Tidur Dengan Mulut Diplester, Apakah Baik Untuk Kesehatan?

180

Andien Aisyah, pelantun lagu ‘Indahnya Dunia’ baru-baru ini membagikan kebiasaan uniknya, yakni tidur menggunakan plester di mulut. Kebiasaan yang dikenal sebagai metode Buteyko Breathing ini lalu viral, mendapat perhatian warganet hingga praktisi kesehatan.

Buteyko Breathing atau Buteyko Method adalah sebuah teknik pernapasan yang dilakukan sebagai terapi untuk mengoptimalkan oksigen bagi orang-orang yang memiliki kesulitan tidur dan juga untuk meringankan asma.

Teknik ini diperkenalkan oleh Dr. Konstantin Buteykoyang berasal dari Rusia pada 1950-an. Pada dasarnya, teknik Buteyko Breathing ini digunakan untuk mengajarkan cara bernapas yang normal saat tidur, yaitu melalui hidung, bukan mulut.

Pada kondisi normal, bernapas saat tidur baiknya di kisaran 8-12 kali per menit. Namun nyatanya, banyak juga orang yang bernapas lebih cepat pada saat tidur, bisa sampai 25 kali per menit, dan seringnya lewat mulut.

Kondisi ini biasanya dialami oleh orang-orang yang memiliki tingkat kecemasan dan stres yang tinggi. Alhasil, bukannya memberikan manfaat, bernapas saat tidur justru memberikan efek yang kurang baik karena penyerapan oksigen tidak maksimal.

Jika ini terjadi, maka hal ini dapat memicu terjadinya hiperventilasi, di mana tubuh kamu mengeluarkan lebih banyak karbon dioksida ketimbang menghirupnya. Jika tubuh kamu kekurangan karbon dioksida, ini justru akan memicu juga penyempitan pembuluh darah yang memasok peredaran darah ke otak.

Tidak hanya bisa memberikan rasa pusing dan kesemutan, tetapi penderita hiperventilasi yang parah dapat kehilangan kesadarn atau pingsan.

Konsep Buteyko Breathing dengan mulut diplester inilah yang bertujuan mengembalikan bernapas melalui hidung, sehingga oksigen akan disaring terlebih dahulu oleh bulu-bulu hidung dan jaringan tubuh, khususnya otak, mendapatkan manfaat oksigen yang maksimal.

Dr. Konstantin Buteyko menyebutkan bahwa salah satu manfaat teknik Buteyko Breathing adalah memberikan tidur yang jauh lebih nyenyak dan menghilangkan kebiasaan mendengkur bagi penderitanya.

Berbagai manfaat tidur dengan plester mulut adalah sebagai berikut:

Walaupun akhir-akhir ini banyak yang memiliki pendapat kontra mengenai Buteyko Breathing, tetapi sampai saat ini, belum ditemukan bahaya maupun efek samping tidur dengan plester mulut.

Dari beberapa orang yang sudah mencobanya, teknik ini dirasa baik-baik saja dan bahkan lebih bertenaga saat bangun tidur. Namun, satu hal yang perlu diperhatikan adalah ketika tubuh merasa kekurangan oksigen.

Ketika tubuh mendeteksi kurangnya oksigen karena efek susah bernafas, maka kamu akan bangun dan bisa segera melepaskan plesternya.

Meski demikian, metode ini bukanlah satu-satunya cara mengobati sleep apnea. Sleep apnea adalah gangguan tidur serius yang diakibatkan penderitanya berhenti bernapas saat tidur. Itulah yang membaut sleep apnea tidak mungkin bisa diatasi hanya dengan Buteyko Breathing ini.

Begitu pula jika kamu mempunyai permasalahan pada organ hidung, maka teknik ini tidak dianjurkan untuk dilakukan. Salah satunya pada permasalahan septum deviasi, yakni keadaan disaat dinnding pembatas lubang hidung lebih condong ke kanan ataupun kiri (tidak di tengah). Perihal inilah yang membuat pengidapnya tidak bebas menghirup udara melalui hidung.

Apabila dipaksakan tidur dengan plester mulut, maka jumlah oksigen yang masuk tidak akan optimal. Bukannya mendapatkan tidur yang  nyenyak, kamu malah akan mengalami sesak napas saat sedang tidur. Jadi, wajar saja apabila nantinya tubuh kamu akan reflek tidur menganga supaya dapat bernapas lega.

Tidur dengan plester mulut barangkali bisa menjadi lebih efektif diterapkan pada orang-orang yang memiliki kerutinan tidur mendengkur. Dengan mulut tertutup, suara dengkuran akan menurun sehingga tidur jadi lebih aman.

Tetapi apabila kamu menderita gangguan tidur lain, hendaknya segera konsultasikan ke dokter. Terlebih untuk sleep apnea, dokter bisa memberikan perlengkapan CPAP guna menjauhi napas yang berhenti ataupun kandungan oksigen yang menurun disaat tidur.

[zombify_post]

Previous articleTips Menaikkan Berat Badan, Yuk Konsumsi 5 Buah Enak dan Sehat Ini!
Next articleFall Back to safe zone! ASAP! Siapakah gamers yang layak untuk kompetisi PUBG di Berlin, Salah satunya artis cantik.