Renungan untuk Kamu yang Kerap Membandingkan Diri dengan Orang Lain

477

Apabila kamu adalah pengguna aktif sosial media utamanya instagram, kamu pasti sepakat bahwa instagram merupakan platform yang paling bagus untuk membagikan hal-hal baik dan menyenangkan. Berbanding terbalik dengan twitter, platform yang dianggap sebagai tempat terbaik untuk mengeluh dan mencurahkan keresahan hidup. Tak heran feed instagram kerap diisi dengan foto-foto yang sedap dipandang dengan caption yang sering bikin kagum dan iri. Adapun twitter jauh dari budaya pamer kebahagiaan laiknya instagram. Tak heran twitter, akhir-akhir ini, kerap dijuluki sebagai aplikasi sobat missqueen Indonesia.
Pernah kah kamu merasakan bahwa kehidupan orang lain nampak lebih bahagia daripada hidupmu kala berseluncur di instagram? Jika pernah percayalah kamu tidak sendiri. Ada banyak orang yang merasa hidupnya tidak ada apa-apanya dibanding mereka yang aktif membagikan keberuntungan-keberuntungan dalam hidupnya di sosial media. Tak ada salahnya berbagi kebahagiaan. Entah niatnya untuk berbagi cerita atau pamer pencapaian. Yang paling harus diperhatikan adalah bagaimana mentalmu ketika menyaksikan postingan demi postingan yang berpotensi membuatmu merasa underestimate dalam hidup.
Rasa iri lumrah adanya. Akan tetapi jangan sampai rasa iri itu membuatmu jadi pribadi yang rendah diri dan enggan berusaha memperbaiki kualitas hidupmu. Mereka yang membagikan kebahagiaan-kebahagiaan dalam hidupnya tentu tak serta merta mendapatkan hal tersebut secara instan. Ada proses panjang yang sudah mereka tempuh, sayang hal tersebut jarang mereka bagikan.Jika kamu merasa belum mendapatkan apa-apa dalam hidup, bisa jadi kamu memang belum melakukan apapun. Coba tanya pada dirimu seberapa lelah ragamu bekerja dalam sehari? Seberapa penat pikiranmu beraktivitas setiap hari? Dari 24 jam waktu yang Tuhan berikan lebih banyak kamu gunakan untuk hal-hal yang bermanfaat atau malah sebaliknya? Maka, jangan pernah merasa tidak berguna ketika melihat orang lain yang memiliki nasib lebih baik.
Kamu juga tidak perlu membandingkan hidupmu dengan hidup orang lain. Pun dengan nasibmu dan nasib mereka. Semua orang punya jalan dan momentum suksesnya masing-masing. Hanya saja mereka harus berusaha untuk mendapatkannya. Yang membedakan mereka adalah ada yang berusaha dengan maksimal dan konsisten namun ada pula yang enggan bergerak tapi aktif mengeluh dan menyalahkan kehidupan. Ah, semoga aku dan kamu tidak termasuk golongan yang terakhir, ya.

[zombify_post]

Previous article6 Motivasi Untukmu yang Mulai Resah Karena Terlambat Menikah
Next articleMas Menteri Ingin Hapuskan Ujian Nasional, Apa Alasannya?