Tarif Batal Naik, Driver Ojol Minta Anies-Ganjar-Cs Tentukan

8
Tarif Batal Naik, Driver Ojol Minta Anies-Ganjar-Cs Tentukan
Sumber : CNBC Indonesia

Tarif Batal Naik, Driver Ojol Minta Anies-Ganjar-Cs Tentukan – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) membatalkan kenaikan tarif ojek online (ojol) per Senin hari ini (29/8/2022).

Asosiasi Pengemudi Ojek Daring Garda Indonesia menilai keputusan itu sudah tepat.

“Jadi penundaan atau pembatalan Kepmenhub No. KP 564 tahun 2022 sudah tepat dan perlu dikaji ulang agar dapat dibuat regulasi terbaru yang sesuai tuntutan aspirasi kami,” kata Ketua Umum Asosiasi Pengemudi Ojek Daring Garda Indonesia Igun Wicaksono, dalam keterangan resminya, dikutip Senin (29/8/2022).

Dia menambahkan pihaknya ingin jika ada kenaikan tarif dapat dirasakan semua wilayah. Bukan hanya di Jabodetabek, melainkan juga seluruh Indonesia.

Sebagai informasi, tarif ojol dalam Keputusan Menteri Perhubungan Nomor KP 564 Tahun 2022 Tentang Pedoman Perhitungan Biaya Jasa Penggunaan Sepeda Motor yang Digunakan untuk Kepentingan Masyarakat yang Dilakukan dengan Aplikasi masih terbagi dalam tiga zona.

Kenaikan tarif terjadi pada Zona II dari tarif sebelumnya yakni Rp 50 untuk tarif atas dan bawah. Biaya jasa minimal juga mengalami kenaikan untuk tiap Zona, misalnya Zona II yakni Rp 9.000-Rp 10.500 menjadi Rp 13 ribu-Rp 13.500.

Tarif Batal Naik, Driver Ojol Minta Anies-Ganjar-Cs Tentukan
Sumber : CNBC Indonesia

“Mengenai pendapatan kami ingin merata seluruh daerah dapat merasakan apabila ada kenaikan, jadi kenaikan pendapatan tidak hanya Jabodetabek saja, namun harus seluruh Indonesia,” jelas Igun.

Garda sebelumnya juga telah menyurati Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk melakukan penundaan atau membatalkan peraturan kenaikan tarif itu. Pertimbangannya adalah aturan tersebut tidak mewakili keinginan para pengemudi ojek daring di luar Jabodetabek.

“Kami inginkan Kementerian Perhubungan mengkaji untuk mengeluarkan regulasi baru dengan memberi wewenang kepada setiap Pemerintah daerah/provinsi dapat menentukan tarif ojek daring dengan melibatkan stakeholder serta asosiasi maupun rekan-rekan pengemudi ojek daring di setiap daerah/provinsi,” kata dia.

Baca Juga : Ferdy Sambo Bersikeras Bahwa Motif Pembunuhan Brigadir J Karena Pelecehan

Berikut tarif baru yang diatur sebelumnya:
Zona I (Sumatera, Jawa (selain Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi), dan Bali)

Biaya jasa batas bawah Rp 1.850/km, batas atas Rp 2.300/km. Biaya jasa minimal dengan rentang biaya jasa antara Rp 9.250-Rp 11.500.

Zona II (Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi/Jabodetabek)

Biaya jasa batas bawah Rp 2.600/km, batas atas Rp 2.700/km. Biaya jasa minimal dengan rentang biaya jasa antara Rp 13.000-Rp 13.500.

Zona III (Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara dan sekitarnya, Maluku dan Papua)

Biaya jasa batas bawah Rp 2.100/km, batas atas Rp 2.600/km. Biaya jasa minimal dengan rentang biaya jasa antara Rp 10.500-Rp 13.000.

Previous articleRavelio Bahri Disebut Cowok Tercantik, Deddy Corbuzier Sampai Terpukau
Next articleHeboh! Emak-emak Mengamuk dan Pukul Biduan Gegara Suaminya Ikut Joget di Panggung