Sheila On 7 dan Para Penyanyi yang Pernah 'Diusir' dari

Konser musik tidak selalu mulus dan membawa suasana kegembiraan. Terdapat beberapa peristiwa di mana penyanyi harus meninggalkan panggung.

Berikut ini adalah beberapa kejadian ‘pengusiran’ dari panggung yang pernah dialami oleh para musisi:

1. Superman Is Dead

Supeman Is Dead (SID) adalah salah satu band terbesar di Indonesia. Kelompok musik tersebut memiliki fans yang cukup fanatik. Namun siapa yang menyangka ternyata band asal Pulau Bali tersebut juga pernah mengalami pengusiran dari panggung.

Kisah tersebut terjadi pada tahun 2003. Waktu itu Jerinx dkk. tengah manggung di Surabaya. Namun tiba-tiba datang gerombolan oknum yang mengacungkan jari tengah ke arah anggota band SID.

Tak hanya itu, SIS juga dilempari botol ketika baru saja naik ke atas panggung. Tentu saja hal itu menjadi ancaman yang cukup mengganggu.

Namun demikian, SIS tetap melanjutkan konser yang sudah menjadi amanahnya. Namun justru terjadi keributan di tengah-tengah penonton. Demi keselamatan bersama, SID akhirnya turun panggung.

2. Sheila On 7

Jangan pernah mengira jika konser Sheila On 7 selalu riuh dengan sorakan gembira dari penonton. Band asal Yogyakarta ini juga pernah mengalami masa di mana mereka diusir dari panggung. Suasana pun berubah jadi mencekam.

Pada satu kesempatan Sheila On 7 pernah bermain dalam sebuah konser. Sebagai kelompok musik yang profesional, tentu saja Eros dkk. sudah menyiapkan segalanya termasuk daftar lagu yang akan dinyanyikan.

Sialnya, belum tuntas ketika Duta (sang vokalis Sheila on 7) melantunkan seluruh lagu yang disiapkan, harus turun panggung lebih cepat. Pasalnya yaitu telah melebihi jam malam yang ditetapkan oleh keamanan.

Masalah seperti itu bukan sekali saja dialami oleh Sheila On 7. Kejadian semacam ini diduga karena pihak panitia yang salah paham dengan pihak keamanan.  

3. Afgan

Penyanyi selanjutnya yang pernah mengalami nasib sial di atas panggung adalah Afgan. Pelantun ‘Terima Kasih Cinta’ tersebut harus turun panggung lebih cepat karena kendala teknis yang terjadi salam konser.

Ketika itu, Afgan tampil dalam sebuah acara pagelaran Jazz di Yogyakarta. Seharunya, Afgan sudah naik panggung pada pukul 20.00 WIB. Namun acara molor sehingga Afgan baru bisa naik panggung pada pukul 22.00 WIB.

Meski demikian, Afgan tetap profesional dan menyanyikan lagu yang telah disiapkan. Lagi-lagi masalah datang. Ketika ia menyanyikan lagu keempat, tiba-tiba sound system dan lampu di panggung padam.

Mau tidak mau, Afgan harus menyudahi aksinya dan turun dari panggung.

4. Seringai

Seringai adalah salah satu band musik dengan genre underground yang cukup fenomenal. Mereka punya banyak penggemar. Sehingga salam rangkaian acara konser, Seringai seringkali tampil sebagai band puncak yang dinanti-nantikan oleh para penonton.

Namun masalah tersebut seringkali menjadikan Seringai harus turun panggung sebelum puas menghibur para pendengarnya.

Pasa satu kesempatan, Seringai harus turun panggung sebelum waktunya karena telah melewati jam malam. Dan itu bisa terjadi jika panitia penyelenggara tidak mampu mengatur waktu secara tepat.

Dan masalah seperti ini tentu saja sangat membuat band kecewa. Bukan soal banyaran, namun kekecewaan memberikan hiburan pada penonton yang telah menunggu. Sang vokalis Seringai pernah membanting mikrofon karena gagal tampil hingga acara selesai dan terusir dari panggung.

5. Young Lex

Young Lex juga pernah mendapat perlakukan yang tidak wajar ketika di atas panggung. Ia diusur oleh penonton untuk turun dari panggung.

Dalam satu kesempatan, Young Lex hingga menantang untuk naik panggung kepada oknum yang melemparnya botol. Tentu saja untuk berduel.

Namun sebelum hal itu terjadi, pihak keamanan sudah turun tangan dan membawa Young Lex lebih baik turun panggung daripada sesuatu yang tidak diinginkan terjadi.