Menjaga Hubungan Pernikahan yang Awet dan Harmonis

78

Setiap orang pasti selalu menginginkan pernikahan sekali seumur hidup. Namun kenyataannya, kasus perceraian yang dulu dianggap tabu kini justru menjadi hal yang biasa baik di kalangan selebriti maupun masyarakat biasa. Alasan yang melatarbelakanginya pun beragam, mulai dari kekerasan dalam rumah tangga, perselingkuhan, hingga merasa sudah tidak cocok lagi antara satu sama lain. Kamu mungkin tahu bahwa kehidupan suami istri tidak selalu indah dan juga tidak selalu buruk seperti yang digambarkan pada kebanyakan film atau sinetron yang mengangkat kisah tentang prahara rumah tangga.

Mungkin kamu sering melihat pasangan yang awet dan harmonis selama menjalani pernikahan hingga puluhan tahun. Ketahuilah, hal itu tidak terjadi karena mereka cocok dan tidak pernah menghadapi masalah, melainkan adanya cara yang mereka lakukan untuk menyelesaikannya bersama-sama seperti yang akan dibahas di bawah ini.

1. Utamakan Komunikasi

Komunikasi antara suami dan istri sangat diperlukan. Kamu mungkin tahu bahwa dengan komunikasi hubungan baru bisa terbentuk. Dan dengan komunikasi pula hubungan bisa tetap terjaga. Meski kamu dan pasangan sama-sama sibuk, namun selalu sempatkanlah untuk saling berbagi cerita bahkan jika topik pembicaraannya acak sekalipun. Berbagi suka dan duka saat sehat maupun sakit dan saat jatuh ataupun bangkit. Itulah janji pernikahan yang harus selalu dijaga. Bergurau untuk hal-hal kecil dan saling memberi motivasi ketika merasa kesulitan akan membuat hubungan kamu dan pasangan selalu harmonis.

2. Jujur dan Percaya

Saling percaya adalah dasar dari hubungan sedangkan kejujuran adalah tiangnya. Setiap kali ada masalah, usahakan untuk selalu mendiskusikannya pada pasangan. Jangan terbiasa untuk memendam sendiri atau bahkan menyembunyikannya sehingga suami atau istri justru mengetahui suatu hal dari orang lain yang akan terasa menyakitkan. Bayangkan saja jika kamu berada pada posisi tersebut. Kamu adalah pasangannya, namun mereka justru lebih percaya untuk menceritakan masalahnya pada pihak lain. Selain akan memicu perasaan dibohongi, hal ini juga akan membuat pasangan merasa tidak dihargai dan tentunya bisa menimbulkan masalah lain yang lebih rumit.

3. Berempati Satu Sama Lain

Ketika telah memutuskan untuk menikah, maka kamu juga sudah memutuskan untuk menerima pasanganmu secara lahir dan batin. Begitu pun dengan pandangannya. Kamu dan pasangan harus bisa memahami satu sama lain dan mengesampingkan rasa ego. Akan ada saat di mana suami dan istri memiliki pendapat yang berbeda dalam menghadapi suatu persoalan. Kebanyakan pasangan saling mempertahankan pendapat yang ujung-ujungnya justru menimbulkan pertengkaran. Maka jika terjadi perselisihan seperti ini, alangkah lebih baik jika kamu dan pasangan membicarakannya baik-baik dengan kepala dingin.

4. Kencan

Bahkan jika usia pernikahanmu sudah menginjak 50 tahun sekalipun, memiliki waktu kencan berdua sangat penting loh! Hal tersebut akan membuat keduanya mengenang masa-masa di mana rasa cinta yang dirasakan satu sama lain masih sangat besar untuk sama-sama berjuang hingga akhirnya bisa menikah dan hidup bersama hingga saat ini. Kamu dan pasangan akan menyadari bahwa perjalanan kalian sudah sangat jauh dan penuh perjuangan besar yang berhasil dilalui bersama sehingga timbul keyakinan bahwa masalah yang datang saat ini pun akan bisa dilewati.

5. Kebebasan dan Kebersamaan Harus Seimbang

Meski sudah menikah, bukan berarti harus bersama-sama setiap saat. Untuk menjaga hubungan pernikahan yang awet dan harmonis, kamu dan pasangan juga harus memberikan waktu ‘sendiri’ untuk satu sama lain. Misalnya waktu untuk melakukan hobi ataupun berkumpul bersama teman. Hal ini merupakan salah satu hak manusia yang tidak bisa diusik oleh orang lan. Jika seseorang sudah merasa tidak bebas atau dalam artian terkekang, maka jangan harap hubungan akan selalu berjalan dengan baik. Meski demikian, kebebasan pun masih harus berada dalam batas wajar yang diimbangi dengan kebersamaan di sela-sela waktu sibuk.

Itulah beberapa cara yang bisa dilakukan agar hubunganmu dengan pasangan bisa awet dan harmonis. Pernikahan bukanlah mencari kecocokan antara suami dan istri, namun bagaimana bertahan dan sama-sama berjuang untuk menjaga keseimbangan. Di samping itu, rusaknya hubungan bukan berarti harus segera dibuang, tapi harus diperbaiki. Semoga bermanfaat!

[zombify_post]

Previous articleUtang Itu Baik Jika Memenuhi 5 Syarat Ini
Next article4 Foto Ini Yang Pernah Bikin Sophia Latjuba Jadi Bulan-Bulanan Netizen