Review Film: Annabelle Comes Home, Formula Horrornya Basi!!!

187

Film Annabelle Comes Home baru saja menghantui seluruh bioskop Indonesia pekan ini. Annabelle merupakan salah satu franchaise dari The Conjuring yang kini semakin luas dan lebar cangkupan cerita di dalamnya. Beberapa franchaise The Conjuring masih terlihat lemah dalam segi kualitas Jika diurutkan dari nomer pertama hingga terakhir, posisi pertama yaitu Annabelle Creation, kedua Annabelle Comes Home, dan yang ketiganya adalah film Annabelle yang pertama kali tayang. 

photo source: rollingstone.com 

Alur cerita dalam film Annabelle Comes Home ini pun cukup sederhana, yang diawali dengan Ed and Lorraine Warren menyimpan boneka Annabelle setelah kejadian pertama di rumahnya. Lalu boneka Annabelle ditempatkan di suatu ruang artefak tempat Ed and Lorraine Warren menyimpan boneka. Pada saat Ed and Lorraine Warren ulangtahun ia pergi keluar rumah dan meninggalkan anaknyadi rumah bersama baby sitternya. Pada saat mereka bermain-main di ruang artefak, dengan tidak sengaja kaca tempat boneka Annabelle disimpan terbuka dan mungakibatkan seluruh iblis yang ada di ruang tersebut ikut terlepas.

Berbicara mengenai kualitasnya, film Annabelle Comes Home ini masih memiliki kualitas film yang sama dengan franchaise film conjuring lainnya dalam segi acting dan settingnya masih terlihat baik. Namun sangat disayangkan template formula horror yang disajikan pada film ini terlalu repetitive yang dipenuhi dengan set up dan jump scare secara berulang-ulang. Nuansa horrornya jadi membosankan dan lebih tampak seperti film Goose Bumb versi non-comedy.

Jika disandingkan dengan film-film Hollywood, film Annabelle Comes Home ini terkesan tidak menampilkan sesuatu yang baru. Melainkan hanya menampilkan formula lama yang direcycle. Namun nilai positif dalam film ini adalah set up nya yang lebih jelas dan lebih menggambarkan cerita yang belum sempat terjelaskan di film Annabelle seri-seri sebelumnya.  Di film Annabelle Comes Home ini kalian akan menemukan karakter-karakter hantu baru yang pernah ditangani oleh Eden Loren.

Secara keseluruhan film ini tidak begitu memberikan kesan yang mendalam, namun kesederhanaan alur cerita menjadikan film horror ini menjadi film yang dapat dinikmati oleh banyak orang.

[zombify_post]

Previous articleBerencana Liburan Ke Philipine? Jangan Lewatkan Tempat Makan di Streetmarket Boracay
Next articleSujiwo Tejo ; Kumpulan Quotes Manusia ‘Edan’ karena Kasmaran.