Shrek: Film favorit Keluarga yang Kontroversial

308

Film keluarga merupakan karya layar lebar yang aman untuk dinikmati bersama keluarga. Karya tersebut tak mengandung unsur yang tak aman bagi penonton di usia tertentu. Menikmati film keluarga dapat jadi alternatif bagi mereka yang tak pergi liburan di waktu senggang. Dalam film keluarga, beberapa pesan moral dapat diambil. Hal tersebut disebabkan oleh pemilihan target film tersebut. Film keluarga menargetkan keluarga-keluarga sebagai audiensnya. Pemilihan target tersebut mengharuskan para pembuat film untuk menyelipkan pesan positif. Namun beberapa film keluarga terkadang mengabaikan salah satu tujuan utama tersebut. Sebuah film keluarga bisa saja menunjukkan atau memperdengarkan suatu hal yang tak patut disaksikan beberapa anggota keluarga. Hal tersebut dapate terlihat pada kejadian yang menimpa David Daor. Penyanyi asal Israel tersebut melaporkan pihak film Shrek atas penggunaan namanya dalam dialog film. Nama David digunakan sebagai pengganti kata 'kebiri'.

Pencapaian Film Shrek

Film Shrek merupakan sebuah film bergenre komedi. Film tersebut termasuk dalam kategori film keluarga. Awal perilisan film Shrek dihiasi oleh beberapa pencapaian. Pencapaian tersebut berupa penghargaan dan pendapatan yang diraihnya. Shrek mendapat kesempatan berkompetisi di Cannes Film Festival untuk Palme D'or. Pencapaian film tersebut patut diapresiasi. Hal tersebut dikarenakan oleh fakta bahwa Shrek merupakan film pertama yang maju di ajang Palme D'or setelah Peter Pan. Selain penghargaan bergengsi, Shrek juga meraup keuntungan yang besar. Film tersebut meraih box office yang tak tanggung-tanggung yaitu US $ 484,4 juta. Pendapatan Shrek membuat film tersebut menempati peringkat 20 dalam pendapatan Box Office tertinggi sepanjang masa pada kategori film animasi digital.

Shrek bercerita tentang penyelamatan yang dilakukan oleh seorang ogre yang bernama Shrek terhadap princess Viona. Film tersebut merupakan adaptasi dari cerita berjudul sama yang ditulis oleh William Steig. Suara karakter-karakter film Shrek diisi oleh beberapa bintang hollywood. Artis-artis tersebut diantaranya Mike Myers, Eddie Murphy, dan Cameron Diaz. Shrek disutradarai oleh Andrew Adamson dan Vicky Jensen. Pembuatan film Shrek merupakan debut keduanya menjadi sutradara.

Kontroversi Film Shrek

Film Shrek mengalami pencekalan di Israel karena penggunaan nama artis asal negara tersebut. Pelarangan penayangan Shrek dikarenakan oleh unsur komedi yang ofensif terhadap David Daor. David Daor mengungkapkan alasannya untuk meminta pelarangan tersebut pada media Israel. Penyanyi yang terkenal dengan falsettonya tersebut mengungkapkan bahwa Shrek menggambarkan karakternya sebagai seseorang eunuch (orang yang telah dikebiri). Pengadilan Distrik Tel Aviv memutuskan pelarangan terhadap Shrek di bioskop. Namun setelah versi ibrani dari film tersebut mengandung beberapa perubahan dialog, Shrek bisa ditayangkan di Israel. Dalam versi tersebut percakapan tentang David Daor diubah dengan 'kebiri dia'. 

Distributor Shrek di Israel mengatakan alasan terkait penggunaan nama David Daor pada dialog bermakna negatif di dalam film Shrek. Pihak distributor tersebut mengatakan hal itu disebabkan oleh tak dipahaminya istilah Bobbit pada versi asli film tersebut. Dialog yang dikatakan oleh Shrek kepada Keledainya adalah "ayo lakukan Bobbit padanya". 'Bobbit' dalam kalimat tersebut bermakna kebiri atau pemotongan alat vital. Penggunaan istilah tersebut berawal dari sebuah kejadian pada tahun 1993 dimana seseorang yang bernama John Bobbit terlibat dalam sebuah insiden. Alat vital pria tersebut dipotong oleh istrinya sendiri ketika dia tidur. Jadi versi bahasa Inggris Shrek 2 menggunakan 'Bobbit' untuk menggambarkan tindakan pengebirian. Untuk memyesuaikan dengan penonton Israel Bobbit dalam dialog Shrek versi bahasa Inggris diganti dengan David Daor.

[zombify_post]

Previous articleKisah Artis Film Panas Yang Trauma Mudik Karena Takut Dilempari Warga
Next article8 Film Drama Korea Terbaik yang Wajib Kamu Tonton