Mengaku Anak Kostan? 2 Tips Ini Mungkin Perlu Dicoba

403

Mungkin bagi sebagian orang tidak pernah terpikir untuk menajdi anak kost. Dimana hal tersebut dilakukan semata-mata untuk dijadikan rumah kedua bagi mereka yang pergi ke luar kota untuk sekedar bekerja ataupun melanjutkan pendidikan. Menjadi anak kost memang tidak diinginkan oleh sebagian orang, karena memang harus jauhd ari orang tua ataupun kerabat dekatnya.

Dilihat dari segi kebutuhannya pun, seorang anak kost memiliki beban pengeluaran yang lebih untuk sekedar memenuhi kebutuhan hidup sehari-harinya saja. Belum untuk membayar biaya pendidikan bagi mereka yang memang sedang berada di luar kota untuk melanjutkan pendidikan dan malas untuk pulang ke rumah, sehingga munculah pemikrian untuk ngekost.

Untuk itu, bagi seorang anak kostan tentunya harus bisa berpikir kreatif dan cerdas dalam memanfaatkan segala sesuatu dan juga harus pintar memanfaatkan keadaan jikalau memang sedang terpuruk. Dalam hal ini mungkin kondisi finansialnya, karena memang anak kostan ini harus pandai dalam mengatur pengeluarannya selama dia ngekost dan harus jauh dari rumah dan orang tuanya.

Bagi para pekerja yang datang dari perantauan dan memilih untuh ngekost, tentunya mereka juga memiliki pemikrian yang sama dalam hal finansial dan pengeluaran mereka selama ngekost. Bahkan mungkin mereka memiliki pengeluaran yang lebih besar juga dalam hal memenuhi kebutuhan hidupnya. Tak jarang mereka yang sudah bekerja sering melakukan pembelian terhadap suatu barang namun mereka juga tetap mempertimbangkan dengan gaji yang mereka dapat dari pekerjaannya.

Oleh karena itu, tak jarang mereka pun yang sudah bekerja dan memilih untuk ngekost selalu kebingungan dan dibuat stress kalau sudah bahas soal keuangan ditengah banyaknya kebutuhan mereka selama di kostan. Sehingga selalu muncul pemikiran untuk meminjam uang di bank dengan alasan untuk menutupi kebutuhan hidupnya.

Lantas apa sih yang harus dilakukan supaya bisa hidup secara tenang dan terstruktur selama menjadi anak kostan? Yang terkadang selalu menjadi penghambat ketika kita ingin menggapai sesuatu yang terkendala karena jarak yang jauh, namun kita enggan untuk ngekost karena takut akan biaya hidup yang lebih ditengah kebutuhan hidup yang memang harus tetap terpenuhi.

Oleh karena itu, mari kita ulas sedikit tips agar kita bisa tetap bertahan atau seolah-olah kita bisa survive selama kita menjadi anak kostan.

Ukurlah kebutuhan hidup dengan mempertimbangkan skala prioritas

Berbicara skala priortias, tentunya kita sudah mengenali hal tersebut ketika kita masih sekolah bukan. Dimana skala prioritas ini merupakan takaran ataupun ukuran dari suatu kebutuhan yang tersusun dalam sebuah daftar dan diukur berdasarkan tingkat kebutuhannya, dari mulai kebutuhan yang paling penting hingga kebutuhan yang memang bisa ditunda untuk sementara waktu.

Mengenai kebutuhan yang tiada batas harus terus-meneurs terpenuhi, tentunya sebagai anak kostan harus bisa memilih serta mempertimbangkan mana kebutuhan pokok atau yang penting untung didahulukan mana kebutuhan tambahan atau kebutuhan yang memang bisa ditunda untuk sementara waktu dikala keuangan memang benar-benar pas-pasan.

Oleh karena itu, mulailah untuk terbiasa membuat daftar kebutuhan sehari-hari dari mulai kebutuhan yang pokok dan memang sering dipakai untuk keseharian di kostan. Dengan begitu segala kebutuhan akan dapat terpenuhi disamping memang keuangan yang pas. Barulah jikalau semua kebutuhan pokok sudah terpenuhi, sisanya bisa dibelikan untuk kebutuhan yang lainnya yang mungkin untuk sekedar hiburan ataupun menyenangkan hati diri sendiri.

Membiasakan diri untuk mengontrol pembelian barang

Dalam hal ini mungkin kita sebagai anak kostan dituntut untuk tidak boros dan rakus dalam membeli suatu barang jikalau memang tidak penting sama sekali. Biasakanlah untuk hidup hemat, membeli barang jikalau emmang ada keperluan mendesak saja. Karena seorang anak kostan pun harus berpikir maju bagaimana kedepannya jikalau uang yang ternyata pas-pasan harus dipakai terlebih dahulu untuk keperluan yang memang tidak penting sama sekali.

Seorang anak kostan dituntut untuk mampu mengontrol pemakaian uangnya takala dia membeli suatu barang. Manusia memang terkenal dengan kosnumtif nya, dimana mereka selalu ingin rakus dalam membeli suatu barang yang pada akhirnya merugikan dirinya sendiri.

Biasakanlah untuk tidak boros dalam membelanjakan uang, apalagi jikalau posisinya sebagai anak kostan yang kalau dilihat dari segi pengeluaran memang memiliki biaya yang lebih disamping harus membayar kostan perbualnnya.

Untuk itu, bagi anda yang memang sedang ngekost ataupun memiliki keinginan untuk ngekost, yuk kita biasakan kebiasaan diatas supaya kita bisa tetap hidup dengan tenang dan nyaman selama di kostan.

[zombify_post]

Previous articleBerkeinginan Menjadi Karyawan Pabrik? Mungkin Anda Harus Baca Beberapa Hal Yang Mungkin Terjadi Dalam Dunia Pabrik
Next articleNew Normal, Tetap Menjadi Kaum Perebahan Atau Menjadi Kaum Perubahan?