Mitos Kerajaan Shambala, Sebuah Kerajaan Mistis Yang Memiliki 0% Hal Negatif didalamnya

780

Pernahkah kalian mendengar tentang kerajaan Shambala? Mungkin bagi sebagian besar orang, nama ini cukup asing. Namun, bagi para pecinta teori konspirasi, Shambala sudah pasti menjadi sebuah kisah yang sangat terkenal.

Disebutkan oleh beberapa kepercayaan, Shambala merupakan sebuah kerajaan misterius yang juga bisa dibilang gaib yang berada di wilayah Tibet. Dan diketahui bahwa kerajaan ini sangat indah dan bahkan kerap digambarkan seperti surga.

Menurut beberapa legenda, Shambala adalah sebuah kerajaan yang sangat damai. Masyarakatnya juga sangat berbudi-luhur dan sangat cinta perdamaian. Dan di kerajaan ini, terdapat segala jenis kemewahan yang sangat fantastis.

Namun, meski sering disebut hanya sebuag legenda dan lebih seperti mitos, banyak orang yang berusaha mencari keberadaan kota ini. Akan tetapi, semua usaha dan kerja keras itu belum menemukan hasil yang valid.

Menurut kepercayaan masyarakat di Tibet, Shambala terletak di tempat yang tidak terjangkau dan tidak dapat terlihat dengan mudah.

Nah, berikut ini adalah beberapa informasi soal kerajaan misterius tersebut yang sudah penulis rangkum dari berbagai sumber.

Lokasi Kerajaan Shambala

Berdasarkan legenda yang tersebar, Kerajaan Shambala diyakini berada di Tibet. Terletak diantara gunung-gunung di sekitar Himalaya dan lokasi pastinya tidak diketahui. Selain itu, disebutkan bahwa kerajaan ini ditata hingga menyerupai bentuk teratai bermata delapan. 

Namun selain di Tibet, ada juga yang menyebutkan bahwa Shambala berada di wilayah lain. Seperti Monggolia dan juga dataran Tiongkok. Masing-masing wilayah juga memiliki ceritanya sendiri-sendiri.

Kehidupan Masyarakat Shambala

Dipercaya bahwa Shambala memeiliki ibukota bernama Kalapa dan berada dibawah komando dinasti Kulika / Kalki.

Kata Shambala berasal dari bahasa Sansekerta yang bermakna “Tempat Kedamaian”. Ada juga yang mengartikannya sebagai “Tempat Keheningan”. Disebutkan bahwa hanya orang-orang tertentu yang bisa melihat kerajaan ini. Yaitu mereka yang berhati murni.

Banyak legenda yang menyebutkan bahwa di kerajaan Shambala, tidak ada hal-hal negatif seperti berduka dan kesedihan. Semua diisi dengan kedamaian, kehidupan yang adil, dan cinta kasih yang sangat dalam.

Dipercaya bahwa penduduk kerajaan Shambala diisi oleh orang-orang bijak yang saling bersatu untuk memandu evolusi kemanusiaan. Dan juga para penduduknya dipercaya memiliki pengetahuan, dan pencapaian yang jauh lebih tinggi dibanding manusia luar.

Memiliki Kemampuan Mistis

Sellain memiiki pengetahuan yang sangat maju, banyak cerita yang menyebutkan bahwa Shambala adalah temat yang dipenuhi sihir putih atau sihir yang digunakan untuk kebaikan. 

Dipercaya bahwa seuruh penghuni Shambala memiliki kemampuan mistis yang sangat istimewa. Baik dari segi intelektual, spiritual, maupunn fisik.

Namun, disebutkan juga bahwa siapapun yang sudah masuk kedalam wilayah kerajaan ini tidak akan bisa keluar lagi untuk selamanya.

Pencarian Tanpa Akhir Shambala

Sejak tahun 1930an, banyak penjelajah dan petualang yang mencoba menguak rahasia dibalik kota mistis ini. Namun, semuanya belum menghasilkan hasil yang sepadan dengan usaha mereka.

Salah satu kelompok yang paling getol untuk melakukan penjelajahan mencari kota Shambala adalah Nazi. Pasukan Hitler ini terus melakukan pencarian selama puluhan tahun. Namun, hasilnya tetap nihil.

Bernbaum diketahui tidak hanya menuliskan pencarian tentang Shambala dalam bukunya. Namun ia juga menuliskan beberapa ramalan yang dipercaya oleh masyarakat Tibet mengenai Shambala.

Disebutkan bahwa para manuzia di zaman sekarang akan mengalama degradasi ideologi dan kemanusiaan yang membuat mereka tidak beradab dan kehidupan akan dipenuhi dengan peperangan dan hal buruk lainnya.

Selain itu, disebutkan juga bahwa akan datang suatu masa disaat para pemimpin akan bersatu untuk mencari keberadaan kerajaan gaib ini. Dan ketika hal ini terjadi, kerajaan Shambala akan muncul untuk pertama kalinya kepada dunia luar.

Kemudian akan terjadi peperangan besar yang akhirnya akan dimenangkan oleh para raja dan masyarakat Shambala. Dan hal ini akan mengembalikan kedamaian di bumi. Dipercaya bahwa hal ini akan terjadi pada tahun 2424.

[zombify_post]

Previous articleMengenal Suku Baduy, Suku Asli dari Banten Yang Menolak Hidup Dengan Teknologi
Next articleUnik! Konsep Pembelajaran Sekolah Anti-mainstream yang Ada di Dunia