Telusuri Desa Wisata Kampung Tua Bakau Serip, Kawasan Hutan Mangrove yang Dibudidayakan

36
Telusuri Desa Wisata Kampung Tua Bakau Serip, Kawasan Hutan Mangrove yang Dibudidayakan
Sumber : Instagram

Telusuri Desa Wisata Kampung Tua Bakau Serip, Kawasan Hutan Mangrove yang Dibudidayakan – Desa wisata Kampung Tua Bakau Serip terletak di Batam dengan lokasi yang bersisian dengan Teluk Mata Ikan yang juga berdekatan dengan makam Nong Isa.

Banyak yang menyebut bahwa kampung yang masih asri ini merupakan salah satu yang tertua di kota tersebut.

Melansir Jadesta Kemenparekraf, saat ini, wilayah tersebut masuk ke dalam kawasan pemerintahan di nongsa yang resmi di bawah kepemimpinan Nong Isa yang merupakan Raja Melayu.

Pungutan cukai dari hasil bumi yang berasal dari kampung tersebut beserta kampung lainnya akan dikumpulkan dahulu di Nongsa sebelum di bawa ke Ibukota yaitu Penyengat.

Dinobatkan sebagai desa wisata, Kampung Tua Bakau merupakan tempat bermukimnya masyarakat Tempatan yang sampai saat ini masih memegang teguh budaya tempatan kampung tua daerah pesisir.

Secara geografis, kampong ini merupakan dataran rendah yang terdiri daratan dan pesisir pantai.

Lokasinya tidak jauh dari daerah pusat  perkotaan di kota batam kurang lebih 45 menit perjalanan dari pusat kota batam, 15 menit dari Bandara Internasional Hang Nadim  dan 5 menit perjalanan dari pelabuhan internasioanal Nongsa Pura.

Selain itu, desa wisata yang satu ini terkenal dengan keberagaman flora dan fauna, konservasi mangrove, edukasi serta wisata pantai yang bagus untuk menjadi tujuan liburan.

Telusuri Desa Wisata Kampung Tua Bakau Serip, Kawasan Hutan Mangrove yang Dibudidayakan
Sumber : Instagram

Aneka Destinasi di Desa Wisata Kampung Tua Bakau Serip

Daerah ini mengusung tema Pariwisata Ramah yang berpedoman pada Community Base Tourism yang pemberdayaan masyarakat sekitar dalam kepengelolaannya.

Sementara itu, untuk layanan jasa pariwisata yang disediakan, difokuskan untuk memenuhi minat wisatawan tentang keindahan alam dan segala fenomena estetika yang menarik dan unik.

Misalnya, lewat kegiatan sosial budaya masyarakat yang tergambar dalam sistem adat istiadat, pola kebudayaan dan kearifan lokal serta ketertarikan wisatawan akan kehidupan masyarakat di pesisir laut nongsa kota Batam

Mampir ke arah pantai utara dari pusat kota terdapat sebuah objek wisata yang sangat unik bernama ekowisata Mangrove Pandang Tak Jemu.

Ekowisata Mangrove Pandang Tak Jemu ini memiliki area seluas kurang lebih tujuh hektar. Di sana ada berbagai fasilitas untuk menunjang wisatawan, seperti panggung kesenian dan budaya, tracking Mangrove, restoran seafood, selfie area, toko cenderamata, toko sewa alat, hingga wifi area.

Baca Juga : Ini Gunung Terindah Bali yang Menarik untuk Didaki Pada Tahun 2023

Mangrove Pandang Tak Jemu dinilai sebagai objek yang sangat penting bagi keberlangsungan makhluk hidup disekitar karena menjadi dasar pembentukan rantai makanan ekosistem laut, serta dapat mencegah terjadinya bencana dan abrasi pantai.

Selain itu, ekowisata ini menjadi salah satu upaya yang tepat dalam rangka mengajak masyarakat ikut serta menjaga dan melestarikan lingkungan serta sebagai sarana edukasi bagi generasi penerus.

Previous articleBegini Cara Mengganti Foto Profil di GB WhatsApp
Next articleIngin Wajah Glowing? Kenali Bedanya Retinol dan Retinoid