Rebahan Adalah Hak Segala Individu, Tapi Jangan Kebablasan, Ini 3 Dampak Negatifnya

305

Akhir-akhir ini kata rebahan seolah jadi trend baru di tengah masyarakat. Mulai dari jagat sosial media hingga aksi demonstrasi diselipi dengan embel-embel rebahan. Pengguna twitter disinyalir menjadi inisiator viralnya istilah ini. Bahkan di tengah hiruk pikuk demonstrasi terkait permasalahan bangsa, kaum rebahan pun ikut turun ke jalan. Konon ketika kaum rebahan sudah turun aksi itu artinya kondisi bangsa sedang tidak baik-baik saja.

Lalu sebenarnya siapa sih kaum rebahan itu? Secara sederhana kaum rebahan adalah mereka yang lebih memilih tiduran atau rebahan dari pada melakukan hal-hal yang kurang berfaedah lainnya. Meski aktivitas rebahan memang masih bisa diperdebatkan faedahnya, tapi sepertinya kita akan sepakat bahwa rebahan merupakan aktivitas yang sangat-sangat menyenangkan. Apalagi setelah melewati beragam rutinitas yang bikin penat pikiran. Kasur seakan jadi pelampiasan paripurna untuk memanjakan otot-otot tubuh agar bisa istirahat tanpa ada gangguan.

Akan tetapi segala hal jika dilakukan secara berlebihan tentu bisa berakibat negatif. Begitu juga dengan rebahan. Berikut akan dipaparkan 3 dampak negatif terlalu banyak rebahan yang bisa kamu jadikan pertimbangan untuk mengatur pola rebahanmu.

[zombify_post]

Previous articleMemperingati Hari Pahlawan, Ini Sosok Pahlawan dalam Hidup Maia Estianty
Next articleDaftar Kalori yang Ada dalam 10 Jajanan Kekinian. Jangan Keseringan, Nanti Gendut!