Masterpiece! Kakek Ini Ubah Bambu Jadi Gitar Kelas Dewa

Kalau selama ini, kamu banyak mengetahui bahwa gitar sebagai instrumen petik bisanya dibuat dari kayu. Nah untuk gitar yang satu ini sangat berbeda.

Ya, gitar buatan tangan bapak Kusnan Suwiteng Janji ini justru memilih memanfaatkan bambu yang banyak di Indonesia sebagai bahan baku utama pembuatan gitar produksinya. Tapi jangan keburu menganggap remeh dulu, soalnya suara yang dihasilkan gitar bambu buatan bapak Kusnan ini begitu nyaring dan natural. Nyaris sama dengan gitar yang berbahan dasar kayu.

Nah yang menarik, jangan kamu bayangkan karya Pak Kusnan yang boleh dibilang Masterpiece ini, diproduksi dari sebuah bengkel yang modern dengan peralatan canggih dan mumpuni.

Bapak Kusnan hanya menempati sebuah bengkel sederhana dengan menumpang pada sisa sedikit tanah di samping rumah, yang atapnya cuma diberi sebuah seng. Tapi dari sanalah Pak Kusnan menyemai kerja kerasnya menjadi sebuah karya seni yang diakui banyak gitaris di Indonesia.

Bahkan dalam memproduksi sebuah gitar bambu, Bapak Kusnan ternyata juga hanya mengandalkan peralatan yang sangat sederhanan dan terbilang tradisional secara manual.

Adapun satu-satunya alat modern yang tersisa di bengkelnya cuma sebuah mesin ampelas untuk menghaluskan bambu dengan menggunakan daya listrik. Tapi selain dari itu, semuanya diciptakan menggunakan alat-alat manual yang didukung dengan daya kreativitas tinggi dan intuisi yang tajam dari tangan Pak Kusnan.

“Saya tidak mampu membeli alat-alat canggih, jadi saya pakai seadanya. Yang penting fungsinya sama,” ucapnya dilansir dari regional.kompas.com.

Karena proses pembuatan gitar bambu ini kebanyakan handmade, so pasti proses produksinya tergolong lama apalagi bahan dasarnya adalah bambu.

Kontur bambu yang memang sedikit susah untuk diolah, sangat membutuhkan keterampilan khusus untuk bisa diolah dengan baik. Dan sosok seperti bapak Kusnan-lah yang akhirnya bisa menjawab tantangan tersebut. Soal bahan baku, Pak Kusnan mengaku lebih memilih bambu Jawa karena teksturnya yang sesuai dan ketersediaan bahan juga mudah didapat.

Dilansir dari regional.kompas.com, bapak Kusnan mengeringkan bambu-bambu tersebut kemudian dibelah. Setelahnya, diiris tipis untuk dijadikan sebagai badan gitar dan ditata berdempetan sejajar dengan menggunakan lem.

Saat proses pengeleman berlangsung, bapak Kusnan membutuhkan waktu yang lama agar belahan bambu dapat melekat dengan sempurna.

Untuk proses selanjutnya, bapak Kusnan lebih banyak menggunakan perasaan dan ingatannya saja. Seperti pada tahap menentukan tiap jarak antar senar dan penentuan titik penanda nada, penyetelan nada hingga proses finishing akhir pembuatan gitar semuanya hanya mengandalkan perasaan.

Bapak Kusnan bahkan tidak menggunakan satuan ukuran baku yang biasa ditemui pada proses pembuatan gitar profesional. Tapi jangan salah, meski dirancang secara manual, gitar bambu buatan Pak Kusnan ini diminati banyak orang di berbagai daerah di Indonesia.

Dengan harga jual hanya di kisaran Rp 1 juta hingga 2,5 juta, pelanggan gitar bambu made in Kusnan ini tersebar dari Pulau Jawa hingga Ternate. Karena prosesnya yang memakan waktu cukup lama, setiap bulannya, Pak Kusnan hanya bisa menjual 2 hingga 3 unit gitar bambu.

Pak Kusnan sendiri sudah menggeluti profesi sebagai pembuat gitar sedari tahun 1977 silam. Awalnya, ia masih menggunakan kayu sebagai bahan bakunya. Tapi seiring berjalannya waktu, harga kayu sebagai bahan baku gitar perlahan merangkak naik hingga akhirnya tak terjangkau oleh dirinya.

Pak Kusnan sempat beralih mencari bahan alternatif, namun semuanya gagal. Hingga akhirnya ia berhasil menemukan formula yang pas dari bambu untuk diolah menjadi sebuah gitar.

“Bambu itu kan bahan yang paling mudah didapat, di mana-mana ada,” ungkapnya dilansir dari regional.kompas.com

Kusnan sendiri menekuni pembuatan gitar bambu ini karena merasa hasrat musiknya yang tinggi pada gitar. Sayang, harganya yang mahal membuatnya memutuskan untuk membuat gitar sendiri. Karena tak ada latar belakang sekolah khusus, Kusnan belajar secara otodidak dengan niat, keuletan, dan tekad yang kuat.

Jadi buat kamu semua, dari kisah inspiratif Pak Kusnan ini, ada 5 hal yang bisa kita teladani. Pertama adalah kreativitas, kedua kemauan yang keras, ketiga ulet, pantang menyerah dan kelima tak malu untuk mencoba sesuatu yang baru. Sampai akhirnya terciptalah sebuah gitar dari bahan baku bambu yang anti-mainstream. Keren kan!