Semakin Dewasa Sahabat Kok Mulai Menghilang, Apa Penyebabnya?

320

Jika ditanya kapan masa-masa paling indah dalam hidupmu? Jawaban yang Kamu berikan dengan jawaban orang lain pasti beragam. Ada yang menjawab masa SD, masa SMP, masa SMA, hingga masa kuliah. Alasan terkuatnya ya cuma satu, karena pada masa itu lah kamu punya sahabat yang sangat berkesan dalam memori hidupmu. Betul bukan?
Akan tetapi seiring bertambahnya usia rasanya circle pertemananmu semakin menyempit. Mereka yang dulu gampang diajak jalan-jalan dan main bareng kini mulai punya kesibukan masing-masing. Yang dulunya sering menghabiskan waktu bersama kini sebatas jadi viewer status di sosial media. Yang dulunya sering jadi tempat curhat berbagai masalah, kini menanyakan kabar via chat saja sudah jarang.
Semakin hari kamu akan semakin sadar bahwa tak semua teman bisa dianggap sahabat. Kamu mulai memahami bahwa siapapun bisa jadi teman, tapi tak sembarang orang yang bisa jadi sahabat. Di kampus kamu akan punya teman kuliah, di kantor kamu memiliki teman kerja, di lapangan futsal kamu akan memiliki teman tanding. Tapi belum tentu dengan sahabat.
Banyak orang yang meratapi kenyataan bahwa sahabat mereka yang dulu kini seakan tidak menjadi sahabat lagi. Padahal meratap tidak akan mengubah apapun. Ia hanya akan membuatmu jadi semakin lemah dan kesal sendiri. Maka berhentilah meratap dan menyayangkan keadaan.

Hidup ini laksana roda yang berputar. Tak semua hal akan berjalan seperti keinginanmu. Ada dinamika, ujian, dan peristiwa yang akan membentuk kehidupanmu jadi lebih baik, tentunya jika kamu mampu melaluinya dengan bijak. Begitupun dengan sahabat. Waktu lah yang akan menjawab dan menunjukkan padamu siapa yang layak kamu jadikan sahabat dan siapa yang cukup dijadikan teman.Pada akhirnya, kebahagiaan hidupmu ada di tanganmu sendiri, ada di pikiranmu sendiri, dan ada di hatimu sendiri. Kebahagiaanmu bukan bergantung pada orang lain. Maka jangan lah kamu habiskan waktumu untuk bersedih terlalu lama lantaran orang lain. Jika kamu merasa tak punya teman yang layak dijadikan sahabat, mengapa tidak mencoba menjadi sosok yang layak dijadikan sahabat oleh orang lain?

[zombify_post]

Previous articleTerungkap! Ini Rahasia Dibalik Saldo Rp 174 Juta Milik Raffi Ahmad
Next article3 Tips Menghemat Uang Ala Anak Kos