Korea Selatan Resmi Sahkan RUU Anti Google

300
Korea Selatan Resmi Sahkan RUU Anti-Google
Photo By: digitaltrends.com

Korea Selatan Resmi Sahkan RUU Anti Google – Ratusan anggota parlemen Korea Selatan mendukung Rancangan Undang-undang anti-Google.

Pada Dasarnya, undang-undang tersebut tidak hanya melarang Google, tetapi juga Apple untuk mewajibkan pengembang perangkat lunak menggunakan sistem pembayaran mereka.

“Kami akan merenungkan bagaimana mematuhi undang-undang ini sambil mempertahankan model bisnis yang mendukung sistem operasi dan toko palikasi berkualitas tinggi. Dan kami akan mmembagikan informasi lebih banyak dalam bebertapa minggu mendatang.” Ungkap juru bicara google yang dilansir dari jpnn.com.

Google juga menambahkan Google Play menyediakan lebih dari sekadar pemrosesan pembayaran dan biaya layanannya membantu Android tetap gratis.

Sehingga memberi kesempatan kepada pengembang untuk mengakses miliaran konsumen di seluruh dunia.

“Ini adalah model bisnis yang tetap menjaga biaya rendah bagi konsumen dan memungkinkan pengembang untuk sukses secara finansial. Sama seperti biaya yang dibutuhkan pengembang utnuk membangun aplikasi, kami juga membutuhkan biaya untuk membangun dan memelihara sistem operasi dan toko aplikasi.” Tambah Google.

Sementara itu dari pihak Apple menilai UU ini akan menyebabkan kepercayaan pengguna berkurang dalam pembelian di App Store.

Menurut Apple, 482.000 pengembang terdaftar di Korea akan memiliki lebih sedikit peluang, padahal hingga saat ini pengembnag bersama Apple telah menghasilkan lebih dari KRW 8,55 triliun atau skeitar Rp. 105,4 triliun.

Baca juga : 8 Aplikasi Berbahaya ini Diblokir Google, Segera Hapus dari Androidmu!

Walaupun demikian, Apple setuju untuk melonggarkan pembatasan App Store untuk pengembang kecil sehingga memungkinkan pengembang mempromosikan opsi pembayaran di luar sistem pembayaran Apple.

Di pihak lain, Asosiasi Korporasi Internet Korea (KICA) menyambut keputusan parlemen ini.

“Kami berharap pengesahan RUU ini akan memastikan hak-hak pencipta dan pengembang serta menciptakan ekosistem aplikasi yang adil. Di mana pengguna dapat menikmati beragam konten dengan harga lebih murah.

Previous articleDampak Buruk Bagi Orang Yang Sering Merasa “Nggak Enakan”
Next articleSering Badmood? Lakukan Hal ini Untuk Meningkatkan Mood