburan malam sehingga mereka kini memilih untuk menghabiskan lebih banyak waktu bersama pasangan dan anak-anak mereka di waktu luang. Pusat perbelanjaan pun umumnya sepi pengunjung sehingga para pihak pengelola memutuskan untuk metutupnya sementara.

Pada akhir Bulan Mei lalu, Australia, Denmark, hingga Korea Selatan dikabarkan berhasil menggelar acara hiburan dengan konser musik yang diadakan di lapangan terbuka. Dengan tetap mematuhi aturan protokol kesehatan, ketiga negara ini mengadakan konser di mana para penontonnya bisa tetap berada di dalam mobil. Meski demikian, semua orang yang masuk ke area lapangan harus diperiksa suhu tubuhnya terlebih dahulu oleh panitia penyelenggara. Jarak antar mobil pun diatur sedemikian rupa sehingga tidak berdekatan. Untuk lebih memanjakan penonton, mereka pun memasang layar lebar serta pengeras suara sehingga sensasi konser akan tetap terasa seperti biasanya. Hal ini menunjukkan bahwa biar bagaimanapun, hidup yang kita jalani harus tetap produktif meski dengan cara yang baru dan berbeda.

[zombify_post]

Previous articleFakta Unik Hubungan Kakak Beradik
Next articleHal yang Harus Dilakukan dan Dihindari Saat Timbul Jerawat