Tips Cara Menanam Kangkung Hindroponik di Rumah

6
Tips Cara Menanam Kangkung Hindroponik di Rumah
Sumber : Canva

Tips Cara Menanam Kangkung Hindroponik di Rumah – Di masa saat ini, berkebun tidak harus punya lahan tanah yang luas.

Tetapi, cukup berkebun dengan metode hidroponik. Metode ini sangat mudah dan praktis untuk dipraktikkan.

Anda jika mau berkebun di rumah, sangat cocok sekali menggunakan metode Hidroponik ini. Begini cara menanam kangkung hidroponik di perkarangan rumah dengan biaya sangat murah.

Tips Cara Menanam Kangkung Hindroponik di Rumah
Sumber : Canva

Cara Menanam Kangkung Hindroponik di Rumah

Metode hidroponik merupakan metode menanam tanaman dengan media air dan ditambahkan nutrisi yang diperlukan oleh tanaman.

Metode ini juga tidak perlu mengeluarkan banyak biaya, cukup dengan memanfaatkan barang bekas.

Tanaman yang cocok untuk metode hidroponik ini salah satunya adalah kangkung. Kangkung merupakan sayuran yang yang kaya akan kalium, mangan dan zat besi sehingga dapat memenuhi kebutuhan harian manusia dari segala kelompok umur.

Dengan menanam kangkung menggunakan metode hidroponik ini dapat membuat lingkungan rumah menjadi lebih indah dan asri serta udara sekitar menjadi lebih sejuk dan bersih.

Nah, berikut ada beberapa tips cara menanam kangkung hidroponik di rumah.

Siapkan alat dan bahan

Alat pertama yang dibutuhkan untuk menanam kangkung hidroponik di rumah adalah wadah atau besek berukuran besar dengan lubang-lubang kecil di sekelilingnya.

Selain itu, siapkan juga baskom dengan diameter yang sama dengan besek. Baskom tersebut nantinya akan membuat besek dapat mengapung di baskom.

Bahan yang dibutuhkan adalah benih kangkung, pupuk hidroponik seperti AB mix atau bisa juga pupuk buatan sendiri, serta zat pengatur tumbuh (ZPT).

Pilih Benih Berkualitas

Sebelum menanam kangkung, pastikan benih yang Anda tanam itu benih yang unggulan atau berkualitas. Misalnya, benih tersebut layak tanam dan dapat tumbuh nantinya.

Cara memastikan benih kangkung Anda berkualitas cukup sediakan baskom berisi air. Selanjutnya, masukkan benih tersebut di dalam baskom itu.

Biarkan benih tersebut selama 24 jam. Setelah itu, lihatlah benih tersebut apakah mengapung atau tenggelam.

Benih yang tenggelam disisihkan karena benih inilah yang memiliki kualitas yang baik. Benih yang mengapung dibuang saja lantaran benih tersebut tidak dapat berkecambah.

Penyemaian Benih

Dalam proses ini, sediakan kain yang tebal untuk bisa menahan air. Kemudian, bungkus benih kangkung yang telah di rendam dengan kain.

Siram kain tersebut dengan menggunakan air hangat secukupnya. Kainnya harus sedikit basah agar benih kangkung lebih cepat tumbuh.

Gunakan pupuk AB Mix

Cara berikutnya yang tidak kalah penting dalam menanam kangkung dengan cara hidroponik di rumah adalah jangan lupa menggunakan pupuk AB Mix.

Pemberian pupuk ini bertujuan untuk memberikan nutrisi pada tanaman kangkung. Cara pemberian pupuk ini, pertama, sediakan baskom berisi air sebanyak satu liter.

Kemudian, campurkan air dalam baskon dengan 5 ml pupuk A dan 5 ml pupuk B. Dalam proses pencampuran air ini ketinggian airnya maksimal mencapai batas bawah besek yang akan ditaruh di atas baskom. Setelah itu, Aduk campuran air dan pupuk tersebut.

Pindahkan besek ke atas baskom

Proses yang ini adalah memindahkan besek ke atas baskom berisi campuran pupuk. Letakkan besek yang berisi benih kangkung di atas baskom berisi pupuk tadi.

Selanjutnya, letakkan kangkung tersebut di bawah sinar matahari. Anda juga bisa melakukan alternatif lain dengan menutup besek dan baskom menggunakan plastik hitam selama satu hari penuh.

Baca Juga : Berikut Tips Cara Hilangkan Stres dengan Berkebun

Perawatannya

Setelah menanam kangkung dengan metode hidroponik. Selanjutnya adalah perawatan harian. Jika tanaman kangkung sudah berumur dua minggu tambahkan larutan pupuk organik cair dari 5 ml menjadi 7 – 9 ml per satu liter air.

Jika larutan pupuk dirasa sudah berbau, Anda juga perlu mengganti larutan tersebut. Anda juga harus sering pertumbuhan kangkung.

Kangkung yang Anda tanam tersebut bisa dipanen setelah 4 sampai 6 minggu atau lebih kurang 1 bulan setelah masa tanam.

Nah itu cara menanam kangkung hidroponik di rumah. Mudah bukan?

Previous articleSulit Mendapatkan Jam Tidur yang Lebih Berkualitas? Simak Tips Berikut Ini!
Next articleTips Agar Tidak Ragu dengan Pasangan Jelang Hari Pernikahan