Konsumsi Rokok Elektrik dapat Sebabkan Otak Rusak Secara Permanen

71

Penelitian yang dilakukan oleh University of California menemukan cairan yang digunakan untuk vape dapat menyebabkan mitochondrial hyperfusion (SIMH)  yang diinduksi stres. Penelitian yang digunakan dalam jurnal iScience, menyatakan bahwa stres dapat menyebabkan kematian sel atau penyakit.

Selain itu, sel-sel yang rusak dapat menyebabkan penuaan dan dapat menyebabkan penyakit neurodegeneratif dan kerusakan otak permanen.

“Bahkan paparan jangka pendek dapat menyebabkan sel dalam otak menjadi tertekan dan penggunaan kronis menyebabkan sel mati.” Sebut Atena Zahedi, penulis utama studi, dikutip dari Medical News.

Zahedi menyatakan bahwa kadar nikotin yang ada pada rokok elektrik mempengaruhi reseptor khusus dalam sel induk saraf. Nikotin menutupi reseptor dan memungkinkan kalsium serta ion lain masuk ke dalam sel, yang dapat menyebabkan kerusakan sel.

Terlalu banyak kalsium menyebabkan sel membengkak dan mempengaruhi fungsinya. Nikotin juga bisa pecah dan bocor molekul yang menyebabkan kematian sel.

Peneliti menyatakan bahwa kaum muda dan wanita hamil memiliki resiko lebih tinggi untuk dampak dari rokok elektrik. Untuk anak-anak dan remaja, nikotin dengan mudah mempengaruhi fungsi otak mereka karena masih dalam tahap perkembangan.

Menurut Prue Talbot, ketua peneliti dan profesor di Departemen Biologi Molekuler, sel dan sistem mengungkap paparan nikotin dapat merusak memori otak. “Selain nikotin, vape juga mengandung zat berbahaya lainnya, termasuk diacetyl yang menyebabkan penyakit paru-paru, bahan kimia penyebab kanker, dan logam berat seperti nikel dan timah.” Ungkapnya.

[zombify_post]

Previous articleMiliki Hal Ini Sebelum Memutuskan Resign Kerja
Next articleLima Adegan di Drama Korea yang Cocok Jadi Referensi Preweding