Sulit Memahami Diri Sendiri? Berikut ini Cara Memahaminya!

Diri sendiri tentunya adalah orang pertama yang kita kenali sebelum kita mengenal orang lain. Tapi, seberapa dalam kita memahaminya, sering kali menajdi misteri yang tak kunjung terpecahkan. Padahal, memiliki pemahaman yang mendalam tentang diri sendiri merupakan hal yang vital untuk apapun yang kita kerjakan. Baik untuk kebaikan diri sendiri, memmbangun hubungan yang lebih baik, juga untuk menciptakan hidup yang lebih berarti dan memuaskan.

Seorang psikolog klinis, Ryan Howes Ph.D mengatakan bahwa setiap orang memiliki cara yang unik dan berbeda untuk menghadapi dan menjalani hidupnya. Maka amat penting bagi kita semua untuk memahami perbedaan itu untuk meminimalisir kemungkinan munculnya tekanan yang timbul akibat dari kita tidak dapat memahami diri sendiri. Menurut Howe, sekali kita telah menemukan pola dan kebiasan yang bisa membuat kita lebih memahami diri sendiri, kita akan dapat lebih mantap membuat pilihan-pilihan berbeda dari yang sebelumnya tak pernah kita ambil. Tentunya dibuthkan waktu dan kerja kerasa serta keberanian kita untuk bertanya tentang hal-hal besar pad adiri sendiri seperti apa yang sebenarnya kita inginkan, mengapa kita merasakan apa yang tengah kita rasakan, serta pertanyaan-pertanyaan lain dan harus berisap untuk mendapat jawaban yang tak sesuai dengan keinginan kita.

Berikut ini merupakan Sembilan latihan yang disarankan oleh Howes utum memahami diri sendiri, diantaranya adalah:

Kenang, Hitung dan catat momen-momen membanggakan

Adakah momen-momen yang membuat kita merasa bangga? Ingat-ingat semua momen yang membanggakan yang pernah kita lakukan untuk diri sendirim dan catat agar momen tersebut dapat kita ingat lagi tiap kali ingin melakukan sesuatu yang membuat rasa bangga itu hadir kembali.

Kenali prilaku lama

Banyak dari kita yang terus haus mencari kesempurnaan dan kerap merasa bahwa kita tak membuat dampak apapun untuk mengatasi kesulitan emosional seperti rasa malu dan kesedihan

Lihat role model kita

Dalam setiap tahapan perkembangan, setiap orang tentunya memiliki role model yang digunakan sebagai contoh untuk berkembang. Sarikan dalam kalimat-kalimat yang mudah diingat, hal-hal apa saja yang diajarkan para role model ini bagi kita. Apakah pelajaran tersebut masih kita sepakati atau tidak.

Ingat-ingat hal apa saja yang beresonansi dengan kita

Coba ingat-ingat kembali, buku, film, atau acara-acara televisi apa saja yang beresonansi secara emosional dengan diri kita. Lalu, cob alakukan eksplorasi tentang apa saja dari hidup kita yang dapat kita identifiaksikan dengan hal-hal tersebut secara mendalam

Minta masukan dari orang-orang yang kita sayang

Mintalah masukan dari teman dan keluarga untuk mengamati hal-hal apa yang menurut mereka bisa membaut kita bahagia atau tertekan. Tentu saja, tak mudah untuk meminta orang lain memberi masukan. Tapi, mereka akan sanagt mungkin memberik masukan yang mengejutkan adan amat membantu kita memahami diri sendiri.

Hubungkan diri kita dengan masa muda

Cari kembali foto-foto masa lalu dan coba kenang dan rasakan lagi perasaan yang kita rasakan saat itu. Tanyakan apda kita dalam foto tersebut, apa yang ia pikirkan tentang kita sekarang. Adakah perubahan yang ia ingin kita lakukan dalam hidup?

Pikirkan kebiasaaan

Amati kebiasaan-kebiasaan kita apakah itu produktif atau justru destruktif dalam perjalanan kita sejauh ini. Misalnya, kita bisa saja mulai mengamati apakah jam kerja 70 jam perminggu produktif atau destruktif  bagi kita.

Fokus pada hal-hal yang menginspirasi

Tanyalah pada diri sendiri kapan kita merasa bebas dan sangat bersemangat. Bila sudah menemukan jawabannya maka kita mulai bisa mengamati dapakh kita menjadikan upaya untuk menciptakan momen tersebut sebagai prioritas.

Tanyakan selalu ‘pertanyaan ajaib’ ini

Pertanyaan ini merupakan satu teknik utama dalam terapi focus-solusi “Bila Mala mini, saat tidur, sebuah keajaiban terjadi, esok ketika bangun pagi, hal apa yang akan segera saya sadari, bahwa hidup tiba-tiba menjadi lebih baik?” Menurut Howes, pertanyaan ini biasa membantu kita mengidentifikasi apa yang benar-benar kita inginkan, apa yang terjadi dan bisa membantu kita menemukan cara mengatasi hambatan-hambatan yang kita temui.