Mengapa Seseorang Fobia dengan Badut? Ternyata, Ini Penyebabnya!

55

Sebagian besar orang memiliki ketakutan terhadap suatu hal. Bahkan, di tingkat yang cukup ekstrim, seseorang bisa memiliki fobia. Salah satu fobia yang paling umum di masa sekarang adalah fobia terhadap badut atau coulrophobia

Pada April 2016, sebuah survei dilakukan oleh The Chapman University dengan sampel 1.511 orang dewasa di Amerika Serikat. Hasil dari survei tersebut menyatakan bahwa 7.8% peserta menderita coulrophobia.

Berikut ini adalah beberapa penjelasan mengapa seseorang bisa mengidap fobia terhadap badut. Silahkan simak artikel dibawah ini.

1. Bisa dialami oleh orang dewasa

Biasanya badut selalu digambarkan sebagai sosok yang menyeramkan pada dunia perfilman. Seperti yang bisa kita lihat pada film “IT” yang dirilis pada tahun 2017. 

Dilansir dari studi European Journal of Pediatrics pada tahun 2017 lalu, hiburan populer seperti film berkontribusi langsung terhadap peningkatan rasa takut dan fobia badut.

Dari studi tersebut juga ditemukan ada sekitar 1,2 persen anak-anak yang dirawat inap dan sebagian besar adalah anak perempuan dengan persentase sebanyak 85,7 persen yang takut pada badut. 

Kemudian, dari kisaran usia 1-15 tahun, diketahui anak-anak mulai mengalami ketakutan terhadap badut semenjak usia 3,5 tahun.

Bukan hanya anak kecil, fobia terhadap badut juga ditemukan pada orang dewasa. Diperkirakan ada sekitar 12% orang dewasa di Amerika Serikat yang memiliki rasa takut berlebih terhadap badut.

2. Berasal dari emosi yang ditampilkan oleh badut

Coulirophobia bukanlah salah satu fobia yang tercantum dalam klasifikasi medis yang dikeluarkan oleh WHO, ICD-10. 

Menurut seorang psikolog asal Kanada, Rami Nader, rasa takut terhadap badut biasanya diakibatkan makeup badut yang berlebihan. Hal ini menyebabkan timbulnya rasa takut dan tidak percaya karena sang badut menyembunyikan identitas asli mereka, tuturnya di laman Insider.

Seperti yang kita tau, badut memiliki wajah tersenyum bahagia sepanjang waktu. Kepura-puraan dan emosi palsu inilah yang tidak disukai oleh kebanyakan orang dan menimbulkan rasa takut.

3. Memiliki sense humor yang berbeda dan membuat tidak nyaman

Selain karena makeupnya yang cukup membuat orang lain tidak nyaman, terkadang badut juga sering menunjukan gerakan spontan yang dapat mengejutkan orang lain. Misalnya mengeluarkan pita atau balon panjang dari mulutnya.

Biasanya, sosok Badut akan berusaha untuk membuat kita tertawa, meskipun pada saat itu kita sedang tidak ingin tertawa. Situasi inilah yang terkadang menjadi pemicu dan menimbulkan rasa tidak nyaman bagi sebagian orang.

4. Cenderung berasal dari trauma masa kecil

Manusia lahir dengan 2 rasa takut alami. Yaitu takut akan ketinggian dan juga takut akan suara keras. Rasa takut lainnya adalah rasa takut yang dipelajari atau berasal dari trauma masa kecil. 

Bisa jadi disaat masih anak-anak, seorang yang menderita fobia badut pernah diminta melakukan sesuatu oleh badut disaat ia tidak menginginkannya. Bisa jadi diminta untuk maju kedepan banyak orang, menyanyi, dan lain sebagainya. 

Inilah yang menjadi trauma dan terbawa hingga dewasa. Sehingga menjadi salah satu pemicu terhadap fobia badut. Di saat harus berhadapan dengan sosok badut, tubuh akan bereaksi memunculkan penolakan. Entah menjadi mual, panik, gelisah, kesulitan bernafas, rasa marah.

Itulah beberapa penyebab seseorang bisa mengidap fobia terhadap badut. Jika kamu atau kenalanmu ada yang menderita gangguan seperti ini, hubungi psikiater untuk mendapatkan perawatan.

[zombify_post]

Previous articleManfaat Rumput Laut Untuk Kesehatan, Mampu Cegah Anemia Hingga Penyakit Jantung!
Next articleDeretan Profesi Dengan Gaji Tertinggi Dunia, Gila, Ada Sampai Rp 1 Miliar Perhari